Materi Kunci Akhlak Tasawuf

 

 

Yang saya pelajari setelah UTS itu banyak sekali dari materi awal setelah UTS yaitu mempelajari tentang maqamat. Maqamat berasal dari kata maqom yang berarti kedudukan, posisi atau letak. Maqamat itu berarti kedudukannya banyak. Yang dimaksud dengan kedudukan yaitu kedudukan manusia disisi Allah, bagaimana posisi manusia kepada Allah. Kedudukannya yaitu apakah dia semakin dekat atau semakin jauh dari Allah. Dalam maqamah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah yaitu Taubat  (mensucikan diri dari dosa yang mengotori tubuh & jiwa), Wara (meninggalkan sesuatu yang subhat atau tidak jelas halal dan haramnya), Zuhud (keadaan sifat yang meninggalkan duniawi & kehidupan materi), Fakir (satu tingkatan diatas zuhud, orang yang menggantungkan diri kepada Allah), Sabar (mampu mengendalikan diri atau paham posisi), Tawakal (berserah diri pada Allah), Ridho (hatinya lapang, menerima dengan ikhlas)

Kemudian saya mempelajari ittihad dan hulul, ittihad adalah penyatuan / perpaduan. Penyatuan 2 hal yang artinya perpaduan dengan tuhan tanpa diantara sesuatu apapun. Hulul yaitu tuhan memenuhi hati manusia dengan cinta dan keindahan kepada Allah. Mekanisme orang ke hulul itu kita harus bertaubat. Dan kemudian tasawuf Indonesia pertama dating islam itu di sufistik dan juga sangat diwarnai oleh aspek tasawuf. Posisi tasawuf dalam islam, dari berbagai lapisan ilmu, fiqih, tasawuf, tauhid,  al-quran hadis. Fiqih dalam islam yaitu ilmu yang mempelajari tentang hukum perbuatan ilmu kalam yang disyarikat dari dalil2 secara terperinci dengan metode istihad. Cabang fiqih ada 2 : Fiqih ibadah (hubungan manusia dengan Tuhan), Fiqih muamalah (hubungan manusia dengan manusia, alam, tumbuhan, hewan).

Tokoh tasawuf di Indonesia : syaikh nuruddin Ar-ranisi. Kemudian aliran-aliran tasawuf dan tokohnya, ada beberapa aliran tasawuf yaitu, Aliran tasawuf  akhlaqi (sunni) tokoknya itu, hasan al-basri, Al-nuhasibi, Al-qusairi, al-ghozali. Aliran tasawuf amali tokohnya yaitu, syech abdul qodir, imam ahmad al-rifai, imam abu hasab al-shadhili, imam bahaaldin Muhammad Al-nakshabandi. Aliran tasawuf filsuf tokohnya itu, ibnu khaldum, ibnu sab’in, Ali Jilli, ibnu Arabi. Kemudian saya mempelajari tarekat, tarekat dalam bahasa Arab berasal dari kata Thoriqoh yang berarti jalan, metode, tata cara. Sedangkan tarekat secara istilah perjalanan seorang salik (pengikut tarekatnya) menuju tuhan tuhan dengan cara menyucikan diri atau perjalanan yang harus di tempuh untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Macam-macam tarekat itu sendiri yaitu, Tarekat wajib (shalat, puasa, zakat, haji dll), Tarekat sunnah (shalat sunnah, membaca al-quran, puasa sunnah dzikir dll)

Sejarah perkembangan tarekat itu sendiri pada abad ke-9 masehi, tarekat berkembang pesat di negeri seperti Arab, afganistan, Persia dan asia tenggara. Adapun tarekat di Indonesia yang dapat kita ketahui diantara, Tareqat Naqsabandiah tokohnya itu M.bin bahandin Al-huasi Al-bukhari, Tareqat qadiriyah tokohnya yaitu syekh abdul qadir al-jaelani, Tareqat satziliyah tokoknya yaitu abdul hasan ali assyazili, Tareqat ahmadiyah tokohnya yaitu ahman bin Husain al-badawi, Tareqat khalwaliyah tokohnya yaitu imam ahmad bin isya al-mahariji, Tareqat syattariyah tokohnya abdul rauf As syirkli, Tareqat sammaniyah tokohnya Muhammad bin abdul kaim al-madani al-syafi’I, al-samman, Tareqat tijaniyah tokohnya syekh ahmad bin Muhammad al-tinjani. untuk mengatasi adanya tarekat yang dapat menyesatkan umat, maka terbentuklah organisasi jatman, jam’iyah akhlith tariqah Al-mutabarilah an-nahaliyah. Kemudian pertemuan terakhir saya mempelajari aliran-aliran tarekat yang berkembang saat itu Qadiriyah,Naqsambadiyah,Khalwaliyah

Dan manfaat dari mempeajari ilmu tasawuf ini sendiri adalah saya dapat mengetahui dan mempelajari sejarah-sejarah didalam tasawuf dan juga para pendiri tasawuf itu sendiri. Dan disini saya juga jadi mengerti tentang tarekat-tarekat yang ada dan juga mengetahui apa saja macam tarekat dan juga tokoh tarekat tersebut. Disini saya mendapatkan pengetahuan-pengetahan yang baru yang sebelumnya sama sekali tidak saya ketahui.

Nama               :           Amelia Kusumaningrum

Npm                :           1704040176

Kelas               :           D “Ekonomi Syariah”

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *