Dari Maqamat Sampai Tarekat

Yang saya pelajari setelah UTS yaitu tentang :

  • Maqamat dan Akhwal

Maqamat adalah bentuk jamak dari kata maqam yang artinya station (tahapan, kondisi, tempat, letak, kedudukan, tingkatan), yakni Secara bahasa berarti kedudukan manusia disisi Allah atau kedudukan hati manusia disisi Allah swt.

Akhwal adalah bentuk jamak dari kata hal, yang berarti kondisi mental atau situasi kejiwaan yan diperoleh seorang sufi sebagai karunia Allah, bukan hasil dari usahanya. Hal bersifat sederhana, datang dan pergi. Datang dan pergi bagi seorang sufi dalam perjalanannya mendekati tuhan.

Manfaat :

  • Mengetahui apa maksud dari maqamat dan akhwal
  • Mengetahui posisi atau kedudukan manusia di hadapan Allah swt.

 

  • Ittihad dan Hulul

Ittihad secara bahasa berarti penyatuan atau perpaduan. Ittihad merupakan perpaduan atau penyatuan dua hal yang artinya perpaduan dengan tuhan tanpa di antarai sesuatu apapun. Seperti contohnya penyatuan antara pemilik bayangan dan bayangannya.

Hulul secara bahasa berarti penempatan. Tuhan memenuhi hati manusia tertentu, yaitu manusia yang telah mengosongkan hatinya melalui fana dengan cinta dan kerinduan kepada Allah swt.. Hulul dibagi menjadi dua, yaitu Al-Hulul Al-Jawari dan Al-hulul As-Sarayani yang di kembangkan oleh Husen bin Mansur Al Hallaj.

Manfaat :

  • Mengetahui maksud dari ittihad dan hulul
  • Mengetahui perpaduan antara manusia dengan tuhannya yang tanpa perantara

 

  • Tasawuf di Indonesia

Di Indonesia, pertama datang itu Islam Sufistik (Islam Tasawuf) yang berkarakter lentur, toleran, dan tidak mudah mengkafirkan. Yang membuat tasawuf mudah di terima di Indonesia ya dari karakternya tersebut, yang lebih lentur (elastis) karena bersifat pribadi. Dan sangat di warnai oleh aspek tasawuf.

Salah satu tokoh sufistik di Indonesia yaitu Wali Songo yang beranggotakan sebagai berikut :

  • Maulana Malik Ibrahim
  • Sunan Ampel
  • Sunan Bonang
  • Sunan Drajat
  • Sunan Giri
  • Sunan Kalijaga
  • Sunan Kudus
  • Sunan Muria
  • Sunan Gunung Jati

Mereka menggunakan pendekatan tasawuf dalam penyebaran islam. Yang tujuannya agar islam bisa di terima dengan mudah dan islamisasi berjalan dengan lancar.

Manfaat :

  • Dapat mengetahui sejarah munculnya islam di Indonesia
  • Dapat mengetahui tokoh penyebar islam dan cara menyebarkannya

 

  • Aliran-aliran Tasawuf dan Tokohnya
  1. Aliran Tasawuf Akhlaki (Sunni)

Berkonsentrasi pada perbaikan diri dan akhlak.

  • Akhlak mulia (mahmudah)
  • Hakikat kebenaran
  • Teori sangat mudah dipahami
  • Untuk mengenal lebih dekat dengan akhlak

Tokohnya :

  • Hasan Al Basri
  • Al-Muhassibi
  • Al-Qusyairi
  • Al-Ghazali
  1. Aliran Tasawuf Amali

Lebih menekankan memperbanyak ibadah sunnah. Pranata tasawuf membentuk organisasi yang di pimpin oleh mursyid (guru) dengan salik (murid).

  • Pembinaan moral
  • Pendekatan diri kepada Allah
  • Jalan pikiran, perasaan, dan tindakan

Tokohnya :

  • Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani
  • Imam Ahmad Al-Rifai
  • Imam Abu Hasab Al-Shadili
  • Imam Baha Al-Din Muhammad Al-Naqsabandi
  1. Aliran Tasawuf Falsafi

Menekankan aspek rasio. Al-Hallaj : Hulul dan Al-Busthomi : Ittihad.

  • Perpaduan antara visi mistik (gaib) dan visi rasional (akal)
  • Tidak dapat dipandang sebagai filsafat

Tokohnya :

  • Ibn Khaldun
  • Ali Jilli
  • Ibn Arabi
  • Ibn Sab’in

Manfaat :

  • Dapat mengetahui aliran-aliran dan tokohnya
  • Serta mengetahui maksud dari aliran tersebut

 

  • Macam-macam tarekat di Indonesia
  1. Tarekat Naqsabaniyah (M. Bahaudin Al Huaisi Al-Bukhori)
  2. Tarekat Qadiriyah (Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani)
  3. Tarekat Sadziliyah (Abdul Hasan Ali As Syadzili)
  4. Tarekat Ahmadiyah (Ahmad Bin Husain Al Badawi)
  5. Tarekat Khalwatiyah (Imam Ahmad bin Isya Al Muhajiri)
  6. Tarekat Syatariyah (Abdul Rauf As Syinkili)
  7. Tarekat Sammaniyah (Muhammad bin Abdul Karim Al Madani Al Syafi’i Al-Samman)
  8. Tarekat Tijaniyah (Syekh Ahmad bin Muhammad Al-Tinjani)

JATMAN (Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nadliyah)

Didirikan :

  • Abdul Wahab Hasbullah
  • Bisri Sansuri
  • Ideham Cholil
  • Masykur
  • Muslih
  • Nawawi

Manfaat :

  • Mengetahui macam-macam tarekat di indonesia
  • Mengetahui siapa saja yang mendirikan tarekat tersebut
  • Mengetahui bagaimana cara menjalankan tarekat tersebut

Nama               : Ela Nur’aini Adiningsih

NPM               : 1704040126

Kelas               : Esy D

Semester          : 1 (Satu)

Yang Tak Kalah Menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *