Baik dan Buruk dalam Pandangan Filsafat

 

Baik atau kebaikan berarti adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan yang luhur, bermartabat, menyenangkan dan disukai manusia. Kesempurnaan, keharuan, kepuasan , kesenangan kesesuaian, kebenaran,  kesesuaian dengan keinginan, mendatangkan rahmat, memberikan perasaan senang dan bahagia dan yang sejalan dengan itu adalah merupakan sesuatu yang dicari dan diusahakan manusia, karena semuanya itu dianggap sebagai yang baik atau mendatangkan kebaikan bagi dirinya. Dalam penentuan baik dan buruk filsafat dapat mempengaruhinya, flsafat itu antara lain, adat-istadat, hedonisme, utilitarianisme, dan evolusi.

  • Baik dan buruk menurut aliran adat-istiadat (sosialisme),Menurut aliran ini baik atau buruk ditentukan berdasarkan adat-istiadat yang berlaku dan dipegang teguh oleh masyarakat. Orang yang mengikuti dan berpegang teguh pada adat sipandang baik, dan orang yang menentang dan tidak mengikuti adat-istiadat dipandang buruk, dan kalau perlu dihukum secara adat.
  • Baik buruk menurut aliran hedonisme, menurut paham ini bnyak yang disebut perbuatan yang baik adalah perbuatan yang mendatangkan kelezatan, kenikmatan dan kepuasan nafsu biologis.
  • \baik buruk menurut paham intuisisme (humanisme), intuisi merupakan kekuatan batin yang dapat menentukan sesuatu sabagai baik atau buruk dengan sekilas tanpa melihat buah akibatnya. Kekuatan batin ini adalah kekuatan yang telah ada dalam jiwa manusia, tidak terambil dari keadaan luarnya. Kita diberinya kemampuan untuk membedakan baik dan buruk, sebagaimana kita diberi mata untuk melihat dan diberi telinga untuk mendengar. Menurut paham ini perbuatan yang baik adalah perbuatan yang sesuai dengan penilaianyang diberikan oleh hati nurani atau kekuatan batin yang ada dalam dirinya.
  • Baik buruk menurut utilitarianisme, menurut paham ini bahwa yang terbaik adalah yang berguna.
  • Baik buruk menurut paham vitalisme, menurut paham ini yang baik ialah yang mencerminkan kekuata dalam hidup manusia. Kekuatan dan kekuasaan yang menaklukkan orang lain yang lemah dianggap sebagai yang baik
  • Baik buruk paham religiosisme, menurut paham ini yang dianggap baik adalah perbuatan yang sesuai dengna kehendak Tuhan, sedangkn perbuatan buruk adalah perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.
  • Baik buruk menurut paham evolusi (evolution), menurut paham ini segala sesuatu dialam ini mengalami evolusi, yaitu berkembang dari apa adanya menuju kesempurnaan. Begitupun dengan baik dan buruk menurut paham ini, perbuatan itu baik bila dekat dengan cita-cita itu dan buruk bila jauh padanya. Sedangkan tujuan manusia dalam hidup ini ialah mencapai cita-cita atau paling tidak mendekati sedekat mungkin.

Baik dan buruk itu dapat terus berubah oleh karena itu nilai baik buruk itu sifatnya relatif.

 

Baik dan Buruk Menurut Ajaran Islam

Ajaran islam adalah ajaran yang bersumberkan wahyu Alloh SWT. Menurut ajaran islam penentuan baik dan buruk harus didasarkan pada petunjuk Al-Quran dan Al-Hadist.

 

Sumber: Akhlak Tasawuf. Prof. Dr. H. Abudin Nata, M.A.

 

Nama: Naim Alhadad Imroni

NPM: 1702040060

Prodi: Ekonomi Syariah

Kelas: C

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *