Nabi Muhammad Menghadapi Cercaan Abu Lahab

Abu Lahab adalah pamanya Nabi Muhammad. Nama aslinya Abu Lahab adalah Abdul Uzza bin Abdul Muthalib, kata uzza sama dengan nama salah satu berhala yang di puja oleh kaum quraisy.

Abu Lahab sangat menentang dakwahnya kanjeng nabi muhammad,dan dia selalu menjelek-jelekan kanjeng nabi.
Langsung saja saya akan menceritakan salah satu akhlah mulia kanjeng nabi kepada abu lahab.

Pada suatu hari Nabi Muhammad saw menaiki bukit Safa dan memanggil seluruh orang-orang kaum Quraisy untuk berkumpul. Dengan penasaran akhirnya berkumpullah orang-orang Quraisy di Bukit Safa, termasuk Abu Lahab. Mereka pun bertanya-tanya kira-kira apa yang akan disampaikan nabi Muhammad kepada mereka?

“Wahai para pemuka kaum Quraisy sesungguhnya aku telah diutus oleh Allah swt untuk mengingatkan kalian terhadap jalan yang benar. Apabila kalian menentang maka kalian akan mendapatkan siksaan yang amat berat dari Allah swt.”kata Nabi Muhammad dengan sangat tenang dan berwibawa. Beliau tidak takut sedikitpun meskipun harus berhadapan dengan para pemuka kaum Quraisy yang sangat berkuasa di kota Mekkah.

“Celakalah engkau Muhammad !”teriak Abu Lahab dengan berang. “Untuk itu engkau mengumpulkan kami di sini,” teriaknya lagi dengan muka yang merah karena marah.

“Selama ini kami menganggap engkau adalah orang yang tidak pernah berbohong. Mengapa engkau mengatakan kebohongan seperti kepada kami?”teriak yang lainnya.

Cemoohan dan hujatan pun dilancarkan pada Nabi Muhammad saw. Mereka menganggap Muhammad tidak lebih baik dari mereka yang kaya raya. Apabila dibandingkan , Muhammad tidak memiliki apa-apa sementara mereka memiliki harta kekayaan yang berlimpah. Ucapan Muhammad bahwa beliau adalah orang yang diutus Tuhan untuk menyelamatkan mereka ditertawakan habis-habisan. Mereka menganggap tak ada gunanya mendengar ocehan Muhammad.

Nabi Muhammad saw menghadapi semua perlakuan pamanya Abu lahab dan pemuka kaum Quraisy dengan sabar dan ikhlas.dari kisah diatas bisa kita ambil pelajaran bahwa ketika kita di cela ataupun di cemooh kita harus tetap sabar dan ikhlas.inilah salah satu akhlak terpuji kanjeng nabi yg harus kita contoh.

 

 

Diposting oleh;
NAMA:M.SAIFUL ANWAR
KELAS:ESYC SMT 1
NPM:1704040136

 

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *