Kasih Sayang Rasul kepada Hasan bin Ali bin Abu Thalib

Hasan bin ali bin abi tholib adalah putra pertama dari pasangan siti fatimah az zahra yaitu anak yang sangat disayangi oleh rosululloh dan ali bin abi thalib yang merupakan sahabat kesyangan rosullah. Hasan dilahiran sebelum parang uhud. Menurut sejarah tarikh lahir pada 15 muharram dan namanya yang diberikan langsung oleh rosulullah saw. Nama hasan tidak di zaman jahiliyah, rosul sangat bahagia dengan kelahiran hasan.

Rosululloah pernah bersabda”bahwa hasan adalah salah satu penghuni surga dan wajahnya mirip dengan rosullah”. Rosul berkata langsung kepada hasan bahwa hasan mirip dengan rosul baik wajah maupun akhalaq. Bahkan ayah hasan sendiri berkata bahwa hasan mirip dengan rosulullah bagian wajahnya sedangkan husain bagian badannya.

Pada suatu hari abu bakar keluar dari masjid melihat hasan ketika masih kecil abu bakar berlari dan memeluk hasan dan berkata engkau mirip dengan rosulullah dan sangat berbeda dengan ayahmu. Mendengar omangan abu bakar hasan hanya tersenyum dan ketika itu ayah hasan ali sedang disamping abu bakar mendengarkan kata-kata itu tertawa. Rosulullah ingin sekali bersama cucunya sekali sedang sholat bahkan menerima wahyu dari malaikat jibril as.

Di masa kanak-kanaknya hasan dan adiknya husein yang di didik langsung ole rosulullah dengan budi pakerti yang mulia. Hasan tekenal dengan anak yang cerdik ketika masih berumur 4 tahun hasan sudah mengahafal ayat-ayat suci dan ketika berumur 8 tahun hasan sudah menghafal hadist-hadist rosulullah.

Ketika dewasa hasan di kenali dan di cintai oleh seluruh umat islam. Hasan seorang yang tampan dan dengan pribadinya yang mulia. Hasan seorang pemuda yang berkulit putih, bola matanya yang hitam, mukanya berjamban, bertulang besar berpipi halus raut wajah yang lembut dan berjenggot. Hasan seorang yang tampan dan gagah dan siapa yang melihat akan tertarik. Hasan adalah seorang yang bertaaqwa dan berakhlaq mulia. Hasan seorang yang tenang, berbudi halus dan pandai bergaul. Hasan suka mendapat ilmu-ilmu dari rosulullah saw yang sudah tua umurnya . ada stu riwayat ketika hasan berwudhu, mukanya tiba-tiba pucat karena takut kepada allah, dan ketika teringat soal mati hasan nangis terisak-isak. Hasan terkenal dermawan waktu hidupnya memilik gelar “karimu ahlibait” yang artinya keluarga rosulullah yang paling dermawan. Sebagai cucu rosulullah hasan adalah ibarat permata dizaman hidupnya karna memiliki budi yang mulia.

Suatu hari ketika hasan sedang duduk didepan pintu rumahnya tiba-tiba ada seorang arab badawi mencaci hasan dan kedua orang tuanya, anehnya hasan hanya mendengarkan cacian orang arab itu dan tidak membalasnya. Kemudian hasan berkata “ wahay badwi apakah engkau lapar dan haus ataukah ada masalah yang merusingkan hatimu??? Tidak menghiraukan pembicaraan hasann, orang badwi itu mencaci hasan berkali-kali. Oleh karena itu hasan menyuruh pelayannya untuk mengambilkan uang perak dan memberikan kepada orang badwi dan berkata “maafkalah saya hanya inilah yang saya punyai jika ada yang lebih tidak ku sembunykan darimu. Sikap dan layanan mengejutkan orang badwi sehingga membuat orang badwi nangis terisak-isak dan bersujud di kaki hasan dan berkata wahay cucu rosul” maafkan aku karna berlaku kasar kepadamu, sebenarnya aku berbuat begini untuk menguji kebaikanmu sebagai cucu rosul yang dikasihi. Pada pemerintahan kholifah uthman bin affan, hasan sudah sempurna berfikir dewasa. Ketika timbul kekacauan pada kholifat uthman bin affan, ali menyuruh kedua putranya menjaga kholifah uthman rumahnya. Maka hasan dan husein melakukan perintahnya sedang uthman menyuruh hasan dan husein untuk pulang. Apabila uthaman dibunuh ali akan sangat marah kepada kedua putranya.

Nama :Diyah sukmawati

Npm :1704040184

Kelas :C /Ekonomi syariah (esy)

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *