Salman Al-Farisi, Pahlawan Perang Khandaq

Salman berasal dari persia (Dalam bahasa arab farisi), karena itulah beliau disebut dengan Al farisi. Ia membaktikan diri dalam agama majusi. Dengan itu pula agama islam nanti dianut oleh orang-orang mukmin yang tidak sedikit jumlahnya, dari kalangan mereka muncul pribadi istimewa yang tiada taranya baik dibidang keilmuan dan keagamaanya maupun dalam ilmu pengengetahuan dan keduniaan. Ia menceritakan kepada sahabat-sahabatnya perjuangan berat yang dialaminya demi mencari kebenaran dan meninggalkan agama nenek moyangnya bangsa Persia, masuk kedalam agama nasrani dan dari sana pindah kedalam agama islam.

Salah satu dari keistimewaan dan kebesaran. al-islam ialah setiap ia memasuki suatu negeri dari  negeri negeri allah swt, maka dengan keajaiban luar biasa dibangkitkannya setiap keahlian,digerakannya segala kemampuan serta digalinya bakat-bakat  terpendam dari warga dan penduduk negri itu hingga bermunculan filosofi-filosofi islam, dokter-dokter islam ahli-ahli falak islam,ahli-ahli fiqih islam, ahli-ahli ilmu pasti islam dan penemu-penemu mutiara islam.

Masa masa pertama perkembangan islam penuh dengan tokoh-tokoh luar biasa dalam segala lapangan, baik cita maupun karsa, yang berlainan tanah air dan suku bangsa, tetapi satu agamanya.Sungguh, keislaman salman adalah keislamanya orang-orang utama dan taqwa. Dan dalam kecerdasan,kesejahteraan,dan kebebasan dari pengaruh dunia, maka keadaannya mirip sekali dengan Umar bin khattab. Ia pernah tinggal bersama Abu Darda.

Salman al farisi terlihat dan mempunyai hubungan erat dengan kejadian pada waktu perang khandaq.Yaitu pada tahun 5 Hijriah. Beberapa orang pemuka yahudi pergi ke Mekah termasuk orang musrik dan glongan kafar. Agar bersekutu menghadap rasulullah saw. Dan kaum  muslimin, serta meraka berjanji akan memberikan bantuan dalam perang penentuan yang akan menumbangkan serta mencabut urat akar agama baru ini. Siasat dan taktik perang pun diaturlah secara licik, tentara Qurais dan Ghathfan akan menyerang madinah dari luar, sementara Bani Quraidlah (yahudi) akan menyerangnya dari dalam yaitu dari belakang barisan kaum muslimin sehingga mereka akan terjepit dari dua arah mereka akan hancur dan hanya tinggal nama belaka.

Demikianlah pada suatu hari kaum muslimin tiba-tiba melihat datangnya pasukan tentara yang besar mendekati pasukan madinah, membawa pembekalan banyak dan persenataan lengkap untuk menghancurkan. Kaum muslim panik bagaikan kehiangan akal melihat hal yang tidak di duganya itu keadaan mereka dilukiskan dalam alquran sebagai berikut:

“ ketika mereka dating dari sebelah atas dan dari  bawah mu,dan tatkala pandangan matamu  telah berpandangan liar seolah olah hatimu telah naik sampai kerongkongan dan kamu menaruh sangkaan bukan bukan terhadp allah” (Q.S. 33. AL ADOROB:10).

Rosulullah swt. Sering memui kecerdasan salman serta ketinggian ilmunya, sebagaiamana beliau memuji agama dan budi pekertinya yang luhur. Di waktu perang khandaq. Kaum anshar berdiri dan berkata “ salam dari golongan kami ”. bangkit lah pula kaum muhajirin, kata mereka : “ tidak, ia dari golongan kami “.

Ali bin abu thalib karramallahu wajhah menggelari salman dengan “ lukmanul hakim”. Dan sewaktu ditanya mengenai Slman  yang ketika itu sudah wafat, maka jawabnya :

“ ia adalah seorang dari kami dan akan kembali pada kami.”

NAMA : NAIM ALHADAD IMRONI

NPM : 1702040060

JURUSAN : EKONOMI SYARIAH (C)

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *