Abu Lahab Memusuhi Islam, Apa Respon Rasul?

Abu Lahab, namanya Abdu ‘Uzza bin Abdul Muthallib, ia termasuk paman Nabi Muhammad SAW. Ia dinamakan Abu Lahab karena wajahnya yang selalu menyala-nyala, dan istri Abu Lahab bernama Ummu Jamil. Abu Lahab dan istrinya telah dinash/dicap oleh Allah sebagai orang yang celaka didunia dan di akhirat. Kedua isnsan ini telah mengalami kegagalan hidup didunia dan kerugian besar di akhirat. Abu Lahab dan istrinya dicap oleh Allah sebagai penghuni neraka.

Kedua insan itu (Abu Lahab dan istrinya) Adalah termasuk orang yang paling menyakiti Rasulullah dan terhadap dakwah yang beliau bawa. Abu Lahab adalah penghalang dakwah Islamiyah, sedangkan isterinya adalah penyebar fitnah.

Diterangkan dalam sebuah riwayat, pada suatu hari Nabi SAW mengumpulkan para kabilah suku Quraisy disebuah tempat yang lapang, lalu Nabi SAW naik kegunung dan berseru memberikan sebuah dakwah Islamiyah, untuk menanamkan aqidah. Dan selanjutnya beliau bersabda:

“Wahai bani fulan, sesungguhnya aku ini adalah Rasul (utusan) Allah kepadamu, aku diperintah agar kamu menyembah Allah dan janganlah kamu menyekutukan sesuatu dengan-Nya. Dan hendaklah kamu membenarkan aku serta membelaku hingga aku menyelesaikan apa yang ditugaskan Allah kepadaku”

Dilain riwayat beliau bersabda:

“Bagimana menurutmu jika aku memberi tahu kamu bahwa ada musuh akan menyerbu pagi atau sore? Apakah kalian akan membenarkan aku? Mereka menjawab; Ya, lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya akau ini adalah pemberi peringatan kepadamu disana dihadapan ada siksa yang pedih.” Setelah beliau Rasulullah SAW berbicara, maka Lahab yang ikut mendengarkan dalam kerumunan khalayak ramai itu berkata dengan suara lantang: “Celakalah kamu, wahai, Muhammad sepanjang hari! apakah hanya untuk ini mengumpulkan kami!”

Maka turunlah surat Al-Lahab sebagaimana yang diatas.

Abu Lahab termasuk orang yeng menandatangani surat pemboikotan terhadap Bani Hasyim. Isi pemboikotan itu diantaranya adalah memutuskan hubungan boikot terhadap makanan dan perdagangan hingga Bani Hasyim mau menyerahkan Muhammad SAW untuk dibunuh. Sebelum Muhammd SAW diutus menjadi Rasul, Abu Lahab telah meminang kedua putri beliau Ruqayyah dan Ummi Kulsum untuk dipertunangkan dengan kedua anak laki-lakinya. Tetapi setelah Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Rasul, dia menyuruh kedua anaknya untuk memutuskan pertungannya itu. Abu Lahab dan istrinya selalu melakukan teror fisik dan metal terhadap Nabi Muhammad SAW dan dakwah Islamiyah secara keji dan kejam.

NAMA                        : ALFATH MAULANA FADILAH

KELAS                        : C [ESy]

NPM                            : 1704040105

 

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *