UTS Kaidah Fikih S1 PBS 4 C

UTS KELAS S1 PBS C

 

Dikirimkan ke idenasrudin@gmail.com paling lambat Ahad 9 Maret 2017 pukul 10.00 WIB. Nama file dan subjek email: KELAS NAMA NPM, contoh KELASS1PBS4B NOVIANA PUTRI 1502001001.

 

Jawablah 10 soal di bawah ini dengan panduan masing-masing.

A. Jawablah dua pertanyaan di bawah ini dengan tepat.

  1. Bagaimana proses kemunculan kaidah fikih?
  2. Bagaimana relasi antara kaidah fikih, ushul fikih, dan fikih?

B. Berilah jawaban antara benar atau salah. Kemudian beri argumentasi Anda dengan mengacu pada kaidah-kaidah fikih dan dalil-dalil lain.

  1. Si A berniat salat sebagai makmum (masbuk), kemudian ia dijadikan imam oleh si B. Sebab itu, Si A kemudian berpindah niat dari makmum ke imam. Maka salat si A menjadi batal.
  2. Si Ahmad niat wudhu untuk mendinginkan badan di tengah terik matahari. Maka wudhunya tidak sah untuk digunakan untuk salat Zuhur.
  3. Jika seseorang salat Zuhur kemudian beralih niat menjadi salat Ashar maka batal salatnya.
  4. Seorang suami harus membayarkan zakat untuk dirinya dan istrinya. Sayangnya, ia hanya punya beras zakat yang hanya cukup untuk satu orang. Maka ia harus memprioritaskan zakat istrinya.
  5. Si A wafat. Datanglah si B yang menagih hutang si A. Meskipun si B tidak bisa menunjukkan bukti hutang si A, maka hutangnya harus tetap dilunasi.
  6. Karena kecapaian, Si A tidur kemudian baru bangun pada pukul 08.00 WIB dan ia melewatkan salat Subuh. Maka ia harus menunaikan salat Subuh saat itu juga.
  7. Jarak perjalanan dari Metro ke Bandar Lampung via Tegineneng adalah 60 km. Agar mendapatkan jarak minimal salat jamak, maka si Ahmad berputar lewat jalur lintas timur di via Sukadana. Maka ia tidak boleh menjalankan salat jamak atau qashar.
  8. Si A tinggal di Metro. Ia punya pacar di Bandung. Karena kangen yang kelewat berat, akhir pekan ini si A pergi ke Bandung untuk menemui pacarnya. Meskipun ia musafir, maka si A tidak boleh salat jamak atau qashar.

 

 

Standar Penilaian

  1. Plagiasi maksimal 25% (syarat)
  2. Ketepatan jawaban 40%        25%
  3. Argumentasi 30%        30%
  4. Penggunaan kaidah fikih 30%        30%
  5. Referensi 15%
    1. Relevansi
    2. Bobot (kitab, buku, jurnal, situs)

 

 

 

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *