Business Plan Kerajinan

BUSINESS PLAN BIDANG KERAJINAN

Tugas ini Disusun Guna Memenuhi Ujian Akhir Semester
Mata Kuliah Kewirausahaan
Dosen Pengampu M. Nasrudin, M. H

Oleh:
Juwitasari (141265510)
Kelas B

JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
PROGRAM STUDI S1-PERBANKAN SYARIAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO
2016
Business Plan untuk Pemula

Nama perusahaan : AC (Amazing Craft)
Kompetensi utama : pembuatan kerajinan berbahan dasar botol bekas

Business Plan Pemilik
Nama Usaha
Alamat lengkap dan kode pos : Jl. Anusopati No. 1, ganjar agung 14/1, metro barat,
kota metro, lampung.
Telephone : +6283168008697
Fax : –
E-Mail : juwitaes00@gmail.com
Daftar Isi

Daftar Isi 4
Ringkasan Eksekutif 5
Deskripsi Perusahaan Secara Umum 7
Produk Dan Jasa 9
Rancangan Pemasaran 10
Rancangan Operasional 22
Manajemen Dan Organisasi 29
Rancangan Keuangan 30

Ringkasan Eksekutif

Bisnis yang ingin saya kembangkan adalah kerajinan yang bahan utamanya menggunakan barang-barang bekas terutama botol bekas ataupun sedotan. Untuk bahan sampingannya di dalam bisnis ini juga menggunakan kertas koran bekas, kardus bekas ataupun bahan yang tidak digunakan lainnya. saya memiliki visi yang ingin menjadi perusahaan vesar yang dikenal, terkenal dan diingat karena saya ingin menciptakan produk yang selalu diingat oleh masyarakat terutama pada bahan baku yang digunakan. Di samping produk kerajinan yang unik, juga dapat mengurangi masalah sampah plastik yang dimana sampai sekarang plastik kebanyakan menjadi bahan pembungkus.

Dalam filosofi bisnis ini saya ingin memberikan produk kerajinan yang berbeda dengan berbahan dasar sampah plastik, karena disamping membantu mengurangi sampah plastik yang sulit terurai secara alami juga dapat menghasilkan karya kerajinan yang unik dan menjadi lebih bermanfaat. Keunggulannya pada produk yang dihasilkan adalah pada harga produk yang ditawarkan terjangkau, banyak kreasi produk yang unik dan kekinian. Sedangkan pada kelemahannya ketika menggunakan barang-barang bekas seperti koran bekas atau kardus bekas maka akan mudah rusak jika terkena air.

Total ukuran pasar pada bisnis saya adalah ±170.000 (daerah metro). Pada bisnis saya akan mengambil sekiranya ±700 orang yang merupakan kalangan remaja – dewasa. Peluang bisnis yang saya tekuni cukup mengalami pertumbuhan. Karena kerajinan sendiri akan selalu berkembang dengan kreatif dan inovatifnya yang membuat konsumen tidak merasa bosan dengan produk-produk yang dihasilkan.

Model bisnis yang saya kembangkan adalah dengan model B2C. Pada proses penjualan ini dilakukan dengan media web/ sosial media dan di toko langsung. Konsumen dapat datang ke toko secara langsung pada waktu jam buka toko atau dapat melihat produk bahkan membandingkan produk yang ada, kemudian memutuskan untuk membelinya atau tidak. Fitur, produk dibuat dengan proses yang berkualitas dan baik sehingga menghasilkan produk yang inovatif dan menarik. Manfaatnya, produk dapat digunakan di rumah ataupun sebagai hiasan di ruang tamu, ruang keluarga dan kamar anak-anak serta memberikan kesan yang berbeda dari rumah yang lainnya karena memiliki ornamen/ kerajinan yang unik dari bahan yang unik juga.

Layanan pasca jual di perusahaan ini adalah gratis ongkos pengiriman ketika konsumen memesan produk dalam jumlah yang banyak. Namun untuk pengiriman yang masih dalam daerah dan saat ada konsumen yang dari luar daerah memesan baik dalam jumlah sedikit atau banyak, ongkos pengiriman tetap ditanggung oleh konsumen sendiri. Di bisnis menggunakan strategi ceruk pasar spesialisasi produk. Dimana produk yang ditawarkan ini berbeda, sehingga masyarakat akan penasaran dan tertarik untuk membelinya. Meski harganya terjangkau ataupun tinggi sekalipun.

Dengan memasarkan pada konsumen remaja yang kebanyakan menyukai hal-hal yang unik, terlebih lagi sesuatu yang bersifat kekinian dan dapat dijadikan sebuah bingkisan. Ketika masyarakat remaja telah banyak mengandrunginya, maka otomatis konsumen anak-anak ataupun pada dewasa akan mulai tertarik pada produk yang sedang di gilai pada remaja.

Deskripsi Perusahaan secara Umum
Bisnis yang ingin saya kembangkan adalah kerajinan yang bahan utamanya menggunakan barang-barang bekas terutama botol bekas ataupun sedotan. Untuk bahan sampingannya di dalam bisnis ini juga menggunakan kertas koran bekas, kardus bekas ataupun bahan yang tidak digunakan lainnya.
VISI:
menjadi perusahaan kerajinan besar yang terkenal, dikenal dan diingat oleh semua orang.
MISI:
menciptakan produk kekinian dan berkualitas
selalu berinovasi
melayani dengan tepat dan cepat
mengikuti pameran dan perlombaan tentang kerajinan
menjual produk di dalam maupun luar daerah
saya memiliki visi demikian karena saya ingin menciptakan produk yang selalu diingat oleh masyarakat terutama pada bahan baku yang digunakan. Di samping produk kerajinan yang unik, juga dapat mengurangi masalah sampah plastik yang dimana sampai sekarang plastik kebanyakan menjadi bahan pembungkus. Ketika produk telah diingat oleh konsumen maka otomatis konsumen akan menyebarluaskan tentang produk kerajinan ini baik dari mulut ke mulut ataupun pada media sosial yang kini banyak digunakan, dan dapat menjadikan produk ini terkenal dan dikenal oleh masyarakat yang calon konsumen.
Filosofi Bisnis : saya ingin memberikan produk kerajinan yang berbeda dengan berbahan dasar sampah plastik, karena disamping membantu mengurangi sampah plastik yang sulit terurai secara alami juga dapat menghasilkan karya kerajinan yang unik dan menjadi lebih bermanfaat.
Iklim bisnis : kerajinan umumnya terbuat dengan bahan mentah seperti kayu yang biasanya dipahat atau di ukir. Namun masyarakat kini makin menyukai hal-hal yang baru dan unik, dengan harga yang mudah terjangkau semua kalangan lapisan masyarakat
Dalam perusahaan ini produk yang dihasilkan memiliki keunikan yang dimana botol bekas dapat dijadikan bahan utama sebagai produk kerajinan. Tidak hanya pada sisi produk yang dapat menjadikan bisnis ini menjadi sukses, namun pada segi pelayanan yang ramah kepada konsumen, baik secara tatap muka langsung ataupun tidak. Pada karyawan akan diberikan pelatihan untuk beberapa hari baik dalam segi melayani para konsumen, membuat suatu kerajinan, atau bahkan juga dalam melakukan pengiriman produk kepada konsumen. Pelayanan yang baik akan menjadikan konsumen merasa puas dan tidak segan untuk kembali membeli produk kerajinan. Pada bisnis ini kira-kira akan membutuhkan ±10 orang tenaga kerja yang dimana ada kasir yang bertugas dalam pembayaran konsumen, pelayanan konsumen yang melayani konsumen baik dalam mencari produk dan merekomendasikan produk, pengrajin yang membuat produk-produk kerajinan dan security yang mejaga keamanan kendaran konsumen.

Produk dan Jasa

Rumusan Masalah
Masyarakat menyukai hal yang berbeda, kekinian dan unik, namun kebanyakan tidak dapat menciptakan hal yang berbeda, keninan, dan unik tersebut serta menginkan harga yang bersahabat. Di samping itu, banyaknya barang-barang bekas yang dianggap sudah tidak memiliki nilai guna dan tidak memiliki manfaat selain harus dibuang begitu saja.
Produk atau Jasa sebagai Solusi
Produk dalam bisnis ini berbahan dasar pada barang-barang bekas, terutama botol bekas yang dimana akan diubah menjadi barang yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai guna. Tidak hanya itu, bentuk produkpun akan menyeseuaikan tren apa yang sedang berkembang dengan beberapa senuhan yang unik serta berbeda dari yang lainnya. Harga yang dipatok pun relatif, dapat terjangkau oleh masyarakat menengah ke atas.
Keunggulannya : harga produk yang ditawarkan terjangkau, banyak kreasi produk yang unik dan kekinian.
Kelemahannya : ketika menggunakan barang-barang bekas seperti koran bekas atau kardus bekas maka akan mudah rusak jika terkena air
Harga
Untuk kerajinan berukuran kecil, harga yang akan ditetapkan sekitar Rp 10.000 – Rp15.000
Kerajinan berukuran sedang, Rp 20.000 – Rp 50.000
Kerajinan berukuran besar, Rp 55.000 – Rp 200.000
Sistem pembayarannya, konsumen dapat menggunakan kartu debet/ kredit dan uang tunai.
Rancangan Pemasaran
Riset Pasar
Digunakan digunakan untuk mengetahui pesaing di pasar dalam bidang yang sama, keadaan pasar serta kondisi target. Selain itu juga dapat mengetahui siapa saja yang berpotensi menjadi calon pelanggan. Dengan mengetahui calon pelanggan, di riset pasar ini juga dapat mengetahui apa saja keinginan para pelanggan dalam bidang kerajinan. Ketika telah mengetahui calon pelanggan, juga dapat mengetahui peluang yang ada, baik berapa banyak bisnis dalam bidang yang sama atau tidak sama sekali.
Cara yang dilakukan dalam melakukan riset pasar adalah dengan riset primer dan riset sekunder. Riset primer digunakan untuk melihat secara langsung kondisi di dalam daerah lokasi usaha yang akan didirikan, sedangkan pada riset sekunder dapat digunakan sebagai melihat potensi di luar daerah yang belum atau sudah ada di dalam daerah dan dapat dikembangkan atau tidak. Riset sekunder ini biasanya berupa data yang diambil dari internet, buku, atau pustaka lainnya. Pada riset primer, berupa data yang diambil secara langsung di lapangan.
.
Ekonomi
Paparkan fakta-fakta penting terkait industri Anda:
Total ukuran pasar : ±170.000 (daerah metro)
Pada bisnis saya akan mengambil sekiranya ±700 orang yang merupakan kalangan remaja – dewasa
Ada banyak kerajinan yang dihasilkan di kota metro, namun kebanyakan masih pada usaha yang dijalankan oleh individu tanpa memiliki karyawan atau suatu tempat seperti toko. Namun tidak sedikit yang telah dikenal suatu hasil kerajinannya. Hal ini akan sedikit menyulitkan karena akan ada pesaing secara tidak langsung dalam bisnis kerajinan.
Tren di pasar tertarget berupa tren dalam pengembangan produk dan pertumbuhan, dimana produk kerajinan akan terus mengalami inovatif baik dalam segi hasil ataupun bahan-bahan yang digunakan.
Peluang bisnis yang saya tekuni cukup mengalami pertumbuhan. Karena kerajinan sendiri akan selalu berkembang dengan kreatif dan inovatifnya yang membuat konsumen tidak merasa bosan dengan produk-produk yang dihasilkan.
Beberapa penghalang di antaranya adalah:
Modal yang sangat tinggi
Biaya produksi yang sangat tinggi
Biaya pemasaran yang sangat tinggi
Penerimaan konsumen dan pengenalan brand
Pelatihan dan skill
Teknologi unik dan paten
Asosiasi usaha
Biaya pengiriman
Tarif penghalang atau kuota
Cara perusahaan melewati penghalang :
Biaya pengiriman dilakukan hanya pada dalam daerah saja, itupun dengan produk yang dipesan telah memiliki batas minimal sedangkan pada luar daerah sendiri biaya pengiriman akan ditanggung oleh pihak pemesan ataua konsumen
Pada pengenalan brand, akan dilakukan promosi baik dari segi media sosial ataupun sebaran brosur. Untuk lebih mudahnya pula, akan dilakukan beberapa sesi foto pada pelanggan yang membeli produk kerajinan untuk selanjutnya di unggah ke media sosial yang dimana nantinya akan dilhat banyak orang dan orang lain akan mengetahui produk tersebut.
Membuat proposal usaha untuk diajukan ke pihak lembaga/ pemerintah agar diberikan sejumlah modal.
Tenaga kerja yang mendaftar bisa saja belum memiliki skill, maka dari itu akan dilakukan pelatihan beberapa hari untuk melihat apakah ada skill yang masih terpendam dan belum terasah serta mampu bekerja ataupun tidak. Karena skill dapat terbentuk dengan baik jika orang tersebut memiliki karakter yang baik pula.

Hal-hal berikut dan pengaruhnya terhadap perusahaan:
Perubahan teknologi
Dapat membantu perusahaan dalam melakukan pemasaran produk-produk yang dihasilkan (teknologi informasi), meningkatkan produktivitas kerja karena kritik atau saran yang diberikan oleh konsumen luar daerah bahkan tanpa datang secara langsung. Dengan memberikan komentar pada produk-produk yang dipasarkan melalui media sosial ataupun website yang dibuat. Tidak hanya itu, pengaruhnya juga dapat menurunkan tingkat SDM pada perusahaan, karna banyaknya teknologi yang berkembang dan menjadikan manusia/ pekerja lebih banyak mengganggur, meski tidak dipungkiri bahwa juga meningkatkan produk yang dihasilkan dengan lebih cepat.
Perubahan regulasi pemerintah
Dapat menambah permodalan perusahaan dan memberikan keamanan perusahaan baik dalam segi kejahatan yang dilakukan preman-preman atau orang/ kelompok serupa lainnya, bahkan dapat meningkatkan kemampuan/ skill yang dimiliki perusahaan baik karyawaannya dengan adanya pelatihan dari pemerintah.
Perubahan ekonomi
Menurunnya kemampuan konsumen dalam melakukan pembelian produk-produk yang dihasilkan.
Perubahan industri
Meningkatkan produk yang dihasilkan.
Model Bisnis
Model bisnis yang saya kembangkan adalah dengan model B2C. Pada proses penjualan ini dilakukan dengan media web/ sosial media dan di toko langsung. Konsumen dapat datang ke toko secara langsung pada waktu jam buka toko atau dapat melihat produk bahkan membandingkan produk yang ada, kemudian memutuskan untuk membelinya atau tidak. Ketika konsumen telah memutuskan untuk membeli maka konsumen akan memutuskan pembayaran yang dilakukan dengan cara menggunakan uang tunai, debet/ transfer (jika konsumen luar daerah, dengan pemesanan melalui website/ media sosial). Lalu setelah proses pembayaran selesai dilakukan maka konsumen dapat membawa produk yang dibeli.
Produk
Produk dapat dikatakan berbeda karena bahannya yang tidak lazim dengan menggunakan barang-barang bekas yang tidak terpakai. Awalnya memang sulit untuk dipercaya, karena hasil produknya setelah melalui prosesnya yang sedemikian rupa dapat menghasilkan produk yang benar-benar berbeda dan dapat digunakan sebagai pemanis di rumah.
Fitur dan Manfaat
Fitur, produk dibuat dengan proses yang berkualitas dan baik sehingga menghasilkan produk yang inovatif dan menarik.
Manfaatnya, produk dapat digunakan di rumah ataupun sebagai hiasan di ruang tamu, ruang keluarga dan kamar anak-anak serta memberikan kesan yang berbeda dari rumah yang lainnya karena memiliki ornamen/ kerajinan yang unik dari bahan yang unik juga.
Layanan pasca jual di perusahaan ini adalah gratis ongkos pengiriman ketika konsumen memesan produk dalam jumlah yang banyak. Namun untuk pengiriman yang masih dalam daerah dan saat ada konsumen yang dari luar daerah memesan baik dalam jumlah sedikit atau banyak, ongkos pengiriman tetap ditanggung oleh konsumen sendiri.
Konsumen
Konsumen yang menjadi target adalah masyarakat umum, terutama kalangan menengah ke atas baik remaja- dewasa. Tapi tidak membatasi untuk anak-anak sebagai konsumennya.
Kompetisi
Buatlah daftar kompetitor:
Nama : yoga souvenir
Alamat : pekalongan, lampung timur
Bisnis saya dengan kompetitor di atas tidak bersaing secara keseluruhan, dapat dibilang kompetitor secara tidak langsung. Baik dalam bahan, kerajinan yang dihasilkan pun jelas berbeda. Namun, kompetitor bisnis saya tersebut telah lebih dahulu hadir dan telah memiliki nama yang baik, bahkan telah mengikuti banyak event yang diselenggarakan di lampung timur.
Para pembuat kerajinan berbahan dasar flanel
Yang juga merupakan kompetitor secara tidak langsung.
Keterangan di kolom terakhir:
1 = sangat tidak penting
2 = tidak penting
3 = netral
4 = penting
5 = sangat penting.
Tabel 1: Analisis Kompetisi
FAKTOR Perusahaan Saya Kekuatan Kelemahan Kompetitor A Kompetitor B Seberapa Penting bagi Konsumen
Produk Kerajinan dari botol bekas Unik, berbeda Bukan dari bahan utama yang baru Kerajinan patung pahat Kerajinan dari kain flanel 5
Harga Terjangkau (sesuai proses produk) Dapat dibeli siapa saja Tidak dapat ditawar/ kedit terjangkau- mahal terjangkau 4
Kualitas – – 5
pelayanan Menyapa ramah pembeli Membantu pembeli dalam mencari barang & merekomendasi-kan Tidak dilayani langsung oleh pemilik Dilayani langsung oleh pemilik Dilayani langsung oleh pemilik 4
Kehandalan Mengubah barang bekas jadi kerajinan Dapat menghasilkan barang unik Tidak mudah mencari tenaga kerja berskill Pemahatannya rapi dan bagus Ketelitian pembuatan kerajinan flanel 4
Stabilitas – – – – – –
Keahlian Merubah benda menjadi lebih bernilai guna Tidak dimiliki oleh pesain Menggunakan bahan yang sudah tidak terpakai Mahir dalam pemahatan, dengan pengalaman bertahun-tahun memahat patung Cepat dan tepat ketika membuat kerajinan dari flanel 5
Reputasi Perusahaan – – – Sudah terkenal, bahkan pemerintah telah mengakui produknya – 4
Lokasi Masuk dalam gang Mudah di cari Tidak dapat dilihat tokonya langsung oleh pengendara Berada di tepi jalan utama Di rumah, karena sistemnya pemesanan jadi bisa bertemu dimana saja 4
Penampilan Rapi, unik, berbeda Jika dilihat sekilas tidak seperti terbuat dari botol bekas Dapat sesuai dengan minat konsumen Rapi dalam produknya
Metode Penjualan Dengan sistem buka toko & online Konsumen luar daerah dapat memesan – Langsung di toko Online dan pemesanan 4
Kebijakan Kredit – – Tidak ada kebijakan kredit Dilakukan DP/ uang muka, baru dilakukan kredit – 3
Iklan Dgn sosial media, papan nama Menjangkau semua masyarakat (medsos) Tidak semua memiliki media sosial (orangtua terdahulu) Papan nama, pameran, mulut ke mulut Media sosial, mulut ke mulut 4
Citra Bisnis yg juga berorientasi pada menjaga lingkungan Dapat menjaga kebersihan lingkungan Diremehkan masyarakat dgn bahan yang dianggap tidak layak guna Produknya telah diakui bagus – 3
Pasca-
jual Ongkos kirim di dalam daerah dg pemesanan tlh mencakupi min. Yg ditetapkan – Tidak adanya gratis ongkos kirim untuk luar daerah Menerima pemesana dan ketika pemesanan tidak sesuai dpt dikembalikan & dibenarkan tanpa pengeluaran biaya — 3

Kelebihan dan kekurangan kompetitif yang dimiliki.
Pada bisnis ini keunggulannya berorientasi pada produk yang dihasilkan, dimana selain menghasilkan produk yang unik, indah dan menarik juga dapat setidaknya sedikit mengalami permasalahan sampah terutama pada plastik yang sulit terurai. Harga yang ditawarkanpun cukup terjangkau untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah. Tidak hanya itu, pilihan harganya pun bervariasi, sesuai pada pengerjaan produknya.
Kekurangannya masih belum memiliki reputasi yang tinggi dibandingkan dengan kompetitor lainnya.
Niche/Ceruk Pasar.
Di bisnis menggunakan strategi ceruk pasar spesialisasi produk. Dimana produk yang ditawarkan ini berbeda, sehingga masyarakat akan penasaran dan tertarik untuk membelinya. Meski harganya terjangkau ataupun tinggi sekalipun.
Strategi
Dengan memasarkan pada konsumen remaja yang kebanyakan menyukai hal-hal yang unik, terlebih lagi sesuatu yang bersifat kekinian dan dapat dijadikan sebuah bingkisan. Ketika masyarakat remaja telah banyak mengandrunginya, maka otomatis konsumen anak-anak ataupun pada dewasa akan mulai tertarik pada produk yang sedang di gilai pada remaja.
Promosi
Produk agar terkenal, yakni dengan meminta foto pada beberapa konsumen yang membeli, kemudia di unggah pada sosial media. Agar masyarakat (calon konsumen) yang melihat apa produk yang ditawarkan dan menjadi perbincangan, hingga masyarakat penasaran untuk membeli.
Iklan :
Media sosial, dengan mengupload foto produk-produk kerajinan yang telah dihasilkan beserta dengan keterangan bahan serta harga produknya
Banner atau papan nama dengan kalimat yang unik (seperti kalimat “jangan dibaca”) dan diletakkan di depan toko, jadi untuk masyarakat yang berlalu lalang akan merasa tertarik. Karena masyarakat biasanya akan penasaran dengan hal-hal yang berbeda seperti kalimat “jangan dibaca” tersebut, jika kalimat hanya “wajib dibaca” maka biasanya masyarakat tidak penasaran karena hal tersebut sudah lumrah/ biasa. Namun ketika masyarakat penasaran dengan sekilas melihat kalimat “jangan dibaca” maka masyarakat otomatis juga akan membaca dan dari membaca tersebut masyarakat akan ingat tempat produk kerajinan barang bekas itu.

Saya ingin membangun citra tentang perusahaan yang tidak hanya melakukan suatu usaha bisnis tapi juga menjaga lingkungan dari pencemarah sampah plastik yang sulit terurai sevara alami dan juga dimana kerajinan tidak hanya dapat dibuat dari bahan mentah yang belum dikelola namun juga dapat dibuat dari barang-barang bekas yang sudah tak terpakai. Pada segi setiap pelayanannya para konsumen dapat merasa nyaman dengan sikap sopan santun serta keramahan para pekerja yang ada.
Imajinasi dalam iklan terkait gambar/ sketsa yang mendukung perusahaan jika konsumen mengunjungi perusahaan:
Imajinasi iklannya berupa pada desain interior dan juga logo produk. Yang dimana desain interior dibuat dengan apa yang sedang tren, seperti dengan lukisan doodle dengan tambahan banyak warna. Sehingga kesan konsumen yang datang dapat menambah kepuasan, dan biasanya dapat digunakan berfoto terutama konsumen wanita. Sedangkan pada logo produk, akan dituliskan kalimat “amazing craft” yang di sampingnya akan terdapat sebuah tongkat peri yang mengetuk pada bagian huruf awal “amazing” dan terdapat beberapa serbuk seolah serbuk ajaib yang turun pada tongkat.
Pada perusahaan yang saya buat ini belum memiliki sistem dalam mengidentifikasi konsumen yang berulang kali pesan dan secara sistemastis menghubunginya.
Biaya Promosi
Untuk budget promosi akan menyiapkan dana sekitar 2-5 juta dan untuk promosi saat permulaan biayanya akan sekitar 1,5 – 3 jt.
Harga
Harga jual = (jumlah biaya (modal) yang dikeluarkan)/(jumlah produk yang dihasilkan)+ jumlah keuntungan yang diinginkan
Dalam menentukan harga sudah selaras pada analisis kompetisi karena pada jumlah keuntungan yang diinginkan tidak akan mengambil banyak keuntungan atau tidak sama dengan jumlah biaya yang telah dikeluarkan dibagi jumlah produk yang dihasilkan.
Harga yang ditawarkan kompetitor lain hampir sama, karena kompetitor lain memberikan harga sesuai pada rumitnya proses yang dilalui dalam pembuatan produk kerajinan. Harga dan produk yang dihasilkanpun selaras.
Harga sangat penting sebagai faktor kompetitif, karena konsumen secara umum akan memutuskan pembelian sesuai harga yang ditawarkan tanpa melihat sisi keindahan pada produk kerajinan yang dihasilkan. Namun, tak sedikit yang menghargai proses dalam pembuaan dan membeli tanpa mementingkan harga tersebut tinggi ataupun rendah.
Lokasi yang Direncanakan
Boleh jadi Anda belum memiliki lokasi yang pasti. Maka sekarang adalah saatnya berpikir apa yang Anda inginkan dan butuhkan dalam hal lokasi. Banyak usaha rintisan yang sukses justru bermula dari rumah.
Lokasi ini penting bagi konsumen, karena lokasi yang mudah dijangkau akan membuat konsumen itu senang dan mudah menemukannya. Apalagi ketika lokasi berada pada tepi jalan utama, yang akan menambah ketertarikan konsumen/ calon konsumen yang melewati untuk sekedar mampir.
Ketika konsumen mengunjungi lokasi bisnis saya, maka akan ada parkir yang cukup dengan penjagaan yang aman, dengan ruangan yang interior/ dekorasi menggambarkan tren pada saat itu. Lokasi perusahaan saya harus berdekatan dengan seperti rumah makan, yang dimana rumah makan biasanya banyak dikunjungi oleh orang-orang yang sedang, akan berangkat ataupun pulang dalam perjalanan atau berlibur. Jadi ketika mereka melihat ada toko kerajinan dekat dengan rumah makan, maka mereka dapat mampir dan membeli produknya sebagai buah tanagn.
Saluran Distribusi
Saya akan menjual produk saya secara langsung, yakni dengan pemesana langsung, online, web, email, BBM, FB, dsb.
Proyeksi Penjualan
Di muka Anda sudah merinci produk, jasa, konsumen, pasar, dan rancangan pemasaran. Sekarang, saatnya Anda memasukkan angka-angka ke dalam rancangan Anda. Gunakan lembarkerja untuk menyiapkan proyeksi penjualan bulan per bulan. Proyeksi bisa mengacu pada catatan penjualan, strategi pemasaran yang sudah dideskripsikan, riset pasar, dan data industri, jika memungkinkan.
Anda perlu membuat dua proyeksi: 1) “proyeksi terbaik” yang Anda harapkan, dan 2) “proyeksi terburuk” sehingga Anda mampu menyiapkan hal-hal yang perlu dilakukan sebelum dilakukan.
Dalam menyusun proyeksi penjualan ini jangan lupa untuk berbasis pada riset. Ini penting sekali ketika Anda berupaya untuk mendapatkan suntikan modal.
Rancangan Operasional
Model Bisnis
Struktur model bisnisnya adalah B2C.
Produksi
Produk diproduksi di jl. Anusopati No.1 ganjar agung, kota metro
metode terkait:
Kendali kualitas
Menciptakan produk terbaik dan teliti hingga meski bahan yang digunakan memang barang bekas yang tak terpakai, tetapi produknya harus berkualitas
Layanan pelanggan
Menciptakan suasana yang nyaman ketika pelanggan datang langsung ditempat, dengan memberikan sapaan ramah, sopan dan bertindak serta bersikap cepat tanggap. Misal, ketika pelanggan yang datang meminta rekomendasi produk, maka harus segera cepat menjawab produknya dan menjelaskan kelebihan dari produk-produk yang ada.
Kendali peralatan
Peralatan yang digunakan harus terawat, setiap selesai digunakan haruslah dibersihkan agar tetap terjaga.
Pengembangan produk/jasa
Melihat bagaimana konsumen dalam pembelian suatu produk. Saat sedikitnya produk yang dibeli oleh konsumen, maka akan dilakukan pengembangan produk yang lebih inovatif agar produk dapat lebih diminati oleh konsumen dan pada saat banyaknya produk yangg terjual, juga memikirkan rancangan inovatif agar konsumen tidak merasa bosan dengan produk yang ada di toko.
Lokasi
Lokasi yang dibutuhkan harus berdekatan dengan jalan utama, meski memasuki gang namun tidak terlalu jauh dan mudah ditemukan.
Kebutuhan yang bersifat fisik:
Lokasinya strategis dan mudah diakses meski masuk pada gang
Jenis/model bangunan
Memanjang dengan menjorok ke dalam, agar terdapat area yang cukup luas untuk kendaraan parkir.
Zonasi/area
Lokasi memiliki area parkir yang cukup, yang juga dapat digunakan sebagai tempat peristirahatan bagi pengendara yang kelelahan.
Akses ke lokasi:
Lokasi sangat mudah dijangkau oleh calon pelanggan karena dekat dengan jalan utama. Area parkir berada di dpn toko dan terdapat penjaga parkir untuk memantau kendaraan pelanggan. Lokasinya dari jalan raya dan pemukiman sangatlah dekat, namun untuk bandara dan jalur rel sangat jauh sekali dan untuk kampus, terminal, dan pasar tidak dekat namun hanya berjarak beberapa km saja dari lokasi
Jam kerja
Minggu – jum’at : pukul 08.30 – 21.00 wib.
Sabtu : pukul 08:30 – 22.00 wib.
Legalitas Usaha
Izin usaha
Dilakukan izin usaha kepada pemerintah agar usaha yang dilakukan dapat berjalan lancar dan tidak menjadi usaha yang ilegal. Izin usaha ini juga dapat ditunjukkan ketika akan meminta permohonan permodalan pada pemerintah untuk membuktikan bahwa usaha ini disetujui dan diakui keberadaannya.
Surat izin gangguan/ HO:
Tidak hanya pada pemerintah, tetapi juga dilakukan surat izin gangguan. Surat izin gangguan ini merupakan surat keterangan yang menyatakan tidak adanya keberatan dan gangguan atas lokasi usaha yang dijalankan. Pada usaha saya, akan meminta surat izin gangguan pada masyarakat sekitar yang berada pada lokasi usaha. Permohonan ini saya lakukan agar nantinya tidak ada masyarakat yang terganggu atau merasa terugikan ketika usaha ini berjalan, jadi untuk itu harus dapat persetujuan dari masyarakat bagaimana nantinya usaha ini dapat dijalankan namun tidak mengganggu pihak masyarakat.
Personel
tenaga kerja yang dibutuhkan ±10 orang
Jenis pekerja (dengan skill tertentu, tanpa skill, dan profesional)
Pembuat kerajinannya sendiri dapat tanpa memiliki skill ataupun memiliki skill. Tanpa skill, karena nantinya ada pelatihan dalam membuat produk kerajinan dan akan lebih baik jika telah memiliki skill jadi saat pelatihan dapat sudah makin mahir.
kasir, harus memiliki skill dalam mengelola keuangan dan berpengalaman.
pelayanan konsumen, bisa memiliki pengalaman dan skill namun tidak dikhususkan asalkan orang tersebut dapat berkomunikasi dengan baik dengan konsumen.
Dimana dan bagaimana mendapatkan tenaga kerja
Dengan menyediakan lowongan pekerjaan dan mesurvei sekolah-sekolah yang ada terutama yang memiliki pengajaran tentang kewirausahaan yang berbasis skill.
Kualitas staff yang ada
Jujur
Ramah
Berakhlak baik
Memiliki skill
Struktur penggajian
Informasi pekerjaan. Pada tenaga kerja pengrajin, ia bertugas untuk membuat produk-produk yang dihasilkan dengan baik dan berkualitas. Semakin baik dan berkuliatas serta unik, maka akan semakin konsumen merasa puas dan suka. Karena bisnis saya menjual produk kerajinan, maka produk inilah yang menjadi dasar utama konsumen dalam melakukan pembelian. Sedangkan pada pelayanan konsumen, pelayanan yang baik, ramah, serta sopan akan menjadi faktor kedua dalam konsumen melakukan pembelian lagi di toko ini. pelayanan yang baik akan meninggalkan kesan yang baik untuk para konsumen dan merasa terlayani dengan baik serta menjadi prioritas utama. demikian sebaliknya, untuk pelayanan yang tidak baik maka akan memberikan efek jera pada konsumen. Pada kasir, ia harus pintar dalam menangani masalah keuangan yang masuk. Jika terjadi kesalahan input atau uang pendapatan tidak sesuai pada pencatatan maka akan mengakibatkan kerugian untuk perusahaan. Lain lagi dengan keamanan atau security, yang harus siap siaga dalam menjaga keamanan kendaraan konsumen. Kemanan ini juga harus dapat mencurigai tindak lanjut seseorang yang berniat tidak baik pada kendaraan konsumen.
Mengukur bobot pekerjaan. Seperti tenaga kerja pada pembuatan produk lebih berat bobotnya karena ia membuat produk yang menjadi daya tarik konsumen.
Point/ angka bobot pekerjaan.
Pengrajin/ pembuat produk = 85
Pelayanan konsumen dan kasir = 83
Kemanan/security = 82
Penentuan gaji berdasarkan besarnya bobot pekerjaan
Metode pelatihan dan penyesuaian kerja
Setiap calon tenaga kerja yang masuk akan dilakukan pelatihan setidaknya 7- 14 hari apalagi yang memasuki pada tugas pembuatan produk kerajinan. Waktu tersebut juga sekaligus dapat penyesuaian kerja
Siapa menjalankan tugas apa
Kasir, bertugas dalam pembayaran konsumen
Pelayanan konsumen, melayani konsumen baik dalam mencari produk dan merekomendasikan produk
Pengrajin, membuat produk-produk kerajinan
Security, mejaga keamanan kendaran konsumen

Bagaimana prosedur tertulis dan terjadwal yang harus disiapkan (SOP)
logo disetujui diperiksa disiapkan
No. pekerjaan Nama pekerjaan Area:
123 Pelayanan konsumen Sub:
Langkah Uraian pekerjaan
Periksa jumlah porduk
periksa kerapihan dan kebersihan produk

melayani konsumen Memeriksa jumlah produk yang tersedia di toko
Memeriksa kerapihan dan kebersihan produk yang berada di tok

Melayani dengan menyapa atau memberikan bantuan pada konsumen dengan sopan dan ramah

Daftar job descriptions untuk seluruh tenaga kerja
Kasir; melakukan perhitungan terhadap penjualan
Keamanan; memantau keamanan parkir
Pelayanan konsumen; memantau konsumen yang datang, menjaga kerapihan produk, melayani konsumen.
Pengrajin; membuat produk kerajinan

Bahan-Bahan
Bahan yang saya butuhkan adalah bahan baku, bahan pendukung ataupun bahan siap pakai. Bahan bakunya seperti botol bekas, kardus bekas, kertas koran, cat, lem dll. Sedangkan bahan pendukung seperti tali dan bahan siap pakai seperti etalase, meja dll.
Beberapa bahan yang dibutuhkan besertaa harganya
Botol bekas/ kg : Rp 2.200
Cat : Rp 75.000
Lem : Rp 35.000
Pisau atau gunting : Rp 5.000
Tidak ada bahan yang bersifat musiman

Suplier
Suplier bahan utamanya sendiri dari masyarakat yang memiliki barang-barang bekas seperti
botol bekas dan untuk bahan yang lain seperti cat, lem dll, dibeli langsung pada suplier di tokonya.
Untuk sistem pembayarannya, akan dibayarkan secara langsung ketika barang dikirim (oleh masyarakat) dan dibeli (di toko). Pada segi harga, bahan baku bersifat fluktuatif. Maka untuk menghadapinya akan dilakukn mengurangi pada proses produksinya terutama pada bahan yang mengalami fluktuasi.
Manajemendan Organisasi
Pada pengelolaan bisnis dari hari ke hari ini adalah saya sendiri. Saya akan secara langsung melakukan pengawasan baik dalam produksi ataupun segi pelayanan kepada konsumen. Begitupun dengan website (jika ada) yang dijalankan dan balasan dari tenaga kerja yang bersikap baik atau tidak.

Rancangan Keuangan
Biaya bahan-bahan produksi/ bulan
Botol bekas Rp 66.000
Lem Rp 140.000
Cat Rp 420.000
Pernak pernik Rp 250.000
Pita Rp 120.000
Kawat Rp 27.000
Solasi kertas Rp 50.000
Jumlah Rp 1.073.000

Gaji karyawan
Pengrajin Rp 950.000
Kasir Rp 870.000
Pelayan konsumen Rp 870.000
Security Rp 850.000
Total Rp 3.540.000

Biaya-biaya lainnya
Biaya promosi Rp 250.000
Biaya listrik dan air Rp 100.00
Biaya tak terduga Rp 150.000
Dekorasi Rp 250.000
Total Rp 850.000
Biaya yang dikeluarkan dalam jangka waktu 1 bulan Rp 5.463.000
Dalam jangka 12 bulan Rp 65.556.000

Pendapatan yang dihasilkan/ bulan
Kerajinan berukuran sedang dengan harga (per unit):
Rp 10.000 x 5 buah/ hari = Rp 50.000
Rp 50.000 x 1 bulan = Rp 1.500.000
Rp 15.000 x 3 buah/ hari = Rp 45.000
Rp 45.000 x 1 bulan = Rp 1.350.000

Kerajinan berukuran sedang dengan harga per unit:
Rp 20.000 x 3 buah/ hari = Rp 60.000
Rp 60.000 x 1 bulan = Rp 1.800.000
Rp 50.000 x 3 buah/ hari = Rp 150.000
Rp 150.000 x 1 bulan = Rp 4.500.000

Kerajinan berukuran besar dengan harga per unit:
Rp 55.000 x 2 buah/ hari = Rp 110.000
Rp 110.000 x 1 bulan = Rp 3.300.000
Rp 200.000 x 4 dalam waktu 1 bln = Rp 800.000
Jumlah pendapatan kotor per bulan Rp 8.750.000
Keuntungan yang dihasilkan selama 1 bulan
Rp 8.750.000 – Rp 5.463.000 = Rp 3.287.000
Maka keuntungan dalam waktu 12 bulan ± Rp 39.444.000

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *