Business Plan Icak Butique

BISNISPLAN

“BUTIK”

Tugas ini disusun guna untuk memenuhi Nilai UAS Mata Kuliah Kewirausahaan

Dosen Pengampu : M. Nasrudin, M.H

Disusun oleh:

RISKA TRIAMALIA

NPM. 141272310

 

Kelas B Prodi S1 Perbankan Syariah

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI

(STAIN) JURAI SIWO METRO

2016

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah dengan baik dan lancar. Makalah ini disusun untuk membantu mengembangkan kemampuan pemahaman penulis terhadap Konsep Dasar Manajemen Pemasaran

Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada M. Nasrudin, M.H selaku Dosen pembimbing mata kuliah Manajemen Pemasaran yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk berkarya menyusun makalah ini. Tidak lupa penulis sampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan berupa konsep dan pemikiran dalam penyusunan makalah ini.

Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Saran, kritik dan masukan sangat penulis harapkan dari seluruh pihak dalam proses membangun mutu makalah ini.

 

Metro, Oktober 2016

Penulis

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Rasional Kegiatan

 

Nama perusahaan        : ICHA BUTIQUE

Kompetensi utama      : Pemilik diharapkan memiliki pengetahuan dan pemahaman yang diperlukan, terkait dengan aspek pasar, aspek lokasi dan tata letak fasilitas, aspek legalitas, serta aspek keuangan yang terkait dengan bisnis yang dijalankannya.

Perusahaan yang saya dirikan bergerak dibidang Fashion yang didalamnya menjual berbagai macam pakaian wanita serta aksesoris yang dipakai wanita. Saya ingin mengembangkan sebuah bisnis dibidang Fashion karena menurut saya di zaman sekarang yang semakin mengedepankan penampilan. Karena, penampilan merupakan salah satu kunci penting yang harus diperhatikan bagi setiap manusia. Hampir semua orang yang dilihat pertama kali oleh orang lain dari segi visual termasuk cara berpenampilan seseorang. Maka dari itu saya ingin mengembangkan bisnis saya di bidang fashion karena Fashion menjadi salah satu jawaban bagi manusia untuk merefleksikan kepribadian mereka.

  1. Visi dan Misi Usaha
  2. VISI:
  • Menjadi toko pakaian yang bisa dipercaya sampai kapan pun yang dapat mengungguli persaingan pasar.
  • Bisa menjadi toko pakaian yang terus berdiri.

 

  1. MISI:
  • Memberikan layanan yang terbaik bagi para COSTUMER.
  • Menjadi suatu acuan bagi masyarakat untuk berkreasi.
  • Memberikan produk yang berkualitas bagi para COSTUMER.
  • Meningkatkan NILAI-NILAI INVESTASI.
  • Menjadi acuan bagi para pesaing lainnya.

 

  1. Tujuan Perusahaan
  2. Menyalurkan hobi si pemilik usaha yaitu suka berbelanja pakaian.
  3. Menjual hobi itu kepada konsumen dari pada menghambur – hamburkan uang lebih baik dijadikan usaha yang nantinya mendapatkan banyak manfaat dan keuntungan.
  4. Ingin menjadi pengusaha yang sukses
  5. Mendapatkan keuntungan yang besar
  6. Membuka lapangan usaha bagi orang lain

 

  1. Segmentasi Pasar

Icak Butique membidik pasar kelas menengah kebawah dan Mahasiswa serta Masyarakat sekitar Kampus 15a kampus, dengan pemberian harga yang terjangkau. Pada prisipnya saya akan membuka usaha ini dengan susasana kekeluargaan dan pelayanana yang baik, sehingga membuat masyarakat merasa puas dan layanan saya dan senantiasa kembali ke tempat saya.

  1. Strategi Pemasaran
  2. Dengan memakai sendiri produk yang dijual, dengan begitu orang bisa melihat langsung dan tertarik untuk membelinya.
  3. Membuat blog yang bisa diakses oleh semua orang dimanapun berada agar calon konsumen bisa melihat contoh produk yang ditawarkan.
  4. Promosi dari mulut ke mulut.
  5. Rajin mengikuti pameran.
  6. Memberika diskon kepada pembeli yang membeli dengan jumlah banyak.

 

BAB II

RANCANGAN PEMASARAN

  1. Persepektif Masa Depan Usaha

Dengan tetap menjaga mutu dan kualitas, saya yakin bahwa perusahaan saya kedepannya kan menjadi slah satu perusahaan besar yang terkemuka. Melihat kondisi pasaran yang saat ini semakin pesat dengan munculnya pesaing-pesaing yang semakin maju, membuat saya semakin tertantang untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan kuantitas baik dalam bekerja maupun pelayanan serta produk yang saya berikan kepada pelanggan.

Apabila kedepannya perusahaan saya sudah mendapat konsumen dengan jumlah yang banyak, untuk lebih meningkatkan hasil produksi dan juga pemasaran, saya akan membuka anak perusahaan di daerah lain yang mempunyai persepektif baik dari segi lingkungan maupun kondisi masyarakat sekitar.

  1. Gambaran Tentang Masa Kini

Yang menjadi fokus untuk berkembangnya usaha saya ini yaitu semakin maraknya pesaing-pesaing yang membuka usaha yang hampir sama dengan kualitas produk yang erdapat di perusahaan saya. Tapi hal itu tetap membuat saya optimis akan usaha yang saya dirikan karena menginat minat masyarakat lebih mengedepankan fashion di jaman sekarang.

  1. Analisis Persaingan

Persaingan dalam dunia bisnis tak dapat di elakkan. Seorang wirausaha akan maju apabila ia mau berusaha untuk bersaing, bekerja keras agar usaha yang digeluti menjadi terbaik diantara sekian bnayak para wirausaha.

Begitupun saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat bersaing. Guna menunjang hasil persaingan yang baik, saya kan selektif dalam bekerja yang meliputi proses produksi dan pemasaran barang. Dengan keselektifan tersebut saya yakin perusahaan lain akan menganggap perusahaan saya sebagai saingan berat.

 

  1. Bentuk Usaha

Bentuk usaha yang saya jalankan yaitu usaha Perseorang dan Usaha Dagang. Saya memilih Usaha Dagang dan Usaha Perseorangan karena bagi saya usaha dagang adalah bentuk usaha yang membeli dan dapat dijual kembali dengan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi lagi. Dan kenapa saya memilih usaha perseorangan yaitu karena bagi saya dengan membuat usaha perseorangan tidak dibutuhkan izin dan tata cara tertentu, semua bebas tenpa ada batasan untuk mendirikan usaha tersebut.

 

  1. Analisis SWOT
  2. Kekuatan
  • Manajemen yang baik
  • Inovasi produk yang sesuai dengan trend
  • Menjual produk yang berkualiatas
  1. Kelemahan
  • Persaingan pasar yang telah memiliki image
  • Berubahnya kondisi perekonomian
  • Membutuhkan modal yang besar
  1. Peluang
  • Lokasi usaha yang strategis
  • Daya beli masyarakat yang cenderung konsumtif
  1. Ancaman
  • Perubahan selera masyarakat
  • Munculnya butik – butik baru yang sejenis yang berusaha menyaingi perusahaan saya, dengan style – style terbaru

 

BAB III

PRODUK DAN JASA

  1. LATAR BELAKANG

Saat ini persaingan di dunia kerja semakin berat dan pengangguran semakin banyak. Pengangguran tidak hanya berasal dari masyarakat yang tidak mempunyai keahlian dalam bidang tertentu tetapi juga dari para keryawan-karyawan yang dipensiunkan oleh perusahaan, baik perusahaan besar maupun kecil. Dalam hal ini harus ada kesadaran dari seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mengatasi pengangguran. Sementara itu yang harus menjalankannya adalah masyarakat itu sendiri.

Persaingan bisnis di dunia Fashion menjadi sangat ketat dengan semakin banyaknya merek-merek Fashion yang bermunculan baik dari dalam maupun luar negeri, memaksa para desainer untuk lebih memilik ide-ide kreatif dalam penciptaan model-model terbaru yang menarik.

Perubahan yang terjadi dalam dunia Fashion sekarang yaitu semakin meningkat karena dapat dilihat dari perkembangan jaman sekarang yang lebih mengedepankan Fashion. Dengan terciptanya tempat usaha yang bergerak dibidang Fashion dengan lokasi yang strategis, maka saya yakin usaha ini akan maju dan berkembang. Kerena, Fashion sekarang ini bukan hanya untuk pemenuhan kebutuhan dasar mereka saja, melainkan telah berkembang menjadi pemenuhan gaya hidup atau lifestyle.

Tentunya hal yang harus saya kembangkan untuk mendapatkan keuntungan yaitu dengan cara menjual produk-produk yang berkualitas dan tidak benyak terdapat dipasar.

  1. KONSEP BISNIS

Konsep adalah hal utama dalam usaha ini. tanpa adanya konsep, usaha yang dijalankan akan kehilangan fokus dan arah, kehilangan persistensi dalam menjaga kualitas, dan kehilangan ciri khas yang membuat usaha dapat bersaing dengan kompetitor. Sebuah usaha kuliner yang didasari oleh konsep bisnis yang jelas biasanya akan lebih bisa bertahan dibandingkan yang hanya sekedar buka usaha dan fokus pada mencari keuntungan dan pembeli saja. Berikut ini adalah konsep yang saya buat untuk perusahaan saya:

  1. Selera, sesuaikan citarasa makanan dengan target pasar yang dituju. Lanjutkan survei pasar untuk mengetahui keinginan konsumen.
  2. Gaya Hidup, mkanan sekarang bukan hanya sebagai pemuas rasa lapar. Akan tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup.
  3. Daya Beli, dalam hal ini perusahaan saya harus memperhatikan sumber bahan baku, alur produksi, harga produksi, peralatan, keunggulan produk sampai kemasannya, karena kalau bahan bakunya sulit didapat maka akan mengganggu proses produksi.
  4. Rencana Pemasaran, sebelum memutuskan bisnis ini saya menganalisis pasar dann gaya pemasaran terlebih dahulu. Dengan cara melakukan diskon untuk pertama kali saat usaha dibuka sebagai promosi terhadap konsumen.
  5. Lokasi, lokasi menentukan tingkat persaingan , tempat usaha kuliner yang terletak di tempat strategis, seperti area perkantoran akan semakin membuat banyak orang yang melihatnya.
  6. Higeinis, tempat usaha ini harus bersih, setiap tamu yang pergi meja dan kursi secepatnya harus dibersihkan. Alat makan seperti piring dan sendok juga diperhatikan kebersihannya. Bagaimanapun juga suasana tempat yang nyaman akan menambah selera mkan para pelanggan.
  7. Kotak saran, di dalam kafe ini menyediakan kotak dan saran untuk mengetahui feedback dari pelanggan.

Icakbutique ini adalah butik baru yang lebih mengutamakan baju-baju wanita dengan desain yang menjadi trend saat ini yang tentunya tidak kalah dari produk yang dikeluarkan oleh luar negeri yang sering di ikuti oleh masyarakat inidonesia.

Butik ini rencananya akan dikembangkan di kota-kota lainnya seperti Bandar Lampung dan sekitarnya. Konsep yang dipakai pada Icakbutique ini berbeda dengan konsep yang terdapat pada butik-butik lainnya. Icakbutique ini adalah butik baru yang didasarkan kepada model-model baju, celana, dan aksesoris wanita lainnya yang tidak kalah keren dibandingkan dengan produk dari luar negeri. Butik ini lebih menawarkan barang-barang yang sangat jarang ditemui di pasaran.

Lokasi butik ini sangat begitu strategis karena berada di sekitar kampus yang sering banyak mahasiswa lewati. Icakbutique ini rencananya akan di dirikan di Jl. Khihajar Dewantara 15a Kampus. Metode pemasaran yang menarik yaitu icakbutique akan menawarkan brosur dengan memberikan aksesoris yang dijual secara gratis sebagai promosi agar mereka ingin mencoba mendatangi butik ini dan melihat barang-barang apa saja yang dijual di Icakbutique ini.

Meskipun barang utama yang ditawarkan adalah pakaian, tetapi Icakbutique menawarkan barang-barang lain yang bisa dipakai oleh remja wanita sehari-hari. Icakbutique menawarkan model pakaian yang tidak banyak dipasaran dan begitu unik tetapi mahal dan keren. Butik ini menawarkan berbagai macam aksesoris seperti kalung dan gelang. Icakbutique ini mempunyai beberapa Produk utama yang ditawarkan dibandingkan dengan butik lainnya. Butik ini memiliki kulitas bahan yang bagus dan jahitan yang sangat rapi serta nyaman bila dipakai.

Manejemen yang terdapat pada butik ini adalah menekankan pada peluang membuka usaha butik di daerah Kampus, karena mengingat bahwa terdapat banyak pelajar dan mahasiswa yang terdapat disekitar kampus yang menjadi sasaran dari usaha butik ini. karena mengingat fashion uga merupakan gaya hidup bagi masyarakat jaman sekarang.

  1. HARGA

Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan harga:

  • Pelanggan, saya memastikan bahwa harga yang saya jual akan dapat diterima oleh pelanggan.
  • Pesaing, pastikan bahwa harga jual produk icakbutique dapat bersaing dengan harga jual produk pesaing lainnya.
  • Biaya, pastikan bahwa tidak ada biaya yang tidak tercatat atau terhitung. Jika hal itu terjadi akan menyebakan harga yang tidak tepat sehingga akan berpengaruh terhadap tingkat keuntungan atau menyebakan kerugian.

Harga yang ditawarkan oleh Icakbutique tidak terlalu jauh berbeda denganbutik-butik lainnya yang cukup terjangkau dikalangan anak muda.

Berikut daftar harga kisaran :

  1. Baju kaos Rp. 50.0000 – Rp. 100.000
  2. Mini Dress Rp. 70.0000 – Rp. 120.000
  3. CelanaPanjang Rp. 100.000- Rp. 150.000
  4. Celana Pendek Rp. 75.0000 – Rp. 100.000
  5. Aksesoris (kalung dan gelang) Rp. 20.0000 – Rp. 50.0000
  6. JASA PELAYANAN

Saya sangat mengerti kebutuhan para konsumen, maka dari itu saya tidak hanya menjual produk saya melalui toko, tetapi saya juga menjualnya melalui sosial media sehingga apabila konsumen yang berlokasi jauh bisa order melalui online. Sehingga memudahkan bagi para konsumen untuk membeli produk Icakbutique.

BAB IV

RANCANGAN PEMASARAN

 

Pemasaran adalah usaha untuk mencari, menemukan dan mempertahankan konsumen. Strategi pemasaran yang utama dalah mencari kepuasan konsumen. Bagian produksi dan pemasaran harus seimbang, karena apabila pemasaran tidak berjalan dengan baik akan terjadi penumpukan hasil produksi. Hal ini dapat menyebabkan kerugian.

  • Pelaksanaan Distribusi

Perusahaan saya tidak memerlukan pendistribusian khusus karena kebanyakan dari para konsumen biasanya datang langsung ke tempat (toko) sehingga saya tidak banyak mengeluarkan tenaga dan biaya untuk pendistribusian, akan tetapi apabila konsumen menginginkan pengiriman barang dengan jasa pendistribusian, maka saya siap menyediakan jasa pendistribusian.

 

  • Strategi Promosi

Strategi yang akan saya jalankan pada perusahaan saya adalah

  • Membuat pamphelet – pamphlet berisi produk – produk baru yang akan ditempel tiap bulannya.
  • Melakukan iklan di dunia internet baik melalui situs jejaring sosial maupun forum.
  • Membuat catalog – cotalog mengenai fashion yang sedang update di butik.

Pelaku Konsumen ke kafe :

  1. Salah satu periaku konsumen di Indonesia khususnya anak muda sekarang adalah berbelanja mengikuti perkembangan model masa kini. Tempat berbelanja umumnya adalal di Mall, Distro, dan kafe. Perilaku konsumtif masyarakat indonesia merupakan salah satu ciri masyarakat Indonesia yang mudah menerima produk baru yang dikeluarkan.
  2. Berbelanja sudah merupakan kebiasaan dari anak muda baik di daerah perkotaan maupun daerah pedesaan. Salah satu kebiasaan anak muda untuk mengikuti perkembangan jaman dengan membeli barang bermerk atau membeli pakaian yang jadi trens saat ini.
  3. Perilaku konsumen yang demikian menjadi sebuah peluang yang sangat baik bagi “Icakbutique” kerena dilihat dari perilaku konsumtif masyarakat jaman sekarang.

Berdasarkan studi Lowe dan majalah SWA (tahun 2005) segmentasi pasar Indonesia dibagi menjadi 8 segmen, yaitu:

  1. Segmen #1: Pasrah/introvert Wall Flower (8,1%)

Ciri-ciri : Wanita, usia matang berpendidikan rendah dan tinggal didaerah. Umumnya tidak punya banyak keinginan dan tidak terlalu optimis terhadap masa depan.

  1. Segmen #2: Gaul Glam/ The Networking Pleasure Seeker (11%)

Ciri-ciri : Wanita, usia matang yang sangat terbuka, suka bergaul dan penuh gairah, tinggal di daerah perkotaan dengan tingkat social ekonomi A+. mereka sangat materialistis dan memiliki harta/benda adalah puncak kebahagiaan hidup. Sisi menarik segmen ini adalah mereka percaya bahawa pertemanan merupakan investasi. Dimata mereka, pengakuan diri itu ada jikamereka bisa diterima oleh lingkungan pergaulannya.

  1. Segmen #3: Orang Alim/ Confident establish (5,2%)

Ciri-ciri : Pria, usia matang berpendidikan tinggi, di daerah perkotaan. Maka sangat percaya diri dan berkarakter kuat, menyukai kedamaian dalam kehidupan sosilnya, sangat normative adan suka menolong.

  1. Segmen #4: Ibu-ibu PKK/ The Optimistic family

Cirri-ciri; wanita, usia matang dari daerah rural denagn status sosil-ekonomi rendah, hidup dengan bersahaja, realistis, kekeluargaan dan normative. Mereka menyukai masak sebagi hobi, tidak sekedar kewajiban. Hidup diabdikan untuk keluarga, tidak materialistis. Keluarga adalah segalnnya.

  1. Segmen #5: Anak Nongkrong/ The change expect Lad (10,5%)

Ciri-ciri: Usia muda, laki-laki, tinggal didaerah urban, status sosil-ekoenominya menengah kebawah. Karakter mereka: hidup berorientasi pada teman-temannya (kelompoknya). Konsep yang dianut: All is one is all.

  1. Segmen #6 Lembut Hati/ Cheerful humanist (12,1%)\

Ciri-ciri: Wanita muda,dari daerah pedesaan dengan tingkat sosial ekonomi rendah, cenderung tidak suka menjadi pusat perhatian, walaupun diterima dilingkungannya. Menyukai lingkungan damai penuh harmoni, sangat menaruh perhatian dan berempati kepada lingkungandan orang-oarang disekitarnnya. Tidak mementingkan materi dan slalu ingin dibutuhkan lingkuangn serta menyenangi kebersamaan.

  1. Segmen #7 Main untuk Menang/ The Savvy Conquer (16%)

Ciri-ciri: Pria matang berpendidikan, di daerah perkotaan ini sangat menikmati hidup lugas, slalu berusaha mencapai kejayaan. Sangat menyukai kompetisi dan cenderung dominan dalam pergaulan. Senang fashion, menikmati cuisine dan gemar melihat iklan. Keinginan dasar mereka adalah dimanja materi dan barang-barang yang dipunyai, suka di sanjung dan dipuja, serta supel dan penuh energi.

  1. Segmen #8: Bintang Panggung/ The Spontaneous Fun Loving (13,6)Ciri-ciri: Wanita dari daerah perkotaan dengan status social ekonomi tinggi, senang menjadi pusat perhatian, suak bergaul, suka pamer, dan menyenangi aktivitas di luar rumah, seperti pesta dan kumpul-kumpul. Mereka menyukai hal-hal baru yang sedang menjadi tren, serta fashion dan gadget, serta sangat menikmati hidup, sanjunagan dan pujaan adalah bukti pengakuan diri, serta kelompok menjadi alat mencapai kepopuleran.
  2. Berdasarkan hasil Surve di atas maka potensi segmen yang bisa dijadikan sasaran “Distro New Style” adalah segmen The Networking Pleasure Seeker dengan jumlah 11%, The change expect Lad dengan jumlah 10,5% dan The Savvy Conquer dengan jumlah 16%.
  1. Konsep Promosi

Salah satu penentu keberhasilan bisnis makanan ialah sterategi efektif untuk mempromosikan produk makanan yang dijual. Konsep yang saya pakai untuk usaha saya yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Menjaga kualitas produk
  2. Memanfaatkan peristiwa yang mengundang keramaian (seperti ivent-ivent atau bazar)
  3. Menyebarkan brosur ke berbagai tempat
  4. Buat peta lokasi penjualan di brosur tersebut
  5. Bergabung dalam komunitas
  6. Buat program diskon di waktu yang spesial
  7. Promosi di berbagai sosial media

    2. Informasi tentang bisnis yang dihasilkan

Rencana usaha ini adalah salah satu bentuk usaha yang gampang beradaptasi dilokasi dan waktu apapun,karena dari segi produknya tidak mungkin kadaluarsa. Selanjutnya jika usaha ini sukses dalam waktu 1 bulan, maka akan diusahakan terus supaya keuntungan tetap seimbang bahkan bisa lebih besar, dengan cara menggunakan beberapa strategi yang sudah dijelaskan diatas tadi, serta meneliti trik pemasaran maka kan mempermudah mempromosikan perusahaan ini.

  3. Produk yang ditawarkan

Produk yang ditawarkan dalam usaha Icakbutique ini adalah

  1. Model Pakaian

Icakbutique menawarkan model pakaian yang sedang trend serta fashionable dan tetap keren bila dipakai.

  1. Aksesoris

Terdapat macam-macam aksesoris di icakbutique ini yaitu seperti kalung dan gelang yang tentunya sangat berkualitas sehingga rang yang memakainya lebih percaya diri.

    4. Persaingan barang dan Pemasaran

Dalam menjalankan bisnis adanya persaingan pasar memang bukan hal baru. Baik usaha yang memeng memiliki peluang pasar cukup bagus, ataupun peluang usaha yang tidak terlalu bagus. Oleh karena itu, maraknya pertumbuhan usaha yang terjadi saat ini, ternyata berhasil menciptakan persaingan pasar yang semakin ketat. Banyak cara yang dilakukan agar usaha tidak kalah bersaing dengan usaha lainnya, sehinnga masih bertahan bahkan berkembang ditengan persaingan pasar yang semakin ramai.

Untuk mengetahui bagaimana cara menghadapi persaingan pasar, maka Icakbutique mempunyai tips yang dapat digunakan untuk memenangkan pasar yaitu sebagai berikut :

  • Mengamati pasar dan mengenali pesaing lain. Dalam menghadapi persaingan, terlebih dahulu lihat potensi pasar yang ada. Serta mencari tau siapa pesaing yang kompeten saat ini, sehingga tidak akan salah langkah dalam menentukan strategi. Dengan mengetahui siapa pesaing.
  • Menciptakan produk yang berbeda. Dengan menciptakan produk yang unik dan belum da dipasaran, maka produk memiliki nilai lebih dimata konsumen. Produk yang unik dan berbeda, memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Sehinnga mereka lebih mengenali produk tersebut dan memilih produk itu dibandingkan dengan produk lainnya yang sudah ada dipasaran.
  • Menonjolkan keunggulan produk. Fokuskan untuk lebih menonjolkan produk tersebut, misalnya dengan mempertahankan kualitas produk atau pelayanan prima yang selama ini ditawarkan kepada konsumen. Sehingga loyalitas konsumen terhadap produk itu akan semakin meningkat
  • Pelajari kelebihan dan kelemahan pesaing. Dengan cara ini bisa mengatahui kelebihan apa yang dimiliki pesaing, dan memeanfaatkan kelemahan pesaing sebagai peluang untuk memenangkan persaingan pasar. Ciptakan prooduk yang tidak diciptakan pesaing lain, atau berikan pelayanan yang tidak disediakan oleh pesaing. Sebab dengan menawrkan apa yang tidak dimiliki pesaing maka peluangnya semakin terbuka.
  • Menawrkan harga yang bersaing, bukan berarti kafe ini harus menurunkan harga dan memperbesar kerugian usaha. Sterategi ini bisa dilakukan dengan cara, memberi bonus untuk pembelian tertetu. Misalnya bila pesaing menjual produk dengan harga yang lebih murah, maka untuk menghadapinya yaitu bisa dengan menawarkan bonus “beli 3 gratis 1”. Jadi produk masih bisa bersaing, tanpa harus menrunkan harga secra drastis.
  • Membuat event untuk mempromosikan produk.

5. Layanan Pelanggan

Untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para konsumen, Icakbutique akan meyelenggarakan pemasaran internal melalui rekrutmen, pelatihan dan motivasi para karyawan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada karyawan mengenai peranan mereka pada kepuasan konsumen. Hal menjadi poin penting bagi Icakbutique dibandingkan para pesaingnya.

Selain itu, karyawan juga sebagai promosi yang mengenalkan Icakbutique kepada masyarakat umum. Karyawan menggunakan seragam yang dibuat oleh Icakbutique sediri dengan kesan yang trendi namun tetap menjaga kesopanan. Merupakan salah satu ajang promosi yang efektif.

6. Desian Gerai

Icakbutique akan dirancang dengan konsep interior yang trendy dengan menggunkan warna-warna soft sehingga produk yang titwarkan bisa lebih terlihat jelas. Suasana yang dimunculkan adalah simple, modern, bersih, dan keren.

 

BAB V

RANCANGAN OPRASIONAL

 

  1. Ruang Lingkup Usaha

Perusahaan Icakbutique terletak di Jl. Khihajar Dewantara 15a Kampus Metro, butik ini sudah memenuhi persyaratan berdiri karena dilihat dari lokasinya sudah strategis untuk mendapatkan pelanggan.

  1. Lokasi dan Pilihan Wilayah
  2. Lokasi yang dipilih merupakan tempat yang strategis yaitu dikawasan kampus, karena lokasinya sering dilewati oleh kalangan pelajar dan mahasiswa sekitar kampus.
  3. Ruangan / Tempat yang Dibutuhkan Ruangan / tempat yang dibutuhkan pada awalnya cukup luas yaitu sekitar 50x60m2.
  4. Kesan / Counter Slyle, Kesan yang saya bangun dalam Icakbutique yaitu agar pelanggan puas dalam berbelanja dan dapat datang kembali karena pelayanan dan produk yang sangat memuaskan.

  2. Personil

  • Nama dan Alamat Usaha

Nama Usaha                            : ICAK BUTIQUE

Alamat lengkap dan kode pos : Jl. Khihajar Dewantara 15a Kampus

Telephone                                : 0856 7620051

Fax                                          : 021- 2323567

E-Mail                                     : butiqueica@gmail.com

  • Nama dan Alamat Pemilik

Nama Pemilik                          : Riska triamalia

Alamat Pemilik                        : Donomulyo kecamatan bumi agung kabupaten lampung timur

No. TelP:                                 : 0856-7620-051

  • Personalia dan Perlengkan Kantor

Pemilik                                  : Riska triamalia

Penanggung Jawab                  : Nurul Rahma Hidayati

Seketaris                                  : Retno Eka Yunita

Bendahara                               : Vallentine Manly

3. Bahan – Bahan

Untuk sumber bahan baku terkadang saya mendesain sendiri baju dan aksesoris yang akan saya jual nantinya, sebagian lagi saya mengambila dari distributor pakaian atau prusahaan yang sudah terjamin kualitas produksinya.

Bahan-bahan yang diperlukan yaitu:

  1. Benang
  2. Kain
  3. Pernak-pernik
  4. Dan mesin jahit

4. Status Kepemilikan Usaha

Badan usaha adalah kesatuan yudiris ekonomis yang bertujuan untuk mencari keuntungan dari hasil investasi usaha tersebut. Adapun status kepemilikan “Icakbutique” ini adalah perseorangan yang dikelola oleh pemilik butik.

 

BAB VI

RANCANGAN KEUANGAN

 

  1. Proyeksi Keuangan
  2. Modal

Ringkasan Modal adalah sebagai berikut:

  • Biaya sewa Toko                              Rp 15.000.000,00
  • Biaya interior dan perlengkapan Rp 10.000.000,00
  • Biaya Komputer                              Rp 7.000.000,00
  • Biaya Promosi                                 Rp 1.000.000,00
  • Biaya Produksi Awal                      Rp   2.000.000,00
  • Bahan-bahan                                  Rp. 4.000.000,00
  • Biaya Lin-lain                                 Rp   5. 000.000,00+
  • Jumlah                                             Rp 44.000.000,00
  • Biaya Bulan Pertama
  • Brosur berkala                               Rp       100.000,00
  • Biaya Listrik                                   Rp       500.000,00
  • Biaya gaji karyawan                      Rp   500.000,00+

Jumlah                                                       Rp   3.100.000,00

Total biaya investasi keseluruhan :

Rp 44.000.000,00 + Rp 3.100.000,00 = Rp 47.100.000,00

  1. Penjualan

Asumsi penjualan tahap awal adalah rata-rata 50 orang setiap hari berkunjung untuk 6 bulan pertama.

Perkiraan Penjualan normal 1 bulan:

  • Baju                                                                 Rp. 3.000.000,00
  • Aksesoris                                                        Rp. 500.000,00
  • Celana                                                             Rp. 2.500.000,00 +

Jadi pendapatan pertama                                    Rp. 7.000.000,00

Pengeluaran per bulan                                          Rp. 3.100.000,00 _

Jumlah keuntungan per bulan                             Rp.3.900.000,00

 

BAB VII

RINGKASAN EKSEKUTIF

 

“Icakbutique” adalah konsep butik yang menjual pakaian dengan produk yang berkualitas. butik ini menawarkan penjualan pakaian secara langsung ke toko maupun online. butik ini di buat berbeda dengan kafe lain yang sudah ada. “Icakbutique” menawarkan pelanggan dengan pelayanan yang sangat ramah terhadap para pelanggannya.

“Icakbutique” yang pertama akan didirikan di Jl. Khihajar Dewantara 15a Kampus. Peluang pembangunan “Icakbutique” di daerah Metro masih terbuka lebar karena bagi masyarakat fashion menjadi sangat penting bagi kehidupan jaman sekarang.

Elemen-elemen utama yang di tawarkan antara “Icakbutique” dengan butik yang lain pada umumnya:

  1. Memiliki produk yang berkualitas.
  2. Terdapat inovasi setiap produknya.
  3. Metode pemasaran yang unik.
  4. Lokasi butik yang strategis.
  5. Memberikan pelayanan yang prima terhadap konsumen.

Target jangka panjang adalah dapat membuka kafe penjualan di seluruh wilayah di Lampung.

 

BAB VIII

PENUTUP

 

  1. Kesimpulan

Bisnis kuliner merupakan jenis bisnis yang fleksibel dari segi odal, dimana modal yang dibutuhkan mengikuti jenis makanan apa yang akan kita jual. Ini membuktikan bahwa usaha kuliner sangat menjanjikan untuk saat ini dan kedepannya. Terlebih lagi jika pelayanan karyawan kafe tersebut ditingkatkan maka akan semakin banyak pelanggan yang merasa nyaman datang ke kafe tersebut.

 

  1. Saran

Dari bisnis plan ini diharapkan usaha ini dapat berjalan lancar, swsuai yang diharapkan dan banyak diminati konsumen. Saran dari saya yaitu dalam berbisnis apapun kita harus mempunyai kreatifitas yang tinggi, sehinnga para konsumen tidak jenuh untuk memakan atau datang ketempat usaha tersebut. Dan yang paling penting adalah memperhatikan lokasi yang akan dibuat tempat usaha, sebaiknya lokasi berbisnis harus strategis sehingga banyak konsumen yang berdatangan, dan harus mengingat bahwa pembeli adalah raja sehingga harus ramah pada setiap konsumen atau pembeli.

 

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *