Business Plan Rumah Makan

Business Plan untuk Pemula

Nama perusahaan          :    Rumah Makan Mbah Sum

Kompetensi utama        : Untuk memudahkan konsumen mencari tempat makan yang                                                                                                                                                                                                                          nyaman dan sesuai keinginan.

 

 

Rancangan bisnis memuat beberapa teks yang bersifat naratif dan beberapa lembar neraca keuangan. Yang bersifat naratif adalah konten utama. Ada sekira 150 pertanyaan yang dibagi ke dalam beberapa bagian. Bebas dimulai pada bagian mana saja. Adapun ringkasan eksekutif dikerjakan paling akhir. Lewati pertanyaan yang tidak relevan dengan bisnis Anda. Setelah selesai, Anda bisa menuliskan kembali dalam esai singkat dan cantumkan di bagian ringkasan eksekutif.

Rancangan bisnis tidak memiliki produk akhir yang bisa dijual, tetapi rancangan bisnis akan memberikan panduan cara berpikir dan mengkaji bisnis secara sistematis. Perancangan membantu Anda untuk memikirkan hal-hal penting dalam fondasi bisnis secara mendalam dan sistematis sekaligus kritis. Kerjakan semaksimal mungkin dan jangan khawatirkan jika ada kesalahan, karena toh nantinya akan menemukan jalan yang paling efektif.

Rancangan bisnis ini bersifat sangat umum yang dibuat semaksimal mungkin untuk bisa diterapkan di berbagai jenis bisnis. Sebab itu, Anda perlu memodifikasi rancangan bisnis ini sesuai lingkungan bisnis yang Anda jalankan. Memang butuh waktu untuk membuat rancangan yang baik, tapi hal ini akan membantu Anda dalam menjalankan bisnis nantinya. Oya, jangan lupa untuk lebih serius dalam kalkulasi keuangan. Karena salah satu nyawa bisnis Anda ada di situ.

 

Business Plan Pemilik

Nama Usaha                             : Rumah Makan Mbah Sum, Spesial olahan ikan

Telephone                                 : 085786279843

Fax                                           :

E-Mail                                      :fitriasulistiafifa@gmail.com

I.                  Daftar Isi

 

  1. Daftar Isi 3
  2. Ringkasan Eksekutif 4

III.       Deskripsi Perusahaan secara Umum… 5

  1. Produk dan Jasa. 6
  2. Rancangan Pemasaran. 7
  3. Rancangan Operasional 14

VII.      Manajemen dan Organisasi 18

VIII.     Deklarasi Finansial Personal 19

  1. Biaya dan Kapitalisasi Perusahaan Rintisan. 20
  2. Rancangan Keuangan. 21
  3. Lampiran. 24

 

 

II.              Ringkasan Eksekutif

 

Disini saya berniat untuk membuka usaha rumah makan, yakni Rumah Makan Mbah Sum. Awal saya berfikiran untuk membuka usaha ini, berawal dari travel kuliner yang saya lakukan di beberapa tempat dan daerah. Hasilnya sudah banyak memang rumah makan namun masih menyediakan menu yang umum, jadi terkadang permintaan pelanggan tidak terpenuhi. Kemudian saya berfikiran untuk membuka rumah makan yang menyediakan menu yang spesifik seperti menu olahan ikan, namun saya juga akan melengkapi dengan menu yang lain dan berbagai macam untuk minumannya.

Fondasi yang saya miliki untuk membukan usaha ini, pertama memang tekat yang kuat untuk berwirausaha. Kemudian keluarga saya pun memberikan dukungan kepada saya berupa moral maupun materil. Setelah melakukan pengamatan pasar pun, usaha yang akan saya jalankan memiliki peluang yang baik, karena dari beberapa rumah makan yang ada, belum ada yang sekara konsep dan design sama seperti usaha yang akan saya jalankan. Dari menu yang mereka jual belum ada yang spesifik atau menu utama dengan sati jenis.

Untuk produknya saya memuat berbagai olahan ikan, seperti pepes ikan, pindang, ikan bakar, ikan asam manis. Dan makanan pendampingnya seperti ayam bakar, ayam goreng, nasi goreng, dan berbagai menu minuman. Utuk bahanya seperti ikan patin, tuna, lele, emas, gurame, meranjat, ayam kampong, dan berbagai buah-buahan.

Dari sisi konsumen, disekitar wilayah yang saya dirikan usaha banyak orang yang memang memiliki pekerjaan, kemudan banyak kalangan anak muda dari remaja-dewasa bahkan mahasiswa. Dan kebetulan menurut saya letak usaha saya sangat strategis karena berada di pinggir jalan, mudah dijangkau, dekat dengan pasar, sekitar 200m juga terdapat hotel. Dan banyak sekali orang maupun kendaraanberlalu lalang,karena jalan raya ini merupakan jalan utama.

Pemilik dari rumah makan ini yakni Ibu sumiati, untuk menjalankan usahanya di bantu oleh suami dan 2orang anaknya, yang memang usaha ini merupakan usaha keluarga, jadi saling membantu satu sama lain.

Prediksi saya kedepannya usaha saya bisa berkembang dan bisa menambah cabang di berbagai tempat, karena usaha yang saya geluti dapat memudahkan para konsumen untuk mencari menu makanan yang mereka inginkan, dan beberapa fasilitas yang diberikan pun dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen.

Untuk biaya pendirian usaha ini pun masih kurang jika hanya menggunakan asset dari keluarga saya sendiri, maka dari itu saya melakukan pembiayaan,dengan jenis pembiayan investasi syariah di suatu bank syariah, dalam hal ini bank memberikan pembiayaan untuk pengadaan barang modal. Dan skema pengembaliannya bisa menggunakan ijarah mumtahiya bitamlik, yakni menyewakan barang modal dengan opsi kepemilikan setelah masa sewa berakhir.

 

 

III.          Deskripsi Perusahaan secara Umum

Bisnis yang akan saya kembangkan yaitu saya akan membuka Rumah makan, yakni Rumah Makan Mbah Sum, dimana special menjual berbagai olahan ikan. Dan kedepan saya berharap usaha saya menjadi tujuan utama semua kalangan. Untuk mencapai visi saya, yaitu dengan cara saya akan menjaga kualitas produk yang saya jual, dari ikan, bahan-bahan lain kami memilih yang memang berkualitas dan masih segar. Dari segi cita rasa pun tidak dilupakan. Kemudian kami akan menciptakan pelayanan yang baik untuk memuaskan para konsumen atau pelanggan. Selain akan menjual menu ikan kami juga membuat menu lain untuk orang yang tidak suka menu ikan.

Tujuan saya mendirikan rumah makan ini, karena masih sedikit orang yang membuka rumah makan dengan special menu ikan. Kami akan berusaha untuk memajukan rumah makan ini dengan cara menjaga kualitas produk, cita rasa, dan pelayanan, tak lupa kita menganut prinsip kejujuran. Ingin memberi layanan kuliner yang baik, yaitu dengan menjaga kualitas produk yang kami suguhkan, agar rumah makan ini bisa berkembang dan sukses. Usaha yang saya jalankan memang sudah banyak, namun usaha yang saya jalankan berbeda dengan yang lain. Usaha yang kami lakukan untuk mengikuti perkembangan jangka panjang maupun jangka pendek sekaligus untuk memperoleh keuntungan adalah kami mendesign sedemikian rupa agar para konsumen atau pembeli merasa nyaman ketika berkunjung ke rumah makan kami. Kami mencoba memberi beberapa fasilitas agar para pembeli nyaman, seperti melengkapi dengan wifi, kipas angin,design tempat sesuai kebutuhan pembeli, dengan cara mendesign tempat yang sesuai dengan anak muda, bahkan untuk tempat keluarga.

Faktor yang mempengaruhi usaha kami agar sukses, yaitu menjaga kualitas produk yang kami buat, seperti menjaga cita rasa dari setiap masakan, dan menjaga bahan yang akan kami gunakan. Saya berharap kekuatan kompetitif yang sudah kami lakukan akan memajukan usaha yang kami jalankan dan dapat menarik konsumen. Pengalaman saya untuk membuka usaha ini berawal dari travel kuliner yang saya lakukan, ketika saya berkunjung daerah- daerah dan saya mencoba kuliner yang ada. Dan rata-rata masih rumah makan yang umum, masih sangat sedikit yang menjual dengan special satu jenis. Ininal yang mendorong saya untuk membuka rumah makan dengan special menu olahan ikan. Badan usaha yang kami gunakan adalah badan usaha perseorangan.

Untuk filosofi bisnisnya, yakni ingin member layanan kuliner yang baik, yaitu dengan menjaga kualitas produk yang kami suguhkan, agar rumah makan ini bisa membuka cabang. Usaha yang saya jalankan memang sudah banyak, namun usaha yang saya jalankan berbeda dengan yang lain. Usaha yang kami lakukan untuk mengikuti perkembangan jangka panjang maupun jangka pendek sekaligus untuk memperoleh keuntungan adalah kami mendesign sedemikian rupa agar para konsumen atau pembeli merasa nyaman ketika berkunjung ke rumah makan kami. Kami mencoba memberi beberapa fasilitas agar para pembeli nyaman, seperti melengkapi dengan wifi, kipas angin, tempat yang diinginkan oleh pembeli, dengan cara mendesign tempat yang sesuai dengan anak muda, bahkan untuk tempat keluarga.

Factor yang mempengaruhi usaha kami agar sukses, yaitu menjaga kualitas produk yang kami produksi seperti menjaga cita rasa dari setiap masakan, dan menjaga bahan yang akan kami gunakan. Saya berharap kekuatan kompetitif yang sudah kami lakukan akan memajukan usaha yang kami jalankan dan dapat menarik konsumen. Pengalaman saya untuk membuka usaha ini berawal dari travel kuliner yang saya lakukan, ketika saya berkunjung kesuatu daerah dan saya mencoba kuliner yang ada. Dan rata-rata masih rumah makan yang umum, masih sangat sedikit yang menjual dengan special satu jenis. Ininal yang mendorong saya untuk membuka rumah makan dengan special menu olahan ikan.

 

IV.           Produk dan Jasa

 

Rumusan Masalah

Saya melihat bahwa problem dari masyarakat, ketika ingin mendapat atau ingin makan dengan menu ikan, mereka susah untuk menemukan, walaupun ada biasanya hanya menu ikan tertentu. Jadi saya berfikiran membuka usaha Rumah Makan Mbah Sum special berbagai olahan ikan untuk mengatasi problem tersebut. Agar para konsumen berdatangan kami memberikan pelayanan yang maksimal dan pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan konsumen untuk mencapai kepuasan.

 

Produk atau Jasa sebagai Solusi

Saya berharap rumah makan yang saya dirikan ini bisa menjadi salah satu solusi masyarakat ketika lapar terlebih menginginkan menu olahan ikan. Terkait produk yang kami suguhkan memiliki berbagai jenis olahan ikan, namun juga ada menu makanan lain yang kami buat untuk para konsumen yang tidak menyukai ikan. Dibandingkan produk rumah makan lain, kami menuguhkan produk yang lebih menarik dan berkualitas khususnya dari segi rasanya.

Untuk produknya sendiri kami akan memproduksi berbagai olahan ikan seperti, gurame bakar, gurame asam manis, pindang patin, pepes lele, pepes ikan mas, stik tuna, ayam bakar, ayam goreng, nasi goreng, dan berbagai minuman.

 

 

Factor yang menjadi keunggulan dari usaha saya adalah produk yang kami suguhkan yakni dengan berbagai olahan, tempatnya pun kami lengkapi dengan beberapa fasilitas dan design tempat yang menarik. Dan kelemahan dari usaha saya, mungkin dari penyuguhan menunya sedikit lama khususnya ikan. Dari kualitas produk yang saya jualpun sangat kami jaga kualitasnya, agar para puas dan menjadi pelanggan. Harga yang kami tawarkan sangat bersaing dan ekonomis, ,mulai dari 20.000 sampai 60.000. untuk minumnya mulai dari 8000an.

 

V.               Rancangan Pemasaran

Riset Pasar – Mengapa?

Tak peduli betapa bagus produk/jasa yang dimiliki, ketika akan membuka usaha tidak akan sukses tanpa adanya pemasaran yang efektif. Maka dari itu, saya melakukan riset secara sistematis. Karena sangat berbahaya ketika kita mengira sudah tahu betul apa yang menjadi keinginan pasar. Kita perlu melakukan riset pasar untuk memastikan bahwa saya berada pada jalur yang benar. Hal ini bisa kita lakukan dengan cara menggunakan rancangan bisnis untuk membongkar data dan menggali problem dan pertanyaan-pertanyaan pemasaran. Butuh waktu memang, tapi hasil akhirnya akan memudahkan kita untuk mendapatkan yang terbaik.

Riset Pasar – Bagaimana?

Ada dua jenis riset pasar: primer dan sekunder.

Riset sekunder adalah riset yang menggunakan rujukan berupa data yang sudah dipublikasikan, misalnya profil industri, majalah, data sensus, data BPS, profil demografi, laporan jurnal, atau berita surat kabar. Data semacam ini bisa diperoleh di perpustakaan, asosiasi industri, kamar dagang, vendor di industri, data laporan pemerintah, atau dari publikasi ilmiah baik online ataupun offline.

Riset primer adalah upaya penggalian data secara langsung. Misalnya, berapa banyak orang yang tinggal dan berlalu-lalang di area yang akan menjadi tempat usaha kita. Pada beberapa kasus, kita bisa menggunakan buku telepon untuk memindai siapa saja kompetitor kita. Lebih spesifik, kita bisa melakukan diskusi atau wawancara fokus-terbatas untuk mengetahui apa preferensi konsumen.

Riset pasar profesional memang butuh biaya yang tak sedikit, tetapi ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil riset yang baik dengan biaya minimal. Dalam riset ini, lakukan sespesifik dan sedetil mungkin. Kita bisa memanfaatkan berbagai data, sumber, dan statistik. Rancangan pemasaran kelak akan menjadi basis bagi seluruh proyeksi penjualan.

 

 

 

Ekonomi

Paparkan fakta-fakta penting terkait industri Anda:

Pangsa pasar yang akan kami dapatkan 80% dari 100%, dan untuk saat ini permintaan pasar yang akan dituju yakni 75%. Saya membuka usaha rumah makan ini menyesuaikan tren masa kini seperti, saat ini orang membutuhkan tempat yang nyaman, fasilitas terpenuhi sekaligus bisa menjadi tempat nongkrong kalangan muda. Dan sayapun menerapkan tren tersebut pada usaha rumah makan saya. Potensi pertumbuhan dan peluang bisnis yang saya tekuni sekitar 80%.

Beberapa penghalang di antaranya adalah:

o    Modal yang sangat tinggi

o    Biaya produksi yang sangat tinggi

o    Biaya pemasaran yang sangat tinggi

o    Penerimaan konsumen dan pengenalan brand

o    Pelatihan dan skill

o    Teknologi unik dan paten

o    Asosiasi usaha

o    Biaya pengiriman

o    Tarif penghalang atau kuota

Dari beberapa pilihan diatas yang dapat menjadi penghalang adalah modal yang sangat tinggi, kemudian penerimaan konsumen dan pengenalan brand, menurut saya dua hal ini yang berpengaruh pada usaha yang akan saya jalankan. Untuk melewati halangan tersebut, untuk smodal kami mecari investor, dan pengenalan brand saya kenalkan melalui brosur, menia online, dan dari mulut ke mulut (omongan).berikut beberapa hal di bawah ini akan berpengaruh di usaha kami:

o    Perubahan teknologi

o    Perubahan regulasi pemerintah

o    Perubahan ekonomi

o    Perubahan industri

Untuk menyikapi perubahan dari beberapa hal tersebut, kami akan selalu melakukan inovasi dan saya sudah mempersiapkan jika hal tersebut terjadi, yakni dengan menyesuaikan dan mengkonsep rumah makan ini sesuai dengan kebutuhan konsumen atau pembeli.

 

 

Model Bisnis
  • Model bisnis yang saya lakukan yakni B2C, (Business to Consumers), dimana produsen menjual dan menawarkan produknya kepada konsumen secara langsung.
Produk

Di bagian Produk dan Jasa, Anda mendeskripsikan produk dan jasa dalam perspektif perusahaan. Sekarang, deskripsikan produk atau jasa dalam sudut pandang konsumen.

  • Produk dan jasa yang diberikan dari Rumah Makan Mbah Sum sangat memudahkan untuk para konsumen dalam mencari tujuan tempat makan yang sesuai keinginan, yakni dengan menu special olahan ikan. Dengan adanya menu special ini memudahkan para konsumen pecinta olahan ikan.

Fitur dan Manfaat

Cantumkan daftar produk dan jasa utama yang Anda tawarkan.

Untuk masing-masing produk atau jasa:

  • Deskripsikan fitur yang paling utama. Apa keistimewaan produk Anda?

Produk utama yang kami jual, yakni berbagai olahan ikan mulai dari ikan gurame, lele, patin, tuna, ikan mas dan lain-lain. Untuk menu pendamping yakni nasi goreng special, nasi goreng kambing, dan nasi goreng mawut. Dan minumannya ada air mineral, aneka juz, dan coffee. Keistimewaan dari produk yang kami suguhkan yakni sangat berbeda dari rumah makan lain, khsusnya dari segi rasanya dan menghidangkannya, yang membedakan produk kami dengan yang lain yakni rasa dominan pedas manis. Dari cara menghidangkannya kami ada 2 cara yakni klasik dan modern.

Produk atau olahan yang kami hasilkan sangat terjamin kualitasnya, karena masakan yang kami hasilkan terbuat dari bahan-bahan yang terjaga kualitasnya, kebersihan, dan tingkat kesegaran bahanya.cara memasaknya pun sangat kami perhatikan agar kandungan vitamin yang ada pada bahan yang digunakan masih tetap bisa dirasakan oleh konsumen.

Manfaat mengkonsumsi ikan atau produk yang kami hasilkan, mengandung banyak manfaat, seperti mencegah kolesterol, mencegah terjadinya penyakit jantung, mengurangi resiko stroke, dan ikan juga banyak mengandung asam lemak omega 3, vitamin D dan B2, kalsium dan fosfor.

 

 

Konsumen

Kebetulan lokasi untuk pendirian usaha saya ini sangat strategis karena terletak di pinggir jalan, tepatnya di jalan raya Pekalongan, yang memang sampai larut malam masih banyak kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Untuk sasaran demografinya, kami mendesign tempat kami menjadi 2 segmen atau penempatan, yakni lokasi yang tepat untuk keluarga dan tongkrongan anak muda, mulai dari usia remaja sampai kalangan mahasiswa atau dewasa.

Dari dua penempatan yang saya buat memang yang lebih penting adalah kalangan dewasa sampai yang berkeluarga, karena kebanyakan yang datang ke rumah makan adalah kalangan dewasa sampai yang berkeluarga. Untuk kalangan mahasiswa biasa menginginkan tempat nongkrong yang sesuai kebutuhan mereka. Jadi kami prioritaskan untuk dewasa dan tempat keluarga.

Profil demografi untuk dewasa sampai berkeluarga yakni:

  • Untuk usia kalangan ini dari mulai 20 tahun keatas, dan umum untuk keluarga besar, sedang untuk kalangan muda dari usia 17 tahun dan menyesuaikan.
  • Untuk jenis kelamin laki-laki dan perempuan bisa menempati segmen ini.
  • Lokasi Rumah Makan ini sangat strategis, yakni di Jalan Raya Pekalongan, sebelah pasar Pekalongan
  • Kelas sosial dan wilayah sekitar rata-rata orang yang memiliki usaha dan memiliki pekerjaan tetap, dsn banyak orang yang melintasi jalan tersebut, karena merupakan jalan penghubung, jadi sangat strategis untuk mendirikan usaha ini. Dan banyak juga kalangan usia remaja, dewasa, bahkan mahasiswa.
  • Dari tingkat pendidikan, sekitar wilayah ini banyak orang yang berpendidikan.
Kompetisi

Produk atau perusahaan yang lebih dulu hadir yakni Usaha rumah makan Mas Gendut, beralamatkan di jalan raya pekalongan. Rumah Makan Mbah Sum bersaing dengan yang lainnya dalam segi rasa tempat maupun fasilitas yang diberikan, hal ini bertujuan untuk menarik pembeli agar berdatangan di rumah makan ini, dan kebutuhan mereka terpenuhi.

Rumah Makan Mbah Sum memiliki competitor tak langsung yang perlu diperhitungkan, untuk mengatasinya yakni dengan selalu menjaga kualitas dan pelayanan terbaik. Dan jasa atau pelayanan yang kami berikan memang bersaing, karena hal ini yang dapat mencipakan kepuasan pembeli, dan dapat menarik para konsumen.

Gunakan tabel Analisis Kompetisi di bawah ini untuk membadingkan perusahaan Anda dengan dua kompetitor terbaik. Kolom pertama berisi faktor kompetitif kunci. Tentu saja faktornya berbeda-beda mengacu pada berbagai industri. Boleh saja Anda memodifikasi daftar ini.

Di kolom Perusahaan Saya, cantumkan bagaimana Anda membandingkan kompetisi ini di mata konsumen. Lalu catat, apakah faktor-faktor tersebut akan menjadi kekuatan atau justru menjadi kelemahan bagi Anda. Terkadang tidak mudah menganalisis kelemahan kita sendiri. Cobalah untuk jujur di titik ini. Ada baiknya Anda mengajak pihak ketiga yang netral untuk menilai kita. Ini lebih objektif. Dan karena kita memang tidak akan bisa memuaskan semua orang. Sebaliknya, berusaha memuaskan semua orang justru akan membuat bisnis kita kedodoran karena kehilangan fokus. Maka kita perlu menganalisis poin kekuatan dan kelemahan.

Setelah itu, analisis kompetitor utama. Secara singkat, tuliskan bagaimana perbedaan mereka?

Di kolom terakhir, buatlah estimasi seberapa penting masing-masing faktor tersebut di mata konsumen. 1=sangat tidak penting, 2= tidak penting, 3=netral, 4= penting, 5=sangat penting.

Tabel 1: Analisis Kompetisi

FAKTOR Perusahaan Saya Kekuatan Kelemahan Kompetitor A Kompetitor B Seberapa Penting bagi Konsumen
Produk Rasa enak & plating menarik berkualitas Sedikit lama dalam pemasakannya rasa enak, hanya platingnya original Terlalu original, 5
Harga Bersaing & ekonomis Cukup bersaing Cukup bersaing 4
Kualitas terjamin Tingkat kesegaran bahan Standar Standar 5
Pelayanan Memberi kepuasan &fasilitas Ramah & santun Kurang maksimal ketika sedang ramai pengungjung Ramah Standar 5
Kehandalan Baik & sesuai Memiliki skill Tidak semua karakter karyaawan sesuai posisi Cukup baik Cukup baik 4
Stabilitas Baik Pemenuhan kebutuhan Standar Standar 4
Keahlian Sangat baik Memiliki skill Belum semua karyawan sesuai dg posisi Bak Baik 4
Reputasi Perusahaan Sangat baik kejujuran Standar Baik 5
Lokasi Strategis Di pinggir jalan raya Terdapat beberapa tempat kuliner di sekitarnya Strategis Strategis 4
Penampilan Terkonsep Design menarik Kurang luas lokasinya Baik Biasa 4
Metode Penjualan Promosi& pelayanan yg memuaskan Menyebar Brosur, iklan di medsos Mulut ke mulit & brosur Mulut ke mulut&brosur 5
Iklan Media cetak & media online Banner, Facebook, instagram, blog 4
Pasca-jual Cukup memuaskan Produk berkualitas terjamin Masih sedikit konsumen ketika awal berdiri Standar Baik 4

 

Yang menjadi kelebihandari usaha saya ini, yakni produk yang di hasilkan terjamin kualitasnya dan menarik. Dari segi penyiapan tempatnyapun di design dengan baik dan menarik. Fasilitas yang kami berikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang datang. Jadi selain mendapat kebutuhan tapi juga mendapat kepuasan

Niche/Ceruk Pasar

Posisi usaha yang akan saya dapatkan sangat besar di kalangan masyarakat, karena dari usaha-usaha lebih dulu beroperasi baru usaha saya yang membuka rumah makan dengan menu yang special satu jenis, namun dilengkapi dengan menu pendukung. Berbeda dengan usaha lain yang menyediakan berbagai makanan atau tidak ada spesifik. Keunikan dari usaha saya, yakni rumah makan yang bergaya tempat nongkrong, romant, sampai tempat makan keluarga.

Strategi

Sekarang buatlah strategi pemasaran yang selaras dengan ceruk pasar yang Anda sasar.

  • Stra tegi pemasara kami yaitu dengan memperhatikan 4P, yakni product, price, place, promotion. Product yang kami buat terjamin kualitasnya, selanjtnya Price (harga) yang kami tawarkan sangat bersaing dan ekonomis, Place (tempat) tempat yang sayabgunakan untuk membuka usaha ini sangat strategis karena terletak dimana banyak orang yang berlalu lalang melintasi jalan tersebut. Promotion (promosi, kami lakukan dengan cara membuat iklan di media cetak maupun media online.

Promosi

Agar produk kita dikenal para konsumen, saya membuat iklan pada media cetak maupun media online, seperti nencantumkan di tabloit, brosur, facebook, dan instagram. Untuk meminimalisir biaya namun bisa menghasilkan efek maksimal, yakni dengan membuat produk yang menarik dengan bahan plating yang murah namun bisa menghasilkan seni dan menambah nilai jual dan tetap berkualitas.

Untuk metode selain yang berbayar yaitu dengan cara mengiklankan produk dan tempat usaha kita melalui teman kita, distributor, dan dari omangan ke omongan. Citra yang akan saya buat pastinya rumah makan yang memenuhi kebutuhan sekaligus menghadirkan kepuasan bagi konsumen. Bagi para konsumen yang sudah menjadi pelanggan akan kami berikan diskon setiap pemesana senilai minimal 50.000an.

Biaya Promosi

Untuk bujet yang saya siapkan untuk biaya produksi per hari sebesar 1.000.000per hari. Biaya pada saat promosi awal permulaan 800.000an. Biaya promosi saat usaha sudah berjalan hanya sekitar 500.000an.

 

Harga

Untuk menentukan harga dari setiap produk tersebut dengan cara mengakulasikan biaya produksi, dari bahan sampai jadi. Tarif yang kami berikan sesuai dengan hasil yang kami suguhkan, jadi tidak murah dan tidak dimahalkan, melainkan sesuai akumulasi biaya produksi dan dijamin ekonomis. Maka, lebih baik pasang harga rata-rata tetapi menguatkan pada sisi kualitas dan layanan. Menurut saya penetapan harga ini sudah selaras dengan analisis konpetisi diatas.

Untuk harga yang kami tawarkan relative sesuai dengan kantong masyarakat sekitar, dan dilihat dari pemenuhan kebutuhan dan fasilitas yang diberikan sudah termasuk ekonomis dan tidak mahal. Penetapan harga sangat penting, karena harus sesuai dengan biaya produksi dan jangan terlalu mahal.

 

Lokasi yang Direncanakan

Apakah lokasi Anda penting bagi konsumen Anda? Jika iya, mengapa?

Lokasi yang saya dirikan usaha ini menurut saya penting, karena diantara tempat makan lain belum ada yang secara konsep samadengan kami. Dan usaha saya ini sangat berbeda dengan yang lain.Lokasi yang kami hadirkan sangat sesuai dengan semua kalangan, jadi ketika konsumen berkunjung di rumah makan ini, akan memberikan kesenangan dan kenyamanan bagi konsumen.

Untuk likasi parkirnya pun sangat memadai dan luas. Untuk ruangannya sendiri ada 2 tipe, untuk ruangan konsumen berkeluarga dan untuk kalangan muda atau tempat nongkrong. Dan kami selalu konsistendengan keputusan yang akan diambil, untuk citra yang kami tampilkan sekalipun. Menurut saya dengan semua kebutuhan dan fasilitas yangkami berikan sudah memenuhi ekspektasi yang diinginkan konsumen. Disekeliling usaha yang saya dirikan ini pun terdapat dealer motor, fotokopian, SMA, Ruko-Ruko, dll.

Saluran Distribusi

  • Untuk penjualan atau pendistribusian produk usaha saya ini, dilakukan secara penjualan langsung ditempat
Proyeksi Penjualan

Proyeksi bisnis yaitu peramalan yang akan terjadi pada bisnis atau usaha yang kita jalankan. Berdasarkan rincian diatas, proyeksi terbaik yakni kedepannya usaha yang saya jalankan dapat berkembang dan bisa membuka cabang di berbagai tempat. Dan semakin banyak konsumen yang kembali untuk membeli produk yang kami hasilkan. Untuk produk yang kami gunakan tetap terjaga kualitasnya dan semoga kebutuhan, kenyamanan dan kepuasan bisa didapatkan konsumen atau pelanggan.

Untuk versi proyeksi terburuknya, ketika di kemudian hari bisa saja usaha ini meredup, halini dapat diakibatkan dari perubahan perekonomian Indonesia, dan naik turunya tingkat suku bunga bisa berimbas pada perekonomian masyarakat, hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi usaha kami.

VI.           Rancangan Operasional

Jelaskan operasional harian dari bisnis Anda. Mulai dari model bisnis, lokasi, peralatan, pelakunya, proses, dan lingkungan sekitarnya.

Model Bisnis

Bagaimana struktur model bisnisnya, apakah B2B

  • Struktur yang saya gunakan yakni B2C (Business to Consumers) dimana produk yang kami hasilkan di jual secara langsung pada konsumen.
Produksi

Bagaimana dan dimana produk atau jasa tersebut diproduksi?

  • Untuk produknya sendiri, kita produksi di rumah makannya langsung.

Jelaskan metode Anda terkait:

  • Tehnik produksi dan biayanya

Teknik produksi kami, kami akan memproduksi produk sesuai dengan pesanan, yakni ketika konsumen datang, lalu memesan dan kami baru memproduksinya. Untuk biaya produksi perhari secara keseluruhan sebesar 1.000.000an.

  • Kendali kualitas

Dari segi kualitas, ini yang sangat kami perhatikan, untuk kualitas produk maupun layanan kami sangat terjamin.

  • Layanan pelanggan

Untuk layanan pelanggan, kami berikan pelayanan yang ramah, santun, dan berbagai fasilitas telah kami siapkan.

  • Kendali peralatan

Pengadaan peralatan, kami siapkan sedemikian rupa seperti piring untuk penyajian, gelas, peralatan dapur,pembersih, dan perlengkapan lainnya.

  • Pengembangan produk/jasa

Untuk mengembangkan produk dan jasa, kami lakukan dengan cara melayani pelanggan dengan sopan santun dan keramahan. Dan menjaga kualitas dari bahan dan produk yang dihaasilkan, dari segi tampilan maupun rasa.

Lokasi

Untuk kualitas lokasi yang saya butuhkan yakni tanah yang cukup luas, untuk pembangunan dan area parker yang memadai. Dan untuk letaknya berada di wilayah yang strategis dan di pinggir jalan raya yang memang tidak sepi orang berlalu lalang. Dan itu semua sudah saya dapatkan, dan itu tanah milik saya sendiri , jadi tidak perlu sewa.

Kebutuhan yang bersifat fisik:

  • Luasnya : 1000m
  • Jenis/model bangunan : permanen/ modern tetapi ada unsure klasiknya.
  • Zonasi/area : pinggir jalan raya
  • Tenaga listrik dan peralatan lain: peralatan lengkap dan listrik permanen

Akses ke lokasi              : akses ke rumah makan kami mudah, karena terletak di pinggir jalan, yang merupakan jalan utama dan penghubung antar daerah. Jadi sangat mudah untuk diakses.

Untuk area parkir cukup luas dapat menampung 10 mobil dan 50 motor, letak Rumah Makan Mbah Sum tepat dipinggir jalan, dekat dengan pasar, SMA dan pemukiman. Untuk bangunanya tersebut saya membangunya diatas tanah yang saya miliki sendiri. Biaya yang saya butuhkan secara keseluruhan dari pembangunan sampai pengadaan peralatan mencapai kurang lebih 280 juta rupiah. Dan rumah makan kami buka dari jam 02.00 siang -10.30 malam.

 

Legalitas Usaha

Deskripsikan berikut ini

  • Usaha ini berbadan hukum badan usaha perseorangan.

Saya juga mengajukan izin usaha rumah makan. Untuk regulasi khusus dalam bidang profesi atau usaha , kita memiliki izin praktik usaha. Untuk Zonasi bangunan dan zonasi kawasan, dijamin legalitasnya, karena ini merupakan milik sendiri dan tidak menyewa. Untuk bangunan kami mendaftarkan pada pihak asuransi, karena banyak kemungkina yang akan terjadi, asuransi dilakukan guna untuk mengantisipasi. Untuk hak cipta sudah paten, mutlak hasil inovasi dan kreatifitas kami.

Personel

Untuk tenaga kerja sekitar 15 karyawan. Dalam perekrutan tenaga kerja saya memperhatikan skill yang mereka miliki, khususnya untuk koki, harus bisa memasak, namun untuk peracikan bumbunya sendiri dilakukan oleh pemilik rumah makan. Untuk witersnya kami pilih yang memang memiliki kepribadian ramah tamah, dan jujur, sehingga bisa melayani pembeli dengan baik. Untuk mendapatkan tenaga kerjanya, Saya menyebarkan iklan lowongan kerja, kemudian melakukan seleksi penerimaan karyawan tersebut. Untuk penggajian para karyawan, saya lakukan perbulan yakni pada minggu pertama atau awal bulan.

Setelah melakukan perekrutan karyawan, diadakan training atau masa percobaan kerja, ketika memenuhi syarat maka akan berlanjut untuk menjadi karyawan. Untuk koki sendiri menjalankan tugas memasak dan membantu pemilik usaha dalam memplating makanan yang akan disuguhkan. Waiters bertugas melayani pelanggan dengan baik, kemudian ada yang membantu menyaipkan bahan-bahan yang akan di gunakan, dan bagian cleaning. Dan bidang IT bertugas di kasir. Ada SOP yang saya buat ubtuk pedoman semua yang berperang pada rumah makan ini, agar para karyawan kosisten terhadap pekerjaannya, agar tidak melakukan kesalahan yang mengakibatkan kegagalan. Saya sudah membuat job describtions untuk semua tenaga kerja. Untuk menjalankan usaha ini tidak perlu menggunakan tenaga kontrak , karena tenaga kerja yg ada cukup memadai.

Bahan-Bahan
  • Bahan apa saja yang Anda butuhkan: bahan baku, bahan pendukung, atau bahan siap pakai?

Untuk bahan baku: berbagai jenis ikan, beras, air, bumbu-bumbu, buah-buahan.

Bahan pendukung: lalapan, sayuran untuk plating, dll.

Bahan siap saji: mayonise, margarine, kecap, dll.

  • Rerata biaya yang dibutuhkan (bahan apa saja harganya berapa)?
Nama Biaya/hari
Ikan 600.000
Bumbu-bumbu 150.000
Beras 500.000
Buah-buahan 360.000
Sayuran 150.000
Bahan siap saji 420.000

 

  • Adakah bahan yang bersifat musiman? Hanya tersedia pada musim tertentu (misalnya buah mangga)

Kebetulan untuk bahan yang bersifat musiman tidak ada.

  • Berapa lama waktu yang dibutukan untuk memesan sampai bahan sampai dan siap digunakan?

Waktu pemesanan bahan sampai siap digunakan kurang lebih 3 hari

Suplier

Identifikasi mengenai mereka:

  • Nama dan alamat : Pak Feriyanto, Sidodadi, kec.Pekalongan
  • Jenis dan jumlah bahan baku yang mereka punya: supplier jenis ikan
  • Kebijakan pembayaran dan pengiriman bahan

Pembayaran dilakukan secara bertempo

  • Sejarah dan reputasi mereka.

Supplier ini sudah dipercaya 4 tempat usaha untuk memasok ikannya

Saya hanya memiliki satu supplier yaitupemasok ikan, untuk bahan lainya belanja sendiri, biasanya 1 minggu sekali. Untuk pengiriman bahan, tidak ada problem, pemasok selalu mengirim tepat waktu dan barang yang dikirim pun berkualitas. Harga bahan baku tidak selalu tetap dan mengalami perubahan, untuk menyikapinya ya kami harus menambah anggaran untuk pembelian bahan, mau tidak mau.

Kebijakan Kredit

Kami tidak menjual secara kredit ataupun cicilan. Menurut saya hal ini tidak di butuhkan dalam usaha saya, karena usaha saya bukan yang membutuhkan dana banyak untuk pembeliannya, jadi tidak perluditerapkan system kredit ini. Untuk diskon akan kami berikan kepad konsumen yang memang sering datang atau jadi pelanggan dengan ketentuan pembelian minimal 50.000an

 

VII.       Manajemendan Organisasi

Siapa yang akan mengelola bisnis Anda dari hari ke hari? Apa pengalaman orang tersebut dalam dunia bisnis yang Anda jalankan? Apa kompetensi khusus dan uniknya? Apakah rencananya jika orang tersebut rupanya tidak bisa melanjutkan kerjanya, atau ia menjadi tidak mampu bekerja?

Usaha yang saya rintis dari bawah ini, akan saya turunkan kepada anak laki-laki saya dan akan dikelola olehnya. Dari segi pendidikan beliau pernah mengenyam pendidikan dibidang bisnis sampai S2nya. Ketika beliau masih sekolahpun sudah bantu-bantu di rumah makan ini, jadi sudah sedikit banyak tau mengenai cara pengelolaan usaha dan menjalankan untuk kedepannya. Berikut diagram secara hierarkkhis:

Manajer
Koki

(memasak)

OB

(Cleaning)

IT

(KAsir)

Waiters

(pelayanan konsumen)

 

 

 

 

 

 

Dukungan dan Saran Profesional
  • Dewan direksi
  • Dewan Penasehat Manajemen
  • Penasehat Hukum
  • Akuntan
  • Agen Asuransi
  • Banker
  • Konsultan
  • Mentor

VIII.   Deklarasi Finansial Personal

Untuk asset dan modal yang saya miliki sekitarr 300 jutaan. Di usaha saya ini, tidak menerima penanaman saham, jadi muri usaha milik keluarga saya sendiri. Asset pribadi yang saya miliki pribadi yakni tempat/gedung dan tanah. Uang tunai sebesar 100 juta. Dalam pengelolaan usaha ini memang saya rintis sendiri, dengan dibantu suami dan dibantu oleh 2 anak saya. Untuk modalnya pun milik kami bribadi, dari tabungan saya dan penyisihan gaji suami saya.

 

IX.           Biaya dan Kapitalisasi Perusahaan Rintisan

Kita akan mengeluarkan banyak biaya sebelum bisnis kita beroperasi. Sangat penting memperkirakan secara akurat berapa biaya yang harus dikeluarkan lalu merencanakan dari mana saya akan mendapatkan modal yang cukup. Semakin serius riset yang saya lakukan dalam konteks ini akan memberikan peluang bagi saya untuk mempersiapkan biaya yang tak terduga dan biaya-biaya yang sebetulnya bisa ditekan.

Bagaimana pun, riset yang baik dalam memulai bisnis akan memberikan gambaran berapa biaya yang perlu diantisipasi. Ada dua cara untuk menyiapkan dana cadangan atas biaya tak terduga. Yang pertama adalah memberikan anggaran tambahan kecil pada tiap mata anggaran. Tetapi cara ini ada kelemahannya, yakni Anda akan kehilangan akurasi anggaran. Cara kedua adalah dengan menambahkan mata anggaran “lain-lain” atau “biaya tak terduga.” Cara yang terakhir ini lebih direkomendasikan.

Disini kita harus bertanya kepada pelaku bisnis yang lebih dulu beroperasi untuk mendapatkan informasi berapa biaya yang harus disiapkan untuk “biaya tak terduga”. Jika saya tidak memiliki informasi yang menarik, saya bisa menggunakan teori ibu jari. Yakni, bahwa biaya tak terduga bisa mencapai 20% dari seluruh biaya rintisan.

Terkait biaya perintisan, pada awalnya saya membuka rumah makan kecil-kecilan yang hanya menyediakan beberapa menu saja, untuk biaya rintisan dulu hanya membutuhkan dana sebesar 5.000.000 rupiah. Kemudian setelah berkembang dan melakukan pengamatan pasar, saya mengembangkan dan membangun rumah makan saya lebih besar dari sebelumnya yang memberikan berbagai fasilitas untuk pemenuhan kebutuhandan kepuasan. Untuk pengembangan usaha ini memerlukan biaya kurang lebih 180.000.000rupiah. Sumber dana yang saya dapatkan yakni dari harta/asset yang saya miliki dan mengajukan pembiayaan di suatu Bank Syariaah. Jadi total biaya keselurihan dari merintis sampai pengembangan usaha kurang lebih 200.000.000rupiah.

X.               Rancangan Keuangan

Rancangan keuangan terdiri atas proyeksi laba-rugi selama 12 bulan, proyeksi laba-rugi untuk 4 tahun (opsional), proyeksi arus kas, proyeksi neraca, dan kalkulasi break event point (balik modal). Data-data ini akan memberikan gambaran masa depan perusahaan Anda. Yang lebih penting, merencakan keuangan akan meningkatkan kemampuan Anda membaca kinerja keuangan perusahaan Anda kelak.

Proyeksi Laba-Rugi 12 bulan

Banyak pemilik bisnis berpikir bahwa proyeksi laba-rugi 12 bulan adalah inti dari rencana mereka. Di proyeksi ini Anda menguraikan dalam angka-angka dan mendapatkan gagasan apa yang akan mendapatkan laba dan menjadi sukses.

Proyeksi penjualan akan didapat dari bagian Proyeksi Penjualan di atas. Dengan menghitung biaya yang dikeluarkan, Anda akan mendapatkan gambaran berapa laba yang Anda dapatkan bulan per bulan hingga setahun.

Proyeksi laba nantinya dilengkapi dengan penjelasan naratif yang menjelaskan asumsi besar yang digunakan sebagai acuan memperkirakan laba dan biaya-biaya perusahaan.

Catatan: Perhatikan catatan dan asumsi Anda, sehingga Anda bisa menjelaskan nanti jika mungkin, dan juga Anda masih bisa merevisi rencana Anda nantinya.

Laporan laba rugi 12 bulan

Pendapatan Usaha
1. Penjualan Minuman 100.000.000
2. Penjualan Makanan 150.000.000
3. Penjualan Merchandise 45.000.000
4. Penjualan Lain – Lain 30.000.000
TOTAL OMZET               325.000.000
HPP / Biaya Produksi
1. Pembelian buah 10.000.000
2. Pembelian Bumbu Dapur 8.000.000
3. Pembelian Es Krim 5.000.000
4. Pembelian Gelas Kemasan Plastik 7.000.000
5. Pembelian Merchandise 3.000.000
6. Pembelian Lain – lain. 4.000.000
TOTAL HPP                       37.000.000
B.Op (Biaya Operasional)
1. Gaji Pegawai 70.000.000
2. Administrasi Usaha ( nota penjualan ) 2.000.000
3. Biaya Sewa ( Sewa Bangunan )
4. Biaya Penyusutan ( Peralatan dan Mesin ) 3.000.000
5. Biaya Pemeliharaan ( Bangunan, Meja, Kursi, Interior ) 2.000.000
6. Biaya Iklan dan Promosi 1.300.000
7. Biaya Overhead ( Listrik, Air dan Telphone ) 9.000.000
8. Biaya Langganan ( Majalah dan Internet ) 3.000.000
Total Biaya Operasional       90.300.000
Laba Rugi Sebelum Pajak   197.700.000
Pajak Penghasilan                   3.000.000
Laba Rugi Bersih Setelah Pajak 194.700.000

 

Proyeksi Laba Empat Tahun (Opsional)

 

Laporan laba rugi 4 tahun

Pendapatan Usaha
1. Penjualan Minuman 600.000.000
2. Penjualan Makanan 750.000.000
3. Penjualan Merchandise 600.000.000
4. Penjualan Lain – Lain 100.000.000
TOTAL OMZET                         2.050.000.000
HPP / Biaya Produksi
1. Pembelian buah 45.000.000
2. Pembelian Bumbu Dapur 40.000.000
3. Pembelian Es Krim 25.000.000
4. Pembelian Gelas Kemasan Plastik 20.000.000
5. Pembelian Merchandise 35.000.000
6. Pembelian Lain – lain. 25.000.000
TOTAL HPP                                     190.000.000
B.Op (Biaya Operasional)
1. Gaji Pegawai 300.000.000
2. Administrasi Usaha ( nota penjualan ) 7.000.000
3. Biaya Sewa ( Sewa Bangunan )
4. Biaya Penyusutan ( Peralatan dan Mesin ) 6.000.000
5. Biaya Pemeliharaan ( Bangunan, Meja, Kursi, Interior ) 8.000.000
6. Biaya Iklan dan Promosi 3000.000
7. Biaya Overhead ( Listrik, Air dan Telphone ) 36.000.000
8. Biaya Langganan ( Majalah dan Internet ) 12.000.000
Total Biaya Operasional               372.000.000
Laba Rugi Sebelum Pajak   1.488.000.000
Pajak Penghasilan                  20.000.000
Laba Rugi Bersih Setelah Pajak 1.468.000.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rumah Makan Mbah Sum

Laporan aru kas tahun 2016

Sumber kas dari:

  1. Laba Bersih 700.000

Ditambah Dengan:

Beban Penyusutan                                                         3.000.000

  1. Peralatan 7.000.000

10.000.000

184.700.000

Dikurangi Dengan:

Penurunan utang gaji                                                      7000.000

177.700.000

Penggunaan Kas:

Pembelian barang dagang                                               37.000.000

Pembelian Peralatan                                                       15.000.000

52.000.000

Kenaikan Kas                                                                152.700.000.

 

Neraca Hari Pembukaan

 

Rumah makan Mbah Sum

Neraca

Tahun 2016

No akun Perkiraan Saldo
  Kas 152.700.000
  Piutang dagang 30.000.000
  Persediaan barang dagangan 35.000.000
  Gedung 75.000.000
  Akum penyusutan gedung 1000.000
  Tanah 225.000.000
     
  Jumlah 518.700.000

 

 

XI.           Lampiran

Lampirkan segala pernik dan kajian yang Anda gunakan dalam menyusun rancangan bisnis ini; misalnya:

  • Brosur dan media iklan
  • Cetak-biru dan rancangan-rancangan
  • Peta dan foto rumah makan
  • Artikel dari majalah atau jurnal terkait
  • Daftar barang-barang atau inventaris yang harus dimiliki atau dibeli.
  • Salinan kontrak
  • Surat dukungan dari calon konsumen
  • Data lain yang dibutuhkan atau mendukung asumsi dasar dalam penyusunan rancangan ini.
  • Riset pasar
  • Daftar aset yang bisa dijadikan jaminan pinjaman

Rancangan bisnis di atas bersifat sangat umum sehingga harus dimodifikasi sesuai dengan karakter bisnis dan konsumen yang hendak disasar.

Untuk Menggali Modal

Jika dari Perbankan

  • Bank ini adanya jaminan keteraturan dalam pembayaran pinjaman. Jika Anda ingin mengambil pinjaman ke Bank, maka persiapkan:

o    Total dana yang dibutuhkan

o    Untuk apa dana tersebut

o    Apakah pinjaman akan menyelesaikan masalah? Seberapa berpengaruh pinjaman terhadap bisnis? Apakah membuat bisnis menjadi lebih kuat?

o    Skema pelunasan pinjaman (berapa tahun akan dilunasi). Mungkin Anda tidak punya banyak ruang untuk bernegosiasi dalam hal bunga, tetapi Anda bisa menegosiasikan waktu pembayaran. Ini akan membantu arus kas perusahaan Anda.

o    Jaminan yang diajukan.

Jika mencari investor

  • Investor memiliki cara pandang yang berbeda. Mereka ingin pertumbuhan yang hebat dan butuh informasi berikut:

o    Dana yang yang dibutuhkan untuk jangka pendek

o    Dana yang dibutuhkan dalam dua sampai lima tahun

o    Bagaimana perusahaan akan menggunakan dana tersebut, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pertumbuhan bisnis.

o    Estimasi deviden investasi

o    Strategi keluar dari bisnis bagi investor (beli lagi, penjualan, atau IPO)

o    Prosentasi kepemilikan yang akan diberikan kepada invstor

o    Capaian yang ingin dituju

o    Laporan keuangan perlu disiapkan

o    Keterlibatan investor di jajaran manajemen atau dewan direksi.

Karakter Bisnis yang Berbeda

Pabrik

  • Level produksi yang direncanakan
  • Antisipasi biaya produksi yang bersifat langsung dan tak langsung.
  • Harga produk
  • Margin keuntungan bruto, secara umum dan untuk masing-masing produk.
  • Produksi/kapasitas produksi mengacu pada tempat produksi
  • Produksi/kapasitas produksi mengacu pada kemampuan peralatan yang tersedia
  • Prosedur pengaturan pembelian dan inventarisasi

Bisnis Jasa

  • Bisnis jasa adalah menjual produk yang tak terindera. Biasanya bisnis semacam ini lebih fleksibel dibanding bisnis jenis lain. Tetapi bisnis inipunya biaya yang sangat tinggi dalam upah buruh dan memiliki sedikit sekali aset.
  • Apa fakto kompetitif kunci dalam bisnis ini?
  • Tarif yang dikenakan berapa?
  • Metode yang digunakan untuk menetapkan tarif
  • Sistem manajemen produksi
  • Prosedur kendali mutu. Standar kualitas industri
  • Bagaimana mengukur produktivitas buruh?
  • Berapa banyak pekerjaan yang disubkontrakkan kepada perusahaan lain. Apakah Anda akan mengambil untung dari proses subkontrak ini?
  • Prosedur dan kebijakan pembayaran dan kredit.
  • Strategi mendapatkan dan mengelola database klien

Perusahaan High Technology

  • Visi ekonomi dalam industri.
  • Apakah perusahaan sudah memiliki sistem untuk mengelola informasi terkait harga, biaya dan pasar yang berubah dengan cepat dan drastis?
  • Apakah Anda memiliki teknologi mutakhir dalam produk dan jasa?
  • Apakah ada bagian riset dan pengembangan? Apakah mereka siap untuk

o    Membawa produk/jasa ke pasar?

o    Menjaga agar peusahaan tetap kompetitif?

  • Bagaimana cara perusahaan:

o    Melindungi kekayaan intelektual?

o    Menghindari keusangan tenologi?

o    Memasok modal yang penting?

o    Menahan dan menjaga orang-orang kunci?

Terkadang perusahaan High-tech beroperasi tanpa penjualan dan bahkan tanpa keuntungan untuk jangka waktu yang lama. Jika seperti ini kondisinya, perbankan mungkin tidak mau memberikan kredit. Investor mungkin berminat, tetapi track record Anda harus sangat-sangat baik. Anda harus punya proyeksi keuangan jangka panjang kapan laba akan diperoleh. Asumsi Anda harus didokumentasikan dan masuk akal.

Bisnis Retail

  • Citra perusahaan
  • Penentuan harga:

o    Jelaskan kebijakan markup harga.

o    Harga harus menguntungkan, kompetitif, dan selaras dengan citra perusahaan Anda.

  • Barang dagangan:

o    Pilihan produk yang dijual dan harga harus selaras dengan citra perusahaan.

o    Bagikan investasi barang awal dengan rerata angka turn over. Hasilnya adalah rerata barang yang terjual dalam tahun pertama. Jika tidak sesuai, maka Anda belum memiliki dana yang cukup untuk investasi barang dagangan awal.

  • Kebijakan layanan konsumen: Harus kompetitif dan selaras dengan citra perusahaan.
  • Lokasi: Apakah lokasi mendapatkan paparan dari calon konsumen yang Anda butuhkan? Apakah nyaman bagi konsumen? Apakah selaras dengan citra perusahaan?
  • Promosi: metode yang dibutuhkan, biaya. Apakah sudah selaras dengan citra perusahaan?

 

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

One thought on “Business Plan Rumah Makan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *