Isra Miraj dan Tradisi Keagamaan di Margorejo Lampung

Kaum muslim di lingkungan tempat tinggal saya biasa memperingati satu peristiwa yang sangat luar biasa, yaitu peristiwa perjalanan Rasulullah SAW dari Makkah ke Baitul Maqdis. Kemudian naik ke Sidratul Muntaha menghadap pencipta Alam semesta. Peristiwa ini tidak akan dilupakan kaum muslimin. Karenapada Isra Miraj inilah turunnnya perintah Allah untuk mengerjakan sholat lima waktu. Untuk memperingati dan memaknai peristiwa yang luar biasa tersebut, biasanya kaum muslim dilingkungan tempat tinggal saya mengadakan sebuah pengajian, dzikir dan acara-acara lain yang berkaitan dengan Isra Miraj kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan semua orang yang datang pengajian. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menanamkan rasa kebanggan serta menumbuhkan rasa kecintaan dengan ajaran islam dalam hati para pemeluknya.

Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW adalah sebuah momentum paling penting bagi umat islam di seluruh dunia. Selain sebagai bentuk rasa syukur, bahagia dan bangga atas diutusnya Nabi Muhammad SAW yang membawa petunjuk sepanjang zaman, juga sebagai ajang mempererat persatuan dan kesatuan umat islam. Peringatan-peringatan seperti Isra Miraj dan Maulid Nabi adalah sebuah tradisi masyarakat, sebagai wujud rasa syukur terhadap Al-Kholiq dan rasa kecintaan terhadap Rasulnya.

Kemudian tradisi yang selanjutnya adalah tahlilan, tahlilan adalah selamatan untuk berdoa kepada Allah dengan membaca surat yasin dan beberapa surat dan ayat pilihan lainnya. Biasanya diselenggarakan sebagai ucapan syukur kepada Allah SWT dan mendoakan seseorang yang telah meninggal dunia pada hari ke 3,7,40,100,1000, dan tahunan.

Selain dari tradisi-tradisi tersebut dilingkungan tempat tinggal saya ada tradisi yang bernama Punggahan, mengadakan punggahan tepatnya pada menjelang lebaran kurang dari satu minggu. Tujuannya yaitu untuk mengirim doa kepada keluarga kita yang sudah tidak ada.

Lalu tradisi yang terakhir adalah Takbiran, Takbir adalah seruan atau ucapan Allahu Akbar “Allah Mahabesar”. Takbiran dilakukan menjelang idul fitri dan idul adha. Takbiran dilakukan pada malam 1 syawal (idul fitri) dengan mengucapkan takbir bersama-sama di masjid/mushola ataupun pawai berkeliling kampung sambil mengucap Allahu Akbar (takbir keliling).

NAMA : NURI RISKA YANTI
NPM:1602100163
PRODI/KELAS: S1 PBS / A

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *