Model Penelitian Filsafat Islam

 

 

Filsafat islam pada dasarnya merupakan pemikiran yang terus berubah. Tidak hanya menekankan pada studi tokoh, tetapi diperlukan pendekatan historis. Dalam memahami perkembangannya dapt melalui kajian-kajian atas persoalan-persoalan yang terjadi pada setiap zaman.

Saya ambil dari salah satu filosof, “menurut Musa Asy’ari yang berpendapat bahwa filsafat islam diartikan sebagai kegiatan pemikiran yang bercorak islami. Disini islam menjadi jiwa yang mewarnai suatu pemikiran”. Jadi, filsafat dapat disebut islami bukan karena seseorang yang memeluk agama islam melakukan aktivitas kefilsafatan, tetapi suatu kegiatan yang mengkaji atau membahas mengenai pokok-pokok keislaman.

Mengenai model-model penilitian filsafat islam, yang pertama model penelitian menurut M. Amin Abdullah. Menurut beliau dalam mengkaji filsafat islam ia menggunakan metode penelitian kepustakaan yang bercorak deskriptif, yaitu penelitian yang mengambil bahan-bahan kajian pada berbagai sumber baik yang ditulis oleh tokoh yang diteliti itu sendiri, maupun sumber yang ditulis oleh orang lain mengenai tokoh yang ditelitinya itu. Bahan-bahan tersebut selanjutnya diteliti, diklasifikasikan, dibandingkan, dideskipsikan, dianalisis dan disimpulkan. Beliau mengambil pendekatan studi tokoh dengan cara melakukan studi komperasi. Yang dimaksud dengan studi komparasi itu sendiri adalah membandingkan persamaan dan perbedaan fakta-fakta dan sifat-sifat objek berdasarkan kerangka pemikiran tertentu.

Yang kedua, model penelitian menurut Otto Horrassowitch, Majid Fakhry dan Harun Nasution. dalam pemikiran Otto Horrassowicth “ia mengemukakan pemikirannya mengenai riwayat hidup sertakarya tulis dari tokoh-tokoh tersebut”. Penelitiannya termasuk kualitatif, yang didaasarkan pasa analisis, sumbernya dari kajian pustaka. Menggunakan metode deskriptis analitis, sedangkan pendekatannya historis dan tokoh. Jadi, dalam metode mengambil pemikiran dari filosofis-filosofis dan kajian pustaka. Sedangkan titik kajiannya adalah pada tokohnya.

Menurut Majid Fakhry, menggunakan penelitian campuran yaitu pendekatan historis dan pendekatan kawasan. Melalui pendekatan historis ia mecoba meneliti latar belakang munculnya berbagai pemikiran filsafat dalam islam. Sedangkan pendekatan kawasan dengan mengelompokan para filosof kedalam kelompok timur dan barat. Sedangkan menurut Harun Nasution menggunakan pendekatan tokoh dan pendekatan historis. Bentuk penelitiannya deskriptif. Dengan menggunakan bahan-bahan bacaan baik yang ditulis oleh tokoh yang bersangkutan maupun penulis lain yang berbicara mengenai tokoh tersebut.

Yang ketiga, Model penelitian menurut Ahmad Fuad Al-ahwani, beliau menggunakan penelitian pustakaan yaitu penelitian yang menggunakan bahan-bahan kepustakaan. Beliau menggunakan penilitian deskriptif kualitatif, dan pendekatan yang bersifat campuran yaitu pendekatan historis, kawasan dan tokoh.

Kritikan mengenai pendapat para filosof tentang model penelitian

 filssafat agama

Menurut saya, model penelitian M. Amin Abdullahlebih mengacu pada penelitian yang bercorak deskriptif atau mengambil bahan-bahan kajian pada berbagai sumber dan membandikannya dengan menggunakan logika berpikiran tertentu, yang terkadang dapat menimbulkan berbagai pendapat yang berbeda berdasarkan objek dalam konteks keagamaan.

Kemudian  model penelitian menurut Otto Horrassowitch, Majid Fakhry dan harun nasution. Dalam penelitian ini lebih ditekankan pada pendekatan tokoh dan historis sehingga dapat kita liat penelitian ini tidak merujuk secara luas dalam berbagai aspek salah satunya dari pendekatan kawasan.

Kemudian model penelitian menurut Ahmad Fuad Al-ahwani, beliau mengkaji filsafat menggunakan pendekatan kepustakaan. Penelitian dan pengkajian filsafat ini sulit diharapkan dapat melahirkan para filosof. Karena penelitian tersebut belum berhasil mengangkat dasar pemikiran yang berbentuk filsafat itu sendiri. Yang biasanya pengkajian filsafat menggunakan diskusi dan perbincangan yang begitu mendalam tentang uraian-uraian dan kutipan filosofis dan seolah-olah tidak mengalami kesulitan dalam kutipan filosofis yang baru saja dihasilkan.

Nata,Abuddin.2012.Metodelogi Study Islam.Jakarta:Rajawali Pers. Hlm. 254-263

 

NAMA           : BAYU NUR AZI

KELAS          : A

PRODI           : S1 PBS

NPM               : 1602100093

Catatan

  1. Sudah tampil sebagai review
  2. Plagiasi 9%

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *