Model Penelitian Antropologi dan Sosiologi Agama

Agama bisa didekati dengan berbagai pola kajian Islam. Melalui penelitian, Antropologi agama dapat diartikan sebagai dataran empirik yang dapat dilihat dari awal kemunculannya sampai agama itu muncul dan dirumuskan. Antropologi agama merupakan kajian yang berupa hubungan agama dan pranata sosial di masyarakat. Contoh kajian itu adalah hubungan antara agama dengan aktifitas ekonomi di masyarakat. Menurut penelitian Antropologi agama, kepercayaan tentang agama dengan aktifitas ekonomi di masyarakat bisa berjalan berdampingan.

Menurut kesimpulan antropologi agama, masyarakat yang kurang mampu atau dikatakan miskin lebih memilih pendekatan agama yang bersifat Mesianis, yaitu menjanjikan perubahan ekonomi dan sosial didalam masyarakat. Sedangkan kaum yang kaya lebih memilih mempertahankan keyakinannya karena menurut keyakinannya tersebut ia bisa mendapat keuntungan dari apa yang dilakukannya. Dari hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa agama tidak bisa masuk begtu saja ke dalam masyarakat, harus ada hal yang membarengi agama agar agama tersebut bisa diterima dan menjadi tatanan kehidupan di masyarakat. (Amin Abdullah, Study Agama Normativitas atau Historisitas, Yogyakarta:Pustaka Pelajar,1996),cet.1.,hlm.31.

Selanjutnya kita juga bisa meneliti pendekatan Sosiologi dalam memahami agama. Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kejadian dan kebiasaan yang terjadi di masyarakat yang terjadi berulang ulang secara teratur. Dalam penelitian sosial agama, bahwa agama dan sosial dalam masyarakat dapat berjalan bersama dalam bingkai yang berstruktur dan stabil.

Struktur yang stabil dan dapat bertahan lama dikehidupan masyarakat dalam menjalin tindak sosial tersebut adalah agama. Agama mampu memberikan jaminan kehidupan secara berstruktur dan stabil di masyarakat. Jika aturan lain untuk memaaksa aturan tersebut selalu menggunakan kekerasan(fisik), maka agama mampu mengatur soaial dimasyarakat secara menyeluruh, yaitu memaksa menepati janji yang telah ia nazarkan(berdosa jika tidak dilaksanakan), membantu terciptanya persetujuan hak dan kewajiban antar masyarakat dan perseorangan, mampu menyatukan seluruh pandangan pandangan yang ada di masyarakat, agama juga bisa memberikan standar dalam bertingkah laku yang membentuk nilai nilai sosial yang selanjutnya disebut norma sosial. (Elizabeth.K.Nottingham,Agama dan Masyarakat, Suatu Pengantar Sosiologi Agama, Jakarta:C.V.Rajawali,1985),cet.1,hlm.37.

 

Referensi : Prof.Dr.H.Abuddin Nata,M.A.”Metodologi Studi Islam” Bab 22: Sosiologi dan Antropologi Agama. 

 

Komentar dan Kritik:

Agama memang sangat diperlukan manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini, agama mampu membuat manusia berbeda dengan  makhluk ciptaan ALLAH yang lainnya. Agama menjadi pola pikir, pola pertimbangan, dan pola yang akan dilakukan manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia ini.

Menurut model penelitian antropologi agama, agama dapat masuk dan menyelam di sendi sendi kehidupan manusia tidak semerta merta begitu saja, ada proses diperjalannya. Dalam proses masuk di kehidupan masyarakat secara individu dan sosial itu agama masuk dengan dibarengi unsur pranata sosial yang kemudian agama dapat diterima. Jika tidak dibarengi dengan unsur itu, agama pastinya tidak akan bisa diterima di masyarakat begitu saja, setelah agama bisa diterima dimasyarakat barulan agama menjadi tolak ukur pandangan hidup manusia.

Menurut model penelitian sosiologi agama, agama masuk di kehidupan masyarakat tidak terlepas dari keadaan hidup manusia atau masyarakat itu sendiri. Manusia memahami agama dari segi apa yang di alaminya , contoh dari segi ekonomi, sosial, maupun pengaruh nya di masyarakat.

Jika manusia dapat memahami dari kajian menurut Antroplogi dan Sosiologi agama, manusia bisa hidup secara cerdas dan bisa menenpatkan dirinya untuk kepentingan didunia dan kepentingan diakhirat. Manusia harus mempelajari setidaknya 2 metode penelitian ini dalam memahami agama bisa masuk di kehidupan sampai saat ini dan menjadi pandangan dan sikap hidup menurut agama ALLAH.

      

Catatan dosen.

  1. Sudah mendekati review.
  2. Plagiasi 0%.

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *