Tradisi Keislaman di Reno Basuki, Rumbia

Nama : Zerly Tivi Arnisa
Kelas/Semester : A/Satu
Prodi : S1-Perbankan Syariah
NPM : 1602100209

Beberapa Contoh Kebudayaan Islam yang ada didaerah Reno Basuki, Rumbia :
1. Megengan
Megengan ini dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan utamanya adalah membaca doa-doa (tahlilan) dan membuat takir. Semua ini dilakukan di Masjid atau di Mushola sebagai tanda bahwa akan memasuki bulan suci Ramadhan dan semua masyarakat (umat Islam) wajib melaksanakan puasa. Acara megengan ini masih ada didaerah tempat tinggal saya. Selain itu dari acara ini ada juga manfaatnya yaitu dapat mempererat tali silaturrahim dari masyarakat ditempat tinggal saya.

2. Hadrah dan Salawat
Hadrah merupakan salah satu jenis alat musik yang bernuansa Islami. Seni ini selalu diiringi dengan rebana (perkusi dari kulit hewan) sebagai alat msuiknya. Sedangkan lagu-lagu yang dibawakannya adalah lagu-lagu yang bernuansa Islami seperti tentang pujian kepada Allah SWT dan yaitu tentang lagu cinta, nasehat dan sejarah-sejarah kenabian. Sampai sekarang kesenian hadrah dan salawat ini masih eksis berkembang di masyarakat terutama di daerah tempat tinggal saya. Hadrah dan salawat ini biasanya hadir dalam acara pernikahan, sunatan, akikahan dan pengajian akbar. Bahkan, kesenian ini juga dijadikan sebagai perlombaan antar sekolah yang ada di daerah tempat tinggal saya.

3. Halal Bihalal
Tradisi halal bihalal ini merupakan tradisi yang masih ada dan masih melekat didaerah tempat tinggal saya. Halal bihalal ini dilakukan pada bulan Syawal setelah umat Islam melaksankan ibadah puasa dibulan suci Rmadhan. Dengan demikian halal bihalal ini sangat eat kaitannya dengan perayaan Idul Fitri. Biasanya juga masyaakat melakukan halal bihalal ini di dalam masjid atau berkunjung kerumah orang tua, sanak-saudara, ataupun tetangga-tetangganya. Tujuan dari halal bihalal ini juga dapat mempererat tali silaturrahim dan juga saling maaf memaafkan atas kesalahan-kesalahan yang diperbuat. Tradisi halal bihalal ini juga masih dilakukan hingga sekarang ini khususnya yang ada didaerah tempat tinggal saya.

4. Pernikahan
Pelaksanaan acara akad nikah atau ijab qabul didaerah tempat tinggal saya biasanya diselenggarakan dengan syariat Islam. Tetapi, dalam melaksanakan resepsi pernikahan ini menggunakan budaya Jawa. Contohnya didalam adat Jawa, pengantin perempuan sebelum akad nikah diadakan siraman kembang setaman, kemudian didalam rumah yang untuk resepsi pernikahan biasanya dihiasi atau didekorasi dengan bunga-bunga. Diperempatan rumah atau sekitar rumah selalu ada janur kuning yang melengkung.

Kita tidak perlu khawatir dengan hal itu yang kita anggap dapat meninggalkan syariat agama Islam. Kita dapat mencari dari filosofi yang ada dalam simbol-simbol Jawa tersebut. Contohnya dalam siraman kembang setaman yaitu artinya supaya wanita yang akan menikah mandi taubat dengan bunga, bunga dilambangkan sebagai kesucian dan keharuman, jadi wanita yang akan menikah harus bena-benar dalam keadaan suci dan harum ketika hendak ijab qabul. Sedangkan dari dekorasi bunga-bunga tersebut yaitu wujud dari kasih sayang sepasang pengantin, bunga sebagai perlambang bahwa pernikahan adalah kebahagiaan suami dan istri. Untuk janur kuning yang melengkung dipasang diperempatan, melambangkan aga resepsi pernikahan mendapatkan cahaya barakah dari Allah SWT. Janur beasal dari lafadz bahasa arab ja a nurun yang atinya telah datang cahaya. Dan masih banyak lagi adat-adat yang perlu kita ketahui dan mengambil hikmah dari itu.

Itulah contoh kebudayaan Islam yang ada didaerah tempat tinggal saya. Kebudayaan atau tradisi tersebut masih membudidaya dan masig dilestarikah oleh msyarakat yang ada didaerah tempat tinggal saya. Masyarakat selalu melaksanakan tersebut dengan senang hati dan tidak dengan berat hati.

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *