Tradisi Keagamaan Islam di Desa Sri Waluyo II

Adat istiadat adalah kebiasaan masyarakat ketika melaksanakan atau melakukan pesta(hajatan), seni, hiburan, pakaian dan lain-lain. Adat istiadat merupakan kebiasaan-kebiasaan yang sejak lama ada dalam masyarakat sekitar dengan maksud mengatur tata tertib atau biasa disebut dengan norma-norma masyarakat. Secara umum, adat istiadat merupakan tradisi yang bersumber pada sesuatau yang sakral dan bersifat suci yang terjadi secara turun-temurun.

Kebudayaan dan adat istiadat sangat terkait erat dengan  agama dan kehidupan manusian terutama dalam bermasyarakat, baik dalam kondisi sendiri ataupun saat sedang bersosialisasi dengan masyarakat lain. Sedangkan hubungan antara adat istiadat, kebudayaan dengan agama adalah dalam pelaksanaanya di kehidupan masyarakat bisa dijelaskan dengat singkat bahkan dengan sederhana yaitu manusia sebagai mahluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat yang dipengaruhi karena unsur-unsur agama, kebudayaan dengan adat istiadat di daerah dan lingkungan tempat dimana dia tinggal. Dalam pelaksanaanya kegiatan beragama tidak bisa dihindarkan dari unsur-unsur demikian. Sedangkan budaya di desa sri waluyo II yang berkaitan dengan keislaman adalah sebagai berikut :

  1. Tradisi Halal Bihalal

Tradisi halal bihalal merupakan tradisi yang sangat khas yang dilakukan bangsa Indonesia, begitu pula acara halal bihalal menjadi salah satu tradisi yang membudaya di desa sri waluyo II. Seperti biasa tradisi halal bi halal dilaksanakan pada bulan syawal setelah umat islam melaksanakan ibadah puasa yang sudah sebulan penuh melawan hawa nafsu di bulan ramadhan. Dengan demikian halal bi halal sangat erat kaitannya dengan perayaan Idul Fitri atau biasa di kenal dengan nama lain yaitu Lebaran. Tujuan dari halal bi halal adalah terjalinnya silaturahmi dan akan terciptanya perasaan saling memaafkan. Halal bi halal berasal dari ajaran islam, pada acara halal bi halal semua masyarakat di desa sriwaluyo II mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Hal ini di maksudkan bahwa secara lahir telah memaafkan yang ditandai dengan berjabat tangan atau mengucapkan kata maaf, maka batinnya juga harus dengan sangat tulus memaafkan dan tidak tersisa lagi rasa dendam dan amarah. Sehingga tradisi halal bi halal menjadi tradisi nasional yang bernafaskan islam.

  1. Tradisi Kupatan

Tradisi kupatan dilakukan 7 hari setelah perayaan Idul Fitri atau Lebaran. Masyarakat sriwaluyo II akan berkumpul di masjid-masjid atau mushola sekitar untuk mengadakan selamatan dengan hidangan yang di dominasi dengan kupat atau ketupat. Ketupat merupakan makanan yang terbuat dari beras yang dibungkus dengan anyaman janur kuning. Ketupat adalah makanan pengganti nasi yang biasanya disajikan dengan sayur pelengkap seperti opor ayam, sayur nangka dan lain-lain. Dalam pelaksanaan selamatan kupat tokoh agama di desa sri waluyo II wajib membawa ketan, kolak, dan apem yang di beri wadah dari daun pisang yang dibentuk menjadi takir dan akan dibagikan ke masyarakat sri waluyo II. Makna filisof ketan adalah perlambangan yang diambil dari kata khatam yang artinya selesai atau tamat, dan wadah yang dibentuk takir adalah perlambangan dari kata dzikir sedangkan makna yang diambil dari apem adalam perlambangan dari kata afwan yang berarti ampunan. Menurut sebagaian masyarakat sri waluyo II kupatan menjadi singkatan dari ngaku lepat yang artinya adalah mengakui kesalahan. Jadi kupat  bukan hanya sekedar sajian pada hari raya tapi juga kupat memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat sriwaluyo II.

Dengan demikian, dengan cara membiasakan diri mengenal kebudayaan, adat istiadat, dan agama sejak dini kita dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar saat kita beranjak dewasa. Dan kita akan berfikir berulang-ulang ketika ada adat istiadat, kebudayaan dan agama baru yang muncul di lingkungan sekitar kita. Sehingga dengan cara melestarikan dan mengenal kebudayaan, agama dan adat istiadat tidak akan punah dimakan zaman.

 

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *