Business Plan Usaha Kafe

BISNIS PLAN CAFE
Tugas Ini Disusun Guna Memenuhi Tugas Akhir Semester
Mata Kuliah Kewirausahaan
Dosen Pengampu: M. Nasrudin, MH

Di susun Oleh:
Engga Mardiana Syafa’ah

Kelas C

PROGRAM STUDI S1 PERBANKAN SYARIAH
JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
JURAI SIWO METRO
2016/2017

Business Plan untuk Pemula
Nama perusahaan : Pink Cafe
Kompetensi utama : Kuliner
Business Plan
Pemilik : Engga Mardiana Syafa’ah
Nama Usaha : Pink Cafe
Alamat lengkap : Restu Baru, Rumbia, Lampung Tengah
Kode Pos : 34157
Telephone : 0896-1335-1835
E-Mail : engga.syafa@gmail.com

 

I. Daftar Isi

I. Daftar Isi 3
II. Ringkasan Eksekutif 4
III. Deskripsi Perusahaan secara Umum 5
IV. Produk dan Jasa 7
V. Rancangan Pemasaran 9
VI. Rancangan Operasional 14
VII. Manajemen dan Organisasi 19
VIII. Deklarasi Finansial Personal 20
IX. Rancangan Keuangan 21

 

II. Ringkasan Eksekutif

Para pelajar, mahasiswa, dan pekerja sangat identik dengan yang namanya galau, suntuk, lelah, letih, gelisah, gundah, gulana, baik karena tugas, organisasi, meeting, dan pihak-pihak lain yang bersangkutan. Saya membuka ”Pink Cafe” diperuntukan bagi semua kalangan khususnya pelajar untuk refreshing dari penatnya berbagai aktivitas yang telah dijalani dengan nuansa santai dengan ditemani secangkir kopi merupakan momen yang pas untuk nongkrong dan berbagi cerita bersama teman, kolega, pacar, gebetan, mantan, dan lain-lain.

Dengan terciptanya perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan khususnya makanan dan minuman dengan lokasi yang strategis dan nuansa yang terkesan lebih santai membuat saya yakin akan mengalami kemajuan yang signifikan seiring dengan kebutuhan para kaula muda akan tempat hang-out dan hunfot (hunting foto).

Pink Cafe membidik semua kalangan khususnya para pelajar yang lebih mengacu pada kalangan menengah kebawah dengan pemberian harga yang terjangkau dan tidak menyulitkan tetapi juga tidak mengesampingkan kualitas produk sebagai tujuan utama.

 

III. Deskripsi Perusahaan secara Umum

1. Bisnis yang ingin dikembangkan adalah bidang kuliner.

2. VISI : Mewujudkan Pink Cafe menjadi tempat tujuan utuk berkumpul dan bersantai, dan sebagai sebuah tempat favorit bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan dan minuman. Manjadi cafe yang nyaman, hemat, dan sehat serta diminati oleh semua kalangan

3. MISI :
a. Mengutamakan kualitas dalam hal apa saja, khususnya pelayanan dan penyajian makanan.
b. Menyediakan tempat yang nyaman untuk berkumpul dan bersantai.
c. Menempatkan pelanggan sebagai prioritas.
d. Mengembangkan inovasi-inovasi baik dalam produk, pelayanan, maupun tempat.
e. Menumbuhkan keterampilan dan pengetahuan karyawan guna mencapai performa operasional yang maksimal.

4. Alasan
a. Karena jika kualitas pelayanan dan penyajian makanannya baik dan bagus, maka akan menarik minat pelanggan.
b. Karena cafe bukan hanya menyajikan makanan yang enak saja, tetapi juga harus bisa menyediakan tempat yang nyaman untuk mengobrol santai dan berdiskusi.
c. Karena pelanggan adalah raja.
d. Karena dengan bertambahnya inovasi-inovasi baru, pelanggan akan penasaran dengan inovasi-inovasi baru apa lagi yang akan dibuat.
e. Karena dengan menumbuhkan keterampilan dan pengethuan karyawan, maka operasional Pink Cafe akan berjalan optimal.

5. Panduan menuju visi
Membuat Pink Cafe senyaman mungkin sehingga pengunjung tidak bosan dan betah berada didalam cafe.

6. Tujuan Perusahaan
Tujuan akhir dari Pink Cafe adalah membuat pelanggan senyaman mungkin saat berada di cafe.

7. Filosofi Bisnis
Yang paling penting dalam bisnis ini adalah tempat yang nyaman, rasa makanan, dan pelayanan.

8. Sasaran Pasar
Anak-anak muda dari semua kalangan.

9. Iklim Industri
Dalam 5 tahun kedepan tren cafe akan lebih maju karena akan semakin banyak inovasi-inovasi baru yang akan muncul. Saat ini perkembangan gaya hidup masyarakat di kota besar telah merubah pula pola hidup mereka, seperti contohnya suka makan diluar rumah bersama keluarga di akhir pekan atau hanya sekedar nongkrong bersama teman di cafe. Menyikapi perubahan tersebut, Pink Cafe hadir untuk memberikan kebutuhan masyarakat saat ini dengan membuat tempat yang nyaman untuk berkumpul dan bersantai diakhir pekan.

10. Kekuatan terpenting
Kekuatan terpenting Pink Cafe adalah pada tempatnya yang nyaman.

11. Kompetensi utama adalah kuliner.

12. Faktor yang membuat perusahaan sukses adalah tempat yang nyaman, harga yang terjangkau, dan lokasinya yang strategis.

13. Badan Usaha
Usaha perseorangan.

 

IV. Produk dan Jasa

Rumusan Masalah
Dalam menghadapi persaingan di dunia bisnis saat ini dan menghadapi banyaknya inovasi yang dilakukan diberbagai bidang usaha, maka saya disini memiliki ide bisnis yang komersil dengan melihat peluang yang ada disekitar lingkungan saya. Saya melihat peluang bisnis yang menjanjikan terutama dalam bidang kuliner, yaitu cafe. Bisnis cafe dan rumah makan semakin berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk perkotaan yang semakin padat. Di kota-kota besar cafe-cafe dan rumah makan terus tumbuh bak jamur dimusim hujan.

Karena disekitar wilayah usaha belum terdapat cafe, maka saya berinisiatif untuk membuat usaha cafe diwilayah ini dengan melihat peluang pasar yang ada adalah kalangan remaja hingga dewasa dan yang lebih mendominasi adalah kalangan remaja atau pelajar. Saya disini menginginkan mereka dapat menikmati berbagai jenis makanan yang disajikan dengan harga yang terjangkau dan dengan kualitas makanan yang terjamin kebersihan dan kesehatannya, serta dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Kemudian dengan lokasi tempat yang strategis yang dilalui oleh banyak kendaraan sehingga akan mudah untuk dikenal oleh masyarakat atau lingkungan disekitar area usaha.

Produk atau Jasa sebagai Solusi
Pink Cafe adalah sebuah cafe yang didesain simple namun nyaman. Di cafe ini nilai yang paling ditonjolkan adalah kenyamanan. Karena selain sebagai tempat nongkrong, cafe ini menyediakan fasilitas yang tujuannya untuk istirahat. Pohon yang rindang, tempat lesehan ataupun bersofa, hotspot, majalah, full music, dan tentunya menu makanan, minuman, serta cemilan adalah fasilitas dan produk yang ditawarkan di cafe ini.

Konsep cafe ini sengaja dibuat tak semewah cafe yang lainnya karena ingin menunjukkan kesan hommy, sehingga pengunjung dapat betah berlama-lama berada di cafe. Makanan yang tersedia di cafe ini juga cukup bervariasi, mulai dari makanan ringan seperti kentang goreng, roti bakar, sosis goreng, dll hingga makanan berat seperti nasi goreng, ayam bakar. Sedangkan menu minuman seperti cafe lainnya berbagai jenis kopi ada disini tetapi dengan harga mulai dari Rp. 2.000. Sangat terjangkau untuk kalangan pelajar. Berbagai produk dan fasilitas yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan konsumen yang sebagian besar adalah remaja dan pelajar.

Perhitungan harga dan cara pembayaran
a. Perhitungan harga jual untuk produk
Makanan:
Makanan berat : Rp. 6.000 – Rp. 25.000
Nasi putih : Rp. 4.000
Makanan Ringan : Rp. 5.000 – Rp. 18.000
Minuman:
Kopi/coffe : Rp. 2.000 – Rp. 16.000
Aneka Jus : Rp. 5.000 – Rp. 10.000
Milkshake & milk : Rp. 8.000 – Rp. 15.000
Ice cream : Rp. 5.000 – Rp. 10.000

b. Sistem Pembayaran
Pengunjung dapat membayar dengan tunai. Jika terjadi pembelian secara besar-besaran misalkan untuk acara seperti pesta, Pink Cafe memberikan discount kepada pembeli tersebut.
V. Rancangan Pemasaran

Ekonomi
1. Total ukuran pasar
Populasi dari penduduk desa Rumbia adalah sekitar 33.800 orang.
2. Pangsa pasar
Dengan total populasi tersebut, Pink Cafe akan mengambil konsumen sebanyak 500 orang yang kebanyakan adalah remaja dan pelajar.
3. Pemain yang ada di bidang cafe
Hanya terdapat 2 pemain dalam bidang ini, oleh karena itu menurut saya akan mudah untuk masuk di bidang cafe ini.
4. Tren Pasar
Cafe atau rumah makan biasanya akan ramai saat bulan Ramadhan. Karena saat bulan Ramadhan banyak orang-orang yang ingin reunian dengan teman-teman lama dan berbuka puasa bersama sehingga mencari tempat yang santai dan nyaman untuk berbuka puasa. Untuk menyikapi hal tersebut Pink Cafe membuat menu paket hemat buka puasa yaitu paket makanan dengan harga lebih murah sehingga dapat menarik minat pelanggan untuk berbuka puasa bersama di Pink Cafe, selain itu juga bisa menjadi sodaqoh untuk memberikan makanan kepada orang yang berpuasa.
5. Penghalang
Penghalang dalam usaha cafe ini adalah modalnya yang sangat tinggi. Untuk menyikapi hal tersebut adalah dengan cara melalukan pembiayaan bagi hasil di bank syariah.
6. Perubahan teknologi, regulasi pemerintah, ekonomi, dan industri menurut saya tidak terlalu berpengaruh di bisnis saya karena bisnis cafe ini adalah seperti bisnis rumah makan pada umumnya, setiap hari orang butuh makan. Hanya saja diperlukannya inovas-inovasi baru baik pada makanan, tempat maupun fasilitasnya setiap saat agar konsumen tidak bosan dengan makanan dan tempat yang itu-itu saja.
Model Bisnis
Model bisnis cafe ini adalah B2C, yaitu cafe langsung menjual ke konsumen.

Produk
Dalam sudut pandang konsumen, Pink Cafe adalah tempat yang nyaman untuk nongkrong, berkumpul bersama teman, dan bersantai. Selain tempatnya yang nyaman, harga makanan di Pink Cafe juga cukup terjangkau untuk kalangan pelajar.

Fitur dan Manfaat
a. Fitur
Pink cafe mempunyai fitur atau keistimewaan pada tempatnya yang nyaman. Cafe ini menonjolkan nilai kenyamanannya. Selain nyaman, juga memiliki harga yang terjangkau. Juga memiliki fasilitas hotspot yang banyak dicari oleh remaja sekarang.
b. Manfaat
Manfaat dari fitur diatas adalah pengunjung merasa betah untuk berlama-lama berada di cafe karena tempatnya yang nyaman dan memiliki hotspot yang mendukung untuk mengerjakan tugas atau hanya sekedar streaming menonton drama Korea.

Konsumen
1. Konsumen yang menjadi target
• Karakternya: anak-anak muda atau remaja yang suka hunfot (hunting foto)
• Lokasi geografisnya: hanya di sekitaran wilayah Kec. Rumbia
• Demografi:
• Usia : 15-30 tahun
• Jenis kelamin : laki-laki dan perempuan
• Lokasi : sekitaran wilayah Rumbia
• Level pemasukan : menengah ke bawah
• Tingkat pendidikan : SMP, SMA, mahasiswa

Kompetisi
1. Perusahaan/cafe yang lebih dulu hadir
a. Nama : CG Cafe
Alamat : Reno Basuki, Rumbia, Lampung Tengah (Depan Pasar Rumbia)
b. Nama : Kedai Ice Cream
Alamat : Reno Basuki, Rumbia, Lampung Tengah ( Depan Indomaret Pasar Rumbia)
2. Saya bersaing dengan CG Cafe dalam seluruh hal. Sedangkan dengan Kedai Ice Cream bersaing hanya pada tempatnya yang nyaman karena Kedai Ice Cream hanya menjual es krim dan snack saja.

Tabel 1: Analisis Kompetisi
FAKTOR Perusahaan Saya Kekuatan Kelemahan Kompetitor A Kompetitor B Seberapa Penting bagi Konsumen
Produk bagus Tempat yang bagus dan nyaman Lahan parkir yang sempit bagus bagus 5
Harga terjangkau Terjangkau – Relatif mahal terjangkau 5
Kualitas baik Baik – baik baik 4
Pelayanan Sangat baik Ramah – baik baik 5
Kehandalan – – – – – –
Stabilitas – – – – – –
Keahlian Inovasi tempat Tempatnya nyaman – – – 3
Reputasi Perusahaan – – – – – –
Lokasi stategis – – strategis strategis 5
Penampilan menarilk – – menarik menarik 5
Metode Penjualan – – – – – –
Kebijakan Kredit – – – – – –
Iklan Di media sosial – – – – 3
Citra Baik – – Baik Baik 3
Pasca-jual – – – – – –

Kelebihan dari Pink Cafe adalah pada tempatnya yang nyaman dan harganya yang terjangkau. Kelemahannya adalah pada tempat parkirnya yang sempit.
Niche/Ceruk Pasar
Dari dua cafe yang ada dan masing-masing memiliki sekitar 1000 orang konsumen, saya akan mengambil 500 orang konsumen dari masing-masing cafe. Konsumen yang akan saya ambil adalah konsumen yang hobi hunfot, suka kuliner, dan yang suka nongkrong atau hanya sekedar “numpang” wifi untuk streaming nonton drama korea.
Strategi
1. Promosi
Dalam strategi promosi, Pink Cafe menggunakan cara dengan memberikan gratis jus all variant untuk pembelian diatas Rp.10.000 pada 1 bulan pertama pembukaan cafe.
2. Iklan
Dalam strategi untuk iklan, saya menggunakan brosur yang disebar dan ditempel di tempat-tempat yang ramai dikunjungi orang. Karena dengan menggunakan brosur akan lebih menghemat biaya. Kami juga beriklan dengan menggunakan media internet seperti facebook.
3. Citra
Pink Cafe menginginkan citra yang dikenal oleh masyarakat dengan cafe yang nyaman, bagus dan sejuk, harga yang terjangkau, hotspot yang kencang, pelayanan yang baik, dan makanannya yang enak.

Biaya Promosi
1. Budget untuk promosi
Saya menyiapkan budget untuk promosi adalah Rp. 300.000 untuk 500 lembar brosur. Biaya ini adalah untuk promosi saat permulaan.

Harga
Untuk menentukan harga jual pada makanan adalah dengan menjulahkan biaya bahan-bahan yang digunakan utuk membuat satu porsi makanan/minuman kemudian ditambahkan dengan keuntungan yang ingin didapatkan.
Lokasi yang Direncanakan
Saya sudah memiliki lokasi sendiri yaitu ada dirumah saya, lokasinya juga strategis karena rumah saya berada di pinggir jalan raya dan di pusat kecamatan Rumbia. Lokasi yang strategis sangat penting bagi konsumen karena jika tempatnya kurang strategis, konsumen akan lebih memilih ke tempat yang strategis walaupun sebenarnya dia ingin makan di cafe ini.

Jika konsumen datang ke Pink Cafe maka akan menyenangkan dan merasa nyaman karena fasilitas hotspot nya yang kencang. Hal tersebut konsisten dengan citra yang ingin ditampilkan oleh Pink Cafe, dan menjadi ekspektasi dari konsumen.

Kompetisi berlokasi tidak jauh dengan usaha saya. Sebaiknya saya lebih jauh dengan kompetisi karena jika lokasinya dekat maka pelanggan akan lebih mudah berpindah ke tempat lain. Dan jika kita melihat pesaing kita ramai pelanggan maka akan lebih mudah sakit hati hehehehe.

Saluran Distribusi
Distribusinya melalui penjualan langsung ditempat.
VI. Rancangan Operasional
Kegiatan operasional usaha ini dilakukan ditempat sendiri, kerena produk makanan ini akan dibuat jika ada pelanggan yang datang, maka proses pengerjaannya adalah dengan melayani jika ada pelanggan yang memesan. Proses pelayanannya dilakukan oleh pramusaji yang akan menyapa konsumen yang datang, kemudian memberikan daftar menu dan mencatat pesanan konsumen, lalu menyerahkannya kepada koki, setelah koki selesai memasak kemudian pramusaji menyajikan makanan ke konsumen, setelah konsumen selesai makan ia membayar makanannya ke kasir.
Model Bisnis
Struktur bisnisnya adalah B2C yaitu Cafe langsung menjual ke konsumen. B nya cafe dan C nya konsumen.

Produksi
Dari bahan baku makanan yang didapat dari pasar atau dari produsen kemudian dimasak untuk menjadi makanan yang siap santap kemudian disajikan ke konsumen.

Lokasi
1. Kualitas lokasi yang dibutuhkan adalah lokasi yang nyaman, strategis, dekat dengan pusat kota dan mudah diakses.
2. Akses ke lokasi:
Lokasi Pink Cafe sangat mudah dijangkau oleh calon pelanggan karena letaknya berada di pusat kecamatan Rumbia. Dekat dengan pasar dan dipinggir jalan raya.
3. Biaya
a. Peralatan
1) Speedy unlimited biayanya Rp. 800.000 dengan pendaftaran Rp. 150.000
2) Peralatan makan Rp.500.000
3) Meja, kursi Rp. 3.000.000
4) Meja receptionist 1 paket Rp. 200.000
5) Renovasi tempat Rp. 1.000.000
6) Peralatan memasak Rp. 2.000.000
b. Perlengkapan
1) Pernak pernik dan dekorasi Rp. 1.500.000
2) Bahan baku makanan Rp. 2.000.000
4. Jam Kerja
Pink Cafe buka dari jam 09.00 – 21.00

Personel
a. Tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 3 orang
b. Jenis pekerja
– Pramusaji (waiters) 2 orang
– Koki 1 orang dengan skill memasak
– Kasir 1 orang dengan profesionalitas yang tinggi
c. Kualitas staff yang ada sudah cukup baik.
d. Struktur penggajian
Para karyawan digaji satu bulan sekali
– Gaji pramusaji (waiters) Rp. 700.000
– Gaji koki Rp. 900.000
– Gaji Kasir Rp. 800.000
e. Metode pelatihan dan penyesuaian kerja
1. Metode pelatihan untuk pramusaji (waiters) yaitu menggunakan Metode On The Job Training. Prosedur metode ini menggunakan cara informal, yaitu dengan cara pegawai mempelajari pekerjaannya dengan mengamati pekerja lain yang sedang bekerja, dan kemudian mengobservasi perilakunya. Pegawai senior memberikan contoh cara mengerjakan pekerjaan dan pegawai baru memperhatikannya. Metode ini sangat tepat untuk mengajarkan skill yang dapat dipelajari dalam beberapa hari atau minggu. Manfaatnya adalah karyawan baru bisa belajar dengan perlengkapan yang nyata dan dalam lingkungan pekerjaan yg jelas.

2. Metode pelatihan dan penyesuaian kerja untuk koki adalah dengan melihat pengalaman kerja calon koki serta skill memasaknya.

3. Metode pelatihan dan penyesuaian kerja untuk kasir adalah dengan melihat kejujurannya. Karena kasir yang memegang uang hasil penjualan.

f. Siapa menjalankan tugas apa?
1. Pramusaji (waiters) bertugas menyajikan makanan konsumen.
2. Koki bertugas untuk memasak.
3. Kasir bertugas dalam pembayaran konsumen.

g. Job Description
1. Pramusaji (waiters)
Tugas dan tanggung jawab utama waiters adalah melayani pelanggan yang akan makan dan minum di cafe. Disamping tugas pokok tersebut juga harus melaksanakan yang berhubungan dengan tugas utama yaitu: Mempersiapkan service eqiupment (peralatan pelayanan), mengangkat alat makan dan membersihkan meja, mengambil pesanan tamu, menyajikan pesanan kepada tamu.
Selain itu juga harus bertanggung jawab atas kebersihan dan keselamatan dirinya dan tempat kerjanya, dan keamanan kerjanya.

2. Koki
Menyiapkan dan mengontrol mutu produk, menjaga kebersihan pribadi dan kerapihan dalam pekerjaan, pakaian, celemek, topi koki, dll. Menjaga kebersihan tangan dan alat yang digunakannya. Membersihkan area memasak/dapur, mengerjakan administrasi memasak, mengontrol dan melaporkan ketersediaan bahan baku, bekerjasama dengan crew lain.

3. Kasir
Tugas dan tanggung jawab kasir
– Menyiapkan uang kembalian sebelum cafe buka.
– Menempati lokasi kasir yang telah ditentukan.
– Membersihkan mesin dan meja kasir
– Melayani dan menyapa konsumen dengan baik
– Menyebutkan jumlah uang yang diterima dan kembalian yang dibayarkan ke konsumen
– Mencatat barang-barang kosong dan dilaporkan ke manager.
– Bertanggung jawab terhadap uang setoran, apabila terjadi kehilangan maka harus mengganti, atau potong gaji.

Bahan-Bahan
1. Bahan yang dibutuhkan:
Bahan yang dibutuhkan antara lain: beras, sayur-sayuran, buah-buahan, sosis, ayam, roti, daging, , susu, kopi, coklat, krim, gula, ice cream.
2. Perkiraan harga bahan baku
– Buah Rp. 120.000
– Sayuran Rp. 100.000
– Susu Rp. 100.000
– Kopi Rp. 100.000
– Cream Rp. 75.000
– Coklat Rp. 150.000
– Gula Rp. 100.000
– Ice cream Rp. 75.000
– Daging Rp. 250.000
– Ayam Rp. 200.000
– Sosis Rp. 60.000
– Roti Rp. 75.000

Suplier
1. Nama : Sujito
Alamat: Bandar Jaya, Lampung Tengah
2. Jenis bahan baku: sosis, es krim
3. Pembayaran dilakukan langsung ditempat, karena owner cafe mengambil langsung ke tempat supplier
4. Harganya tetap.

VII. Manajemen dan Organisasi
Yang akan mengelola bisnis ini dari hari ke hari adalah ibu saya. Ibu saya mempunyai pengalaman di bidang warung makan selama 13 tahun, ibu saya adalah orang yang telaten dalam mengelola warung dan keuangannya. Jika ibu saya tidak bisa melanjutkan kerjanya maka saya yang akan mengambil alih pekerjaan tersebut setelah saya lulus kuliah.
Struktur Organisasi

VIII. Deklarasi Finansial Personal

Usaha cafe ini adalah milik sendiri dengan modal awalnya adalah Rp. 15.000.000,-. Sumber modal ini didapat dari pembiayaan kepada bank syariah sebesar Rp. 10.000.000,- dan yang Rp.5.000.000,- adalah modal milik sendiri. Kemudian modal tersebut digunakan untuk renovasi tempat, membeli peralatan dan perlengkapan serta fasilitas-fasilitas cafe.

Adapun sisa modal tersebut akan digunakan untuk biaya operasional dan lain-lain, dengan ketentuan yang sedikit namun akan dibutuhkan secara mendadak, seperti pada saat bahan makanan habis ataupun biaya-biaya lainnya.

IX. Rancangan Keuangan
1. Biaya Bahan
No Bahan Jumlah/minggu Jumlah/bulan
1 Buah Rp. 60.000 Rp. 240.000
2 Sayuran Rp. 50.000 Rp. 200.000
3 Susu Rp. 50.000 Rp. 200.000
4 Kopi Rp. 50.000 Rp. 200.000
5 Creamer Rp. 40.000 Rp. 160.000
6 Coklat Rp. 50.000 Rp. 200.000
7 Gula Rp. 40.000 Rp. 160.000
8 Ice Cream Rp. 50.000 Rp. 200.000
9 Daging Rp. 150.000 Rp. 600.000
10 Ayam Rp. 80.000 Rp. 320.000
11 Sosis Rp. 50.000 Rp. 200.000
12 Roti Rp. 40.000 Rp. 160.000
Total Biaya Bahan Rp. 710.000 Rp. 2.840.000

2. Gaji/Upah
No Pengelola Gaji/Bulan
1 Pramusaji Rp. 700.000
2 Koki Rp. 900.000
3 Kasir Rp. 800.000
Total Gaji Rp. 2.424.000

3. Biaya Umum
1 Air + Listrik Rp. 100.000
2 Hotspot Rp. 100.000
3 Promosi Rp. 300.000
4 Biaya Renovasi Rp. 200.000
5 Biaya Tak Terduga Rp. 100.000
Total Biaya Umum Rp. 800.000
Total Biaya Operasional/Bulan Rp. 6.064.00

4. Pendapatan
No Jenis Makanan/Minuman Harga pergelas/per porsi Penjualan
/hari /bulan
1 Ayam bakar Rp. 25.000 10 porsi x Rp. 25.000 = Rp. 250.000 Rp. 1.000.000
2 Nasi goreng Rp. 10.000 15 porsi x Rp. 10.000 = Rp. 150.000 Rp. 600.000
3 Bakso Rp. 10.000 10 porsi x Rp. 10.000 = Rp. 100.000 Rp. 400.000
4 Bakmi Rp. 8.000 10 porsi x Rp. 8.000 = Rp. 80.000 Rp. 320.000
5 Nasi putih Rp. 4.000 10 porsi x Rp. 4.000 = Rp. 40.000 Rp. 160.000
6 Sosis goreng Rp. 5.000 25 porsi x Rp. 5.000 = Rp. 125.000 Rp. 500.000
7 Kentang goreng Rp. 5.000 25 porsi x Rp. 5.000 = Rp. 125.000 Rp. 500.000
8 Roti bakar Rp. 6.000 20 porsi x Rp. 6.000 = Rp. 120.000 Rp. 480.000
9 Jus all variant Rp. 7.000 15 gelas x Rp. 7.000 = Rp. 105.000 Rp. 420.000
10 Kopi hitam/capuccino Rp. 2.000 10 gelas x Rp. 2.000 = Rp. 20.000 Rp. 80.000
11 Milkshake coklat/strawberry/vanilla Rp. 8.000 20 gelas x Rp. 8.000 = Rp. 160.000 Rp. 640.000
12 Susu coklat/vanilla Rp. 4.000 15 gelas x Rp. 4.000 = Rp. 60.000 Rp. 240.000
13 Coklat panas/coklat dingin Rp. 6.000 10 gelas x Rp. 6.000 = Rp. 60.000 Rp. 240.000
14 Teh panas Rp. 3.000 10 gelas x Rp. 3.000 = Rp 30.000 Rp. 120.000
15 Es teh manis Rp. 3.000 10 gelas x Rp. 3.000 = Rp. 30.000 Rp. 120.000
16 Teh Botol Sosro Rp. 5.000 20 gelas x Rp. 5.000 = Rp 100.000 Rp. 400.000
17 Ice Cream coklat/strawberry/vanilla Rp. 8.000 20 gelas x Rp. 5.000 = Rp. 100.000 Rp. 400.000
Total Pendapatan Rp. 1.655.000 Rp. 6.620.000

5. Keuntungan
No KAS
1 Pendapatan / bulan Rp. 6.620.000
2 Pengeluaran operasional / bulan Rp. 6.064.000
Keuntungan Perbulan Rp. 556.000

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *