Beberapa Tradisi Keagamaan Islam di Kota Gajah Lampung

Nama : DESPY SRI WAHYU KUNTARI
Kelas : A
Prodi : S1 PBS
Npm : 1602100021
Mk : METODOLOGI STUDI ISLAM
TRADISI DI MASYARAKAT
1.Kematian
Tradisi masyarakat kotasari ketika ada kematian maka akan menyelenggarakan selametan atau mendoakan pada waktu tertentu seperti 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari, sampai 1000 hari. Padaacara selamtan ini biasanya masyarakat hanya duduk, duduk makan dan minum. Serta membacakan ayat Al-Qur’an dan dzikir-dzikir kepada Allah.

2.Suroan
Tradisi suroan dalam masyarakat menganggap keramat apalagi bila jatuh pada jumat legi karena malam satu suro dikaitkan dengan hal-hal mistis dan berfilosofis. Pada malam satu suro masyarakat dilarang untuk pergi kemana-kemana kecuali untuk mendoakan ataupun melakukan ibadah lain. Biasanya masyarakat melakukantradisi ngumbah kris pada bulan suro. Kegiatan ini termasuk dalam kegiatan yang ritual budaya yang dinilai sakral. Ada juga tradisi masyarakat pada malam suro yaitu lek-lekan, atau tidak tidur semalam suntuk tradisi ini biasanya dilakukan masyarakat dan wara-warga didesa sudah menyiapkan acara masing-masing. Ada yang sekedar berkumpul, lek-lekan di pos ronda dan mengobrol didepan rumah.

3.Ziarah kubur
Biasanya di dalam masyarakat ziarah kubur sering disebut dengan nyekar tradisi ini dilakukan sebelum puasa.masyarakat sekitar pergi ke kuburan dan menyekar bunga. Hal ini merupakan tradisi yang tidak bisa di tinggalkan bila tradisi ini ditinggalkan serasa ada yang kurang dalam melangkahkan kaki menyongsong puasa ramadhan.

4.Megengan
Tradisi megengan dalam masyarakat ini berbentuk slametan atau syukuran yang dilakukan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan, yang dilakukan pada buan syaban yaitu sekitar pada tanggal 20 sampai 29 sya’ban sebelum datangnya bulan Ramadhan.

5.Pancenan
Tradisi pancenan ini dilakukan secara turun-temurun dalam keluarga yang dilakukan sebelum menyambut datangnya bulan Ramadhan. Dengan cara membuat makanan yang disediakan di meja, minuman, rokok, dan bunga. Lalu diserahkan oleh kepala keluarga untuk roh nenek dan kakek yang sudah meninggal dengan membacakan yasin dan doa-doa.

 

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *