TRADISI YANG TERKAIT DENGAN PERILAKU KEAGAMAAN ISLAM

Saya bertempat tinggal di daerah Yosomulyo Metro Pusat, Kota Metro. Didaerah saya terdapat tradisi unik disetiap malam Jum’at. Menurut saya tradisi ini cukup unik karena hanya ada didaerah saya dan tidak ada didesa-desa lainnya. Setiap malam jum’at bapak-bapak dan pemuda-pemuda berkumpul di masjid atau dirumah yang dengan sukarela menyediakan tempat. Mereka berkumpul setelah ba’da Isya kemudian jamaah tersebut membaca Surah Yasin dan setelah itu Marhabanan. Namun jamaah tersebut menyebutnya dengan Sholawat Albarjanji. Karena mayoritas disini adalah suku Jawa. Solawat albarjanji ini dibacakan dengan nada-nada bernyanyi dengan menggunakan speker agar lebih menarik dan lebih enak didengar. Awal mula adanya solawat albarjanji ini dari seorang tetangga saya yang dulunya santri pondok pesantren di daerah Jawa Tengah. Ia mengajak jamaah pengajian tersebut tidak hanya surah Yasin yang dibacakan, ia mengajari jamaah yang lain untuk lebih bisa marhabanan. Awalnya ia sangat kesusahan membimbing jamaah pengajian tersebut karena 75% adalah bapak-bapak yang ingatannya sudah sering lupa. Bacaan-bacaan solawat albarjanji diantaranya maulidin, yukro ukoballamaulidaidho, maulidhulbarjanjinasron, mahalulqiam, dan doa.Namun karena berjalannya waktu dan setiap malam juma’at tradisi tersebut selalu dilakukan jamaah pengajian pun sudah banyak peningkatan. Jamaah pengajian ini sering diundang ke acara-acara seperti tasyakuran kelahiran, aqiqahan, atau tasyakuran khitanan. Di desa-desa lain pun juga sering mengundang jamaah pengajian tersebut. Karena jika dibacakan secara bersamaan akan terasa indah dan enak didengar. Tradisi ini juga dapat menjadikan penghasilan tambahan untuk jamaah pengajian jika ada yang mengundang jamaah pengajian tersebut.

 

LINDA SRI MULYANI

NPM 1602100041

Mahasiswi Semester 1 Kelas B Prodi S1 Perbankan Syari’ah IAIN Metro

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *