Tradisi Malam Takbir

Risa Wahyu Pratiwi

S1 Perbankan Syari’ah kelas B semester 1

Untuk merayakan malam takbir yang berbeda dimasjid dekat rumah saya, selalu mengadakan acara lomba antar musola atau masjid yang satu desa. Bebeeda dengan desa-desa lain yang selalu mengadakan acara keliling desa dengan mengarak miniatur masjid yang dibawa dengan mobil terbuka dan membawa obor, desa kami pun mengadakan acara seperti lomba lct, ketangkasan, kekompakan antar anak-anak dan lomba lainnya yang bermanfaat dan tidak melanggar ajaran agama itu sendiri. Acara ini pun banyak sekali diikuti oleh adik-adik yang berada disekitar masjid tersebut. Acara ini juga selalu didukung oleh pamong yang berada didesa tersebut, acara ini diselenggarakan oleh RISMA (remaja islam masjid). Dengan terselenggaranya acara ini banyak manfaat yang dapat kita dapat seperti semakin dekatnya interaksi antar orang yang belum terlalu kenal dikarenakan bedanya tempat untuk meperoleh ilmu agama. Mereka datang sebelum magrib atau sebelum berbuka puasa, yang uniknya mereka harus membawa makanan dari rumah dan dimakan waktu berbuka. Mereka selalu bertukar makanan dengan temannya yang berbagai jenis makanan yang mereka bawa. Setelah bebuka puasa selelsai, lalu mereka melanjutkan dengan sholat magrib berjamaah. Selepas itu mereka melanjutkan kegiatan wajib yang mereka nanti-nantikan. Acara demi acara dilewati bersama dan gembira, setelah perlombaannya selesai atau habis inilah waktu yang dinanti-nantikan yaitu pembagian hadiah. Dengan perasaan yang bercampur aduk mereka dengan sabar menunggu hasil jerih payahnya, mereka pun selalu bersenda guarau dengan temannya. Saat pengumuman dan pembagian hadiah pun tiba, mereka sudah tau pemenang dalam lomba tahun ini siapa dan mereka pun tidak merasa iri, karena sang panitis juga menyiapkan hadiah kecil bagi peserta yang belum beruntung tersebut.

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *