Tradisi Keagamaan Islam di Kampung

Nama : Tetania Saputri
NPM : 1602100072
PRODI : S1 PBS (B)
Semester : 1

Tradisi yang terkait dengan perilaku keagamaan Islam yang unik dan terdapat di lingkungan tempat tinggal saya.
Ada beberapa perilaku keagamaan di lingkungan tempat tinggal saya, seperti acara suronan. Suronan itu adalah bulam Muharam. Bisanya bapak-bapaknya pergi berziarah ke makam Wali Songo. Dan yang tidak pergi berziarah biasanya leklean atau bergadang di masjid atau mushola dan masing-masing orang membawa berkat lalu dimakan bersama-sama di masjid atau di mushola. Bisanya menabur bunga yang telah dibacakan doa-doa dan gendurennya diperempatan duduk ditengah-tengah perempatan melingkar dengan tikar, lalu datang ke masjid atau mushola untuk makan bersama. Ada juga yang gendurennya hanya di masjid atau mushola. katanaya untuk menghargai para leluhur dan juga mahluk gaib. Setelah itu ada acara tabuh gamelan sampai pagi dan ada juga sindennya.

Tradisi lainnya seperti takiran. Takiran dilakukan pada awal bulan ramadhan atau malam pertama tarawih. Biasanya ada yang mengadakan genduren dirumah-rumah ada juga yang langsung di masjid atau mushola. Kalau di rumah-rumah biasanya berurutan dari rumah satu kerumah lainnya begitu seterusnya biasanya satu orang mendapat berkat sampai lima atau enam. Dan takiran yang dilakukan di mushola atau masjid biasanya ibu-ibunya memasak nasi bungkus atau seperti berkat setelah itu ditukar-tukar dan dimakan bersama-sama agar tercipta kerukunan dan kebersamaan. Takiran juga dilakukan pada sepuluh malam teakhir bulan Ramadhan untuk menyambut datangnya malam lailatul qodar yaitu pada malam malam ganjil, seperti 21, 23, 25, 27, dan 29.

Selanjutnya acara peringatan hamil, yaitu pada tiga bulan yang dinamakan telon-telon atau tiga bulanan untuk mendoakan agar bayinya sehat, biasanya diberi berkat atau among-among. Setelah itu acara tujuh bulanan untuk mendoakan bayi agar sehat, lahirnya dengan normal dan lancar dan juga syukuran atas lahirnya si bayi,yang dilakukan pada tujuh hari setelah kelahiran. namanya piton-piton atau mitoni dalam berkat harus ada macam-macam jajan ada tujuh atau semuanya harus berjumlah tujuh, seperti jajanan pasar harus tujuh macam, umbi-umbian harus tujuh macam, begitu juga dengan sayurnya, dan juga harus ada rujak yang terdiri dari tujuh macam buah. Setelah lahir mengadakan acara aqiqahan biasanya ada acara potong rambut si bayi, dan mengadakan marhabanan dan dibacakan sholawat.

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *