Memperingati Maulid Nabi Dengan Cara Yang Unik

Di desa sri rahayu II kotagajah Lampung Tengah, warga di sekitar daerah lingkungan rumahku mereka memperingati maulid nabi dengan cara yang sangat unik yakni mengadakan kegiatan sedekah maulud. Sejumlah warga mengadakan syukuran atau pengajian di masjid dan setiap warga diwajibkan membawa 3 bungkus nasi yang dimana setelah pengajian selesai ada acara tukar makanan satu sama lain, kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi bagi masyarakat sri rahayu II kotagajah dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Bukan hanya tradisi tukar makanan saja, yakni adapula Tradisi ‘Panjang Mulud’, yaitu mengumpulkan sejumlah barang berupa beras, perlengkapan shalat seperti alqur’an, sarung dan mukena, ada juga mie instan dan sembako-sembako lainya,setelah terkumpul semua kemudian warga sekiatar mengarak barang tersebut setelah diarak kemudian warga sekitar membagikan makanan tersebut kepada fakir mmiskin dan anak-anak yatim yang ada di lingkungn sekitar. Setelah saya teliti dan telaah ternyata tradisi yang ada di desa saya serupa dengan tradisi yang ada di Yogyakarta. Itulah tradasi unuk dalam memperingati maulid Nabi Muhammad Saw yang ada di lingkungan sekitar Srirahayu II Kotagajah.
Pada umumnya maulid Nabi Muhammad Saw dilaksanakan pada tanggal 12 rabiu’ul awal dalam penanggalan islam maupun hijriyah. Pada umumnya di beberapa daerah perayaan maulid nabi di Indonesia dialakukan dengan cara menggelar acara keagamaan seperti mengadakan pengajian akbar, lomba-lomba keagamaan seperti lomba mengaji, dakwah, hadroh atau shalawatan dan lomba adzan . Acara Maulidan tersebut biasanya diselenggarakan di masjid ataupun tempat luas yang dekat dengan lingkungan rumah oleh kelompok-kelompok masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.

Nama : Agus Makroji
Npm :1602100003
Kelas B Semester 1 Perbankan Syariah

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *