Tradisi yang Terkait dengan Perilaku Keagamaan Islam

Tahlilan

Tahlilan adalah sebutan untuk kegiatan dzikir kepada Allah SWT atau biasa disebut gendurenan oleh masyarakat sekitar. Biasanya tahlilan dilakukan untuk mengingat dan mengirim do’a kepada Allah SWT untuk saudara atau orang-orang yang sudah meninggal dunia pada hari pertama kematian hingga hari ketujuh dan selanjutnya dilakukan pada hari ke-40, ke-100, ke satu tahun pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Ada pula yang melakukan tahlilan pada hari ke-1000.

Bacaan tahlil dan doa ini biasanya dilakukan oleh kalangan muslim NU (Nahdatul Ulama) adapun pada muslim penganut Muhammadiyah mereka tidak melakukan kegiatan tahlilan dalam bentuk apapun. Tahlilah terus dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat muslim hingga saat ini.

Menurut saya pribadi tahlilan banyak sekali manfaatnya karena kita dapat beribadah sambil bersilaturahmi terhadap masyarakat dilingkungan kita. Tahlilan biasanya dipimpin oleh ustad dan di awalin dengan surat-surat pendek dan dilanjutkan membaca do’a yasin dan do’a bersama. Setelah do’a pada acara tahlilan di hidangkan makanan-makanan yang tujuannya untuk bersedekah ataupun memberi makan orang-orang yang sudah mau datang dan mendoakan orang yang sudah meninggal dunia. Dan ketika di penghujung acara orang-orang yang akan pulang juga dibawakan nasi yang lengkap dengan lauk untuk di berikan kepada keluarganya di rumah atau biasa disebut dengan berkat. Tahlilan masih di selenggarakan sampai sekarang, itu karena setiap anak pasti menginginkan orang tuanya yang sudah meninggal masuk surga. Sebagaimana diketahui oleh semua kaum muslim, bahwa anak yang soleh yang berdoa untuk orang tuanya. Oleh karena itu setiap orang tua menginginkan anaknya menjadi orang yang saleh dan mendoakan mereka.

 

NADIA PERMATASARI

1602100048

Mahasiswi Kelas B Perbankan Syariah Semester 1

IAIN METRO

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *