Karakteristik Islam dalam Pendidikan

Istilah karakteristik ajaran islam terdiri dari dua kata : karakteristik dan ajaran islam.kata karakteristik dalam kamus bahasa indonesia, diartikan sesuatu yang mempunyai karakter atau sesuatu yang khas. Islam dapat diartikan agama yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW yang berpedoman pada ayat suci Al-Quran dan al-Hadist. Berarti karakteristik ajaran islam dapat diartikan sebagai ciri yang khas atau khusus yang mempelajari tentang berbagai ilmu pengetahuan dan kehidupan manusia dalam bernagai bidang agama, muamalah, yang didalamnya termasuk ekonomi, sosial, politik,pendidikan, kesehatan, dll.

Dunia pendidikan dalam hal ini tidak terkecuali, seorang guru atau tenaga pendidik muslim sebelum dia berperan sebagai guru atau pendidik dia adalah seorang muslim, artinya dia akan memenuhi panggilan hati nuraninya untuk senantiasa membawa misi islam dalam kehidupanya.dan misi Islam itu adalah Rahmatan lil’alamin.

Sejalan dengan bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan tersebut diatas, Islam juga memiliki ajaran yang khas dalam bidang pendidikan. Islam memandang bahwa pendidikan adalah hak bagi setiap orang (education for all), laki – laki atau perempuan dan berlangsung sepanjang hayat (long life education). Dalam bidang pendidikan Islam memiliki rumusan yang jelas dalam bidang tujuan, kurikulum, guru, metode, sarana, dan lain sebagainya. Semua aspek yang berkaitan dengan pendidikan ini dapat di pahami dari kandungan surat al-Alaq yang berarti “bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dengan segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang mengajar manusia dengan pena; dia mengajar manusia tentang sesuatu yang belum diketahuinya. Di dalam al-Quran dapat di jumpai berbagai metode pendidikan seperti metode ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, penugasan, teladan, pembiasaan, karya wisata, cerita, hukuman, nasihat, dan sebagainya. Berbagai metode tersebut dapat di gunakan sesuai dengan materi yang diajarkan, dan di maksudkan demikian, agar pendidikan tidak membosankan anak didik. (Abudn nata:2004,87)

Islam merupakan syariat Allah bagi manusia yang dengan bekal syariat manusia itu beribadah.agar manusia mampu memikul dan merealisasikan amanat besar itu, syariat itu membutuhkan pengamalan, pengembangan dan pembinaan. Pengembangan dan pembinaan itu lah yang di maksut dengan pendidikan islam.

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung – gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatr akan mengianatinya, dan dipikulah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya, manusia itu sangat zhalim dan amat bodoh “ (al-ahzab : 72 )

Tampaknya tidak ada perealisasian syariat Islam kecuali melalui penempaan diri, generasi muda, dan masyarakat dengan landasan iman dan tunduk kepada Allah. untuk itu pendidikan islam merupakan amanat yang harus di kenalkan oleh satu generasi ke generasi berikutnya, terutama bagi orang tua atau pendidik kepada anak – anak atau murid – murid nya. Dan kecelakaan lah yang akan menimpa orang – orang yang menghianati amanat itu.

Secara teori pendidikan islam sebagai disiplin ilmu merupakan konsep pendidikan yang mengandung berbagai teori yang dapat dikembangkan dari hipotesa – hipotesa yang bersumber darii al-Quran maupun hadis baik dari segi sistem, proses, dan produk yang diharapkan mampu membudayakan umat manusia agar bahagia dan sejahtera dalam hidupnya. (Muhaimin:2011,77)

Dari segi teori, pendidikan islam dapat diartikan sebagai studi tentang proses kependidikan yang bersifat progresif menuju kearah kemampuan optimal anak didik yang berlangsung diatas nilai – nilai ajaran Islam. Ilmu pendidikan Islam mengandung kesesuaian pandangan dengan teori – teori dalam ilmu pedagogik, terutama yang menyangkut masalah anak didik, pendidik, alat – alat pendidikan dan lain sebagainya, sehingga dalam pengembangan teorisasi ilmu pendidikan Islam meliputi aspek hakikat pendidikan Islam, asas pendidikan Islam, modal dasar pendidikan Islam, strategi pendidikan Islam, ruang lingkup pendidikan Islam serta metode yang akan digunakan.(Arief:2002,9)

Jadi kesimpulanya adalah karakteristik ajaran isla secara dominan ditandai oleeh pendekatan normatif, historis dan filosofis. Islam tampil sebagai disiplin lmu, yaitu ilmu keislaman dengan berbagai cabangnya. Karakteristik islam yang demikian ideal itu masih tampak belum seluruhnya di ketahui dan diamalkan.

 

 

Daftar pustaka

Muhaimin. 2011. Pemikiran dan Aktualisasi Pengembangan Pendidikan dalam Islam. Jakarta: Rajawali Pers. Novia, Rina. 2010. Super Teacher Super Student. Jakarta: Zikrul Hakim.

Arifin, H.M. 2006. Ilmu Pendidikan Islam (Tinjauan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Multidispliner). Jakarta: Bumi Aksara.

Arief.2002. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Pers.

Arifin, H.M. 2006. Ilmu Pendidikan Islam (Tinjauan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Multidispliner). Jakarta: Bumi Aksara.

 

Ayu Rofiqoh

1602100092

Mahasiswi kelas A Perbankan Syariah IAIN Metro

 

Catatan dosen

  1. Tulisan sudah  cukup baik, tinggal elaborasi pemikiran dan bahasa penulis sendiri.
  2. Masih ada 50% tulisan yang terdeteksi plagiasi.

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *