Pertumbuhan Studi Islam di Timur Tengah

A.    Belajar Islam Di Timur Tengah
Dalam persepektif perbandingan, sarjana-sarjana Indonesia tamatan Timur Tengah sendiri dipandang secara seragam sebagai lebih besar setia dan mempunyai komitmen lebih tinggi terhadap Islam. Ini mengesankan, pendidikan dan lingkungan berpikir mereka di Timur Tengah adalah seragam pula; yakni normatif dan tidak liberal (Azyumardi Azra.,10). Secara historis,kegairahan kaum terpelajar di tanah air untuk studi ke pergururuan tinggi di timur tengah sangat tinggi (Ismatu ropi.,40)
B.    TIPOLOGI KAWASAN TIMUR TENGAH

Etnolinguistik Kawasan Arab
Kawasan Kebudayaan Islam Arab, bisa didefenisikan secara Linguistik dengan bahasa Arab sebagai bahasa induk kebudayaan mereka. Sekalipun sekarang mencakup dan meliputi di luar batas-batas geopoollitik tertentu etnik Arab, seperti Sudan, Somalia dan Mauritania yang seluruh penduduknya dapat disebut bukan orang Arab, tetapi secara linguistik mereka bisa masuk ke dalam kriteria Arab.
Pertama-tama kita bisa membedakan dengan jelas antara wilayah Arab Timur dan Arab Barat ,dengan menarik lokasi  garis padang pasir sejak wilayah Maroko, Lybia, Al-Jazair, Mesir,dan Syiria. Dari Syiria dapat dipisahkan lagi oleh garis gaya-linguistik ke selatan Saudi Arabia, yaknii Yaman dan Ke Utara Sampai Ke Irak (seyyed hossain nasr:1988,110).
Di bagian Timur (masyriq), terutama Hijaz dan Najd sebagai tempat kelahiran Islam. Sampai saat ini masih berbentuk satu unit tersendiri dengan   suatu pola kebudayaan nomadik padang pasir, yang membentang sampai Yordania Selatan, Suria dan Irak. Sementara Itu, negara-negara Levant (Mediterenia Timur) Telah membentuk ciri-ciri lain yang telah disatuka oleh kesamaan-kesamaan geografis, pengalaman sejarah, terutama akibat dominasi  Tuski Usmani, dan bahkan oleh bentuk-bentuk dialek Arab mereka yang hampir bisa dikatakan seragam. Sementara Mesir yang dalam banyak hal merupakan juga pusat kawasan Arab, adalah sangat khas dan berbeda dengan wilayah-wilayah Arab lain terutama dalam aspek fisionomi dan Anatomi dialek mereka. Seperti halnya dalam kebiasaan-kebiasaan dan dialek mereka. Seperti halnya dalam kebiasaan-kebiasaan dan moralitas yang mencerminkan masa lampau kuno, akibat sejarah panjang wilayah ini yang sanat dinaamis dengan berabagai karakter etnis terutama semasa kekuasaan Faraoh dan Romawi, kemudian menagalami islamisasi dan arabisasi total bahkan pengaruh Turki yang cukup lama ( Bani Thulun, Ikhsyid, dan Usmani)  telah memberrikan cerminan yang khas, baik dalam kebiasaan sehari-hari maupun aspek-aspek seni, sosial, dan budaya mereka.

C.    Tahapan pendidikan islam pada fase mekah
Pola pendidikan yang dilakukan oleh rasulullah sejalan dengan tahapan –tahapan dakwah  yang disampaikannya kepada kaum quraisy. Dalam hal ini dibagi menjadi tiga tahap.
1.    Tahap rahasia dan perorangan
Pada awal turunnya wahyu pertama, al-quran surat 96, ayat 1-5, pola pendidikan yang dilakukan adalah secara sembunyi-sembunyi mengingat kondisi sosio politik yang belum stabil dimulai dari dirinya sendiri dan keluarga dekatnya. Mula-mula rasulullah mendidik istrinya, diikuti oleh anak angkatnya ali bin abi talib dan zaid ibnu haritsah lalu sahabat kharibnya Abu bakar siddiq. Secara berangsur-angsur ajakan ini disampaikan secara meluas tetapi masih terbatas dikalangan keluarga dekat suku quarais saja(Haekal:2007,5)
2.    Tahap Terang-terangan
Perintah dakswah secara terang-terangan dilakukan oleh rasulullah seiring dengan jumlah sahabat yang semakin banyak karena diyakini dengan dakwah tersebut banyak kaum quraisy yang akan masuk islam.Disamping itu, keberadaan rumah arkam sebagai pusat dan lembaga pendidikan islam sudah diketahui oleh kufar quraisy.(Samsul Nizar:2007,5)
3.    Tahap untuk umum
Sebagai tindak lanjut dari tahap sebelumnya maka rasulullah mengubah strategi dakwahnya dari seruan yang berfokus pada keluarga dekat beralih kepada seruan umum, umat manusia secara keseluruhan. Seruan itu didasarkan perintah Allah dalam surat Al-Hijr ayat 94-95. Pada musim haji rasulullah mendatangi kemah-kemah para jamaah haji. Pada awalnya tidak banyak yang menerima kecuali  sekelompok jamaah haji dari yatsrib, kabilah khazraj yang menerima dakwah secara antusias. (Samsul Nizar:2007,6)

D.    LEMBAGA PENDIDIKAN DAN SISTEM PEMBELAJARAN

Lembaga pendidikan islam pada fase mekkah, ada dua macam/tampat, yaitu: Rumah Arqam ibn Arqam dan Kuttab. Dalam sejarah pendidikan islam, istilah kuttab telah dikenal dikalangan bangsa arab pra-islam, kuttab sebagai lembaga lembaga pendidikan terbagi dua yaitu: Pertama, kuttab berfungsi untuk mengajarkan baca tulis dengan teks dasar puisi-puisi arab, dan sebagian besar gurunya adalah nonmuslim.( Samsul Nizar:2007,7)
Kedua, sebagai pengajaran al-Quran dan dasar-dasar agama islam. Pengajaran teks al-Quran pada jenis kuttab yang kedua ini, setelah qurra dan huffiazh(ahli bacaan pada penghafal al-Quran telah banyak). Guru yang mengajarkannya adalah dari umat islam sendiri. Jenis institusi kedua ini merupakan lanjutan dari kuttab tingkat pertama, setelah siswa diajari pemahaman al-Quran, dasar-dasar agama islam, juga diajarkan ilmu gramatika bahasa arab, dan aritmetika(Samsul Nizar:2007,8)

RUJUKAN

Nata Abuddin,Sejarah Pendidikan Islam ,(Jakarta:Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sarih Hidayatullah,2010).
Ropi Ismatu dan Kusmana,Belajar Islam Di Timur Tengah ,(Jakarta:Departemen Agama)
Thohir Ajid,Studi Kawasan Dunia Islam, (Jakarta:Rajawali Pers,2011)

Nama Penulis
Dewi nurihayati Semester 1 Kelas B Prodi S1 Perbankan Syariah IAIN Metro

 

Catatan dosen

  1. Tulisan sudah bagus, sayangnya plagiasi 55%. hehe
  2. Apakah buku-buku ini dirujuk? Judul bukunya apa? peeneerbitnya mana?(Samsul Nizar:2007,5), (Haekal:2007,5), (seyyed hossain nasr:1988,110), (Azyumardi Azra.,10), 
  3. Apakah buku ini dirujuk? Kok tidak tercantum di in-note? Nata Abuddin,Sejarah Pendidikan Islam ,(Jakarta:Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sarih Hidayatullah,2010) dan Thohir Ajid,Studi Kawasan Dunia Islam, (Jakarta:Rajawali Pers,2011)

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *