Perbedaan Pengetahuan (Knowledge) dan Ilmu Pengetahuan (Sains)

Pengetahuan adalah hasil tahu manusia terhadap sesuatu atau segala perbuatan manusia untuk memahami suatu objek tertentu (Amsal Bakhtiar:2012,89), yakni jika manusia dikatakan memiliki pengetahuan dia harus mengerti sesudah melihat, menyaksikan dan mengalaminya. Secara etimologi pengetahuan berasal dari kata bahasa inggris yaitu knowledge dalam Encyclopedia of philosophy dijelaskan bahwa definisi pengetahuan adalah pengetahuan yang benar (Paul Edward:1972,3). Pengetahuan itu bersifat nyata bukan hayalan atau karangan.
Untuk memperjelas pemahaman kita perlu juga membedakan antara pengetahuan yang bersifat prailmiah dengan pengetahuan ilmiah. Pengetahuan yang bersifat prailmiah adalah pengetahuan yang belum memenuhi syarat-syarat ilmiah pada umumnya. Sebaliknya, pengetahuan ilmiah adalah pengetahuan yang harus memenuhi syarat-syarat ilmiah. Pengetahuan pertama disebut pengetahuan biasa, pengetahuan kedua disebut pengetahuan ilmiah (Amsal Bakhtiar:2012,90).
Adapun syarat-syarat yang dimiliki oleh pengetahuan ilmiah adalah: harus memiliki objek tertentu (formal dan material) dan harus bersistem (harus runtut). Di samping itu pengetahuan ilmiah harus memiliki metode tertentu dengan sifatnya yang umum. Metode ini meliputi metode deduksi, induksi dan analisis (Ibid.,4).
Setelah dijelaskan beberapa pengertian mengenai pengetahuan dan perbedaan pengertahuan yang bersifat prailmiah dengan pengetahuan ilmiah, sekarang akan dijelaskan beberapa pengertian tentang ilmu pengetahuan sebagai bahan perbandingan.  Dalam Encyclopedia Americana, dijelaskan bahwa ilmu pengetahuan (science) adalah pengetahuan yang bersifat positif dan sistematis (Encyclopedia Americana:1972,24). Definisi lain Ilmu pengetahuan atau sains adalah pengetahuan ilmiah atau pengetahuan yang bersifat ilmu, secara ilmu pengetahuan, memenuhi (hukum) ilmu pengetahuan (KBBI:1990,324). Dengan demikian, hanya pengetahuan yang memenuhi syarat-syarat dimaksud bisa disebut sebagai sains atau ilmu pengetahuan.
The Liang Gie mengutip Paul Freedman dari buku The Principles of Scientific Research memberi batasan ilmu sebagai berikut: Ilmu pengetahuan adalah bentuk aktiva manusia yang dengan melakukannya umat manusia memperoleh suatu pengetahuan dan senantiasa lebih lengkap dan cermat tentang alam di masa lampau, sekarang dan kemudian hari, serta suatu kemampuan yang meningkat untuk menyesuaikan dan mengubah diri pada lingkunganya serta mengubah sifat-sifatnya sendiri (The Liang Gie:1977,163).
Definisi lain  diungkapkan oleh Carles Siregar yang menyatakan: “ilmu pengetahuan adalah proses yang membuat pengetahuan”.  Dalam arti umum, ilmu pengetahuan sering dijadikan pembeda, umpamanya untuk membedakan antara disiplin ilmu pengetahuan alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) (Amsal Bakhtiar:2012,91).
Perbedaan antara ilmu dengan pengetahuan dapat ditelusuri dengan melihat perbedaan ciri-cirinya. Herbert L. Searles memperlihatkan ciri-ciri tersebut sebagai berikut: “kalau ilmu pengetahuan pengetahuan berbeda dengan filsafat  berdasarkan emperis, maka ilmu berbeda dari pengetahuan biasa karena ciri sistematisnya”(The Liang Gie:1977, 168).
Dari beberapa keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya pengetahuan berbeda dengan ilmu pengetahuan. Perbedaan itu  terlihat dari sifat sistematik dan cara memperolehnya. Perbedaan tersebut menyangkut pengetahuan prailmiah atau pengetahuan biasa, sedangkan pengetahuan ilmiah dengan ilmu tidak mempunyai perbedaan yang berarti.
Secara bahasa pengetahuan dan ilmu pengetahuan bersinonim arti, sedangkan dalam arti material keduanya mempunyai perbedaan.

RUJUKAN
Soetriono, Filsafat ilmu dan metodologi pendidikan, yogyakarta: Andi Offset, 2007.
Bahtiar amsal, Filsafat Ilmu dan Pengetahuan ,Jakarta: Rajawali Pers, 2012.
Ihsan Fuad, Filsafat Ilmu, Jakarta: Renika Cipta, 2007.

Nama Penulis
Indah Nurrohmah Semester 1 Kelas B Prodi S1 Perbankan Syariah IAIN Metro

 

Catatan dosen

  1. Buku ini apa benar dirujuk? (The Liang Gie:1977, 168), (KBBI:1990,324), (Paul Edward:1972,3), (Encyclopedia Americana:1972,24).
  2. Plagiasi 35%, ambang maksimal toleransi.
  3. Teks bahasa asing ditulis miring (italic).

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *