Pembagian Ilmu-Ilmu Keislaman

Nama: Jepri Firman Syah
NPM: 1602100038
Kelas: B S1 PBS

PEMBAGIAN ILMU-ILMU KEISLAMAN, NUSHUSH
An-nash ialah lafadz yang tidakmemberikan peluang untuk di takwilkan dengan makna lain selain makna asalnya. Dengan demikian an-nash merupakan kebalikan dari adz-dzahir. Sebab apabila adz-dzahir dapat di takwil dengan makna lain sehingga indikasi hukumnya dapat dikatakan dzanni (tidak tegas) maka an-nash tidaklah demikian.An-nash hanya mempunyai satu kemungkinan makna sehingga lafadz ini mempunyai indikasi hukum yang tegas (qoth’i).
Implikasi hukuman-nash, indikasi hukum yang terkandung dalam lafadz an-nash bersifat qoth’i (tegas) yang mesti di pegang tanpa keraguan. Kecuali jika hal ini mengalami nasakh (penggantian hukum) oleh nas yang lain (Yasid: 2012, 48-49).
Berikut ilmu-ilmu keislaman:
1. Teks
a. Al-Qur’an adalah kalamullah yang di turunkan kepada Nabi SAW. Dalam bahasa arab dan di turunkan secara mutawatir.
b. Hadist adalah semua perkataan, perbuatan dan pengakuan Rasulullah SAW yang berposisi sebagai petunjuk dan tasyri (Abdullah: 1995, 9).
2. Fikih Besar
a. Ilmu ushuludin berasal dari kata ushul yang artinya pokok, fondmen, prinsip, aqidah, peraturan. Aiddin berarti agama jadi ushuludin adalah pokok-pokok atau dasar-dasar agama.
b. Ilmu kalam menurut syekh muhammad abduh adalah ilmu yang membahas tentang wujud Allah,sifat-sifat wajib yang ada baginya, sifat-sifat jaiz yang disifatkan baginya dari sifat-sifat yang tidak ada baginya, juga membahas tentang Rasul-rasul Allah untuk menetapkan kebenaran risalahnya, apa yang wajib adapada dirinya, hal-hal jaiz yang di hubungkan pada diri mereka, dan hal-hal terlarang yang dihubungkan kepada diri mereka
c. Akidah adalah ilmu pengetahuan dalam memahami perkara-perkara yang berkaitan keyakinan terhadap Allah SWT dan sifat-sifat kesempurnaannya.
d. Ahlak adalah perangai serta tingkah laku yang terdapat pada diri seseorang yang telah melekat, dilakukan dan di pertahankansecara terus menerus.
e. Tasawuf adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikanjiwa, menjernihkan akhlak, membangun dhohir dan batin serta untuk memperoleh kebahagiaan yang abadi.
3. Fikih Kecil
a. Ibadah
Menurut bahasa kata ibadah berarti tunduk, patuh. Ubudayah artinya tunduk dan merendahkan diri. Menurut al’azhari, kata ibadah tidak dapat disebutkan kecuali untuk kepatuhan kepada Allah ibadah secara etimologi berarti merendahkan diri serta tunduk. Di dalam syara ibadah mempunyai banyak definisi tetapi makna dan maksutnya satu.
Ibadah di bagi menjadi dua yaitu :
1. Ibadah mahdhah adalah penghambaan yang murni hanya merupakan hubungan antara hamba dengan Allah secara langsung.
2. Ibadah ghoiru mahdhah adalah ibadah yang di samping sebagai hubungan hamba dengan Allahjuga merupakan hubungan atau interaksi antara hamba dengan mahkluk lainnya.
3. Muamalah adalah tukar menukar sesuatu benda yang bermanfaat dengan cara yang di tentukan, seperti jual-beli, sewa-menyewa, pinjam-meminjam, upah mengupah, perseroan dan bentuk-bentuk lainnya.

 

Catatan

  1. Tulisan belum sesuai tema. Harusnya tema tentang nushus, tetapi pembahasan melebar sampai ke fikih besar dan fikih kecil.
  2. Plagiasi 20%

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *