Karakter Islam dalam Ekonomi

Apakah ekonomi islam itu ? para ahli memberikan definisi, ekonomi islam adalah suatu sistem ekonomi yang terjelma di dalamnya bagaimana cara islam mengatur kehidupan perekonomian, dengan apa yang dimiliki dan ditunjukkan oleh mazhab tentang ketelitian cara berfikir yang terdiri dari nilai-nilai sejarah yang ada hubungannya dengan uraian sejarah masyarakat manusia. Sebagian lagi berpendapat bahwa ekonomi islam adalah sekumpulan dasar-dasar umum ekonomi yang disimpulkan dari al-qur’an dan as-sunnah dan merupakan bangunan perekonomian yang kita dirikan di atas landasan dasar-dasar tersebut sesuai dengan tiap lingkungan dan masa.

Ada beberapa definisi lain mengenai ekonomi islam. Tetapi ada dua contoh yang memadai bagi kita dalam memahami secara garis besar gambaran ekonomi islam itu. Dapat disimpulkan bahwa ekonomi islam itu terdiri dari dua bagian yaitu salah satu diantaranya tetap dan yang lain dapat berubah-ubah. Yang pertama “sekumpulan dasar-dasar umum ekonomi yang disimpulkan dari Al Qur’an dan As-Sunnah” yang ada hubungannya dengan urusan-urusan ekonomi, sedang yang kedua adalah “bangunan perekonomian yang kita dirikan diatas landasan-landasan tersebut sesuai dengan tiap lingkungan dan masa.”

CIRI-CIRI EKONOMI ISLAM
1. Ekonomi Islam Merupakan Bagian Dari Sistem Islam
Mempelajari ekonomi islam tidak terlepas dari akidah dan syari’ah islam. Karena sistem ekonomi islam adalah bagian dari syari’ah islam, dan erat hubungannya dengan akidah sebagai dasarnya.

2. Ekonomi Islam Merealisasi Keseimbangan Antara Kepentingan Individu dan Kepentingan Masyarakat
Ekonomi islam tidak merumuskan adanya pertentangan antara kepentingan individu dan kepentingan orang banyak. Islam juga tidak merumuskan bahwa individu berusaha merealisasi kepentingan orang banyak, tetapi mendahulukan kepentingan individu atas kepentingan orang banyak.

Ekonomi islam memiliki siasat tersendiri, yang tidak memusatkan kepada individu belaka. Islam masih mengakui hak milik individu dan pada saat yang sama mengakui pula hak orang banyak. Prinsip ini dapat dipahami dari ayat-ayat al-qur’an antara lain :
1. Hak milik perorangan diakui sebagai hasil jerih payah usaha yang halal.
2. Allah melarang menimbun kekayaan tanpa ada manfaat bagi sesame manusia.
3. Didalam harta orang kaya terdapat hak orang miskin, fakir, dan sebagainya. (Kaelany:2000,209-215)

Dalam Bidang Kehidupan Ekonomi
Karakter ajaran islam dapat dipahami dari konsep-konsepnya dalam bidang kehidupan. Islam mengatakan bahwa manusia harus mengejar urusan dunia dan akhirat. Urusan dunia dikejar dalam rangka mengejar kehidupan akhirat dan kehidupan akhirat dicapai dengan dunia. Kita memicu hadist nabi yang diriwayatkan oleh ibn mubarok yang artinya “bukankah termasuk orang yang baik diantara kamu adalah orang yang meninggalkan dunia karena mengejar kehidupan akhirat dan orang-orang yang meninggalkan akhirat karena mengejar kehidupan dunia. Orang yang baik adalah orang yang seimbang antara urusan dunia dan akhirat. (Nata;2012,45)

Kegiatan Ekonomi Islam
Bagi kaum muslim atau islam kegiatan ekonomi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugasnya sebagai khalifah dan ibadah kepada allah. Bentuk-bentuk ekonomi menurut ajaran islam sebagai berikut:
1. Al-qur’an memerintahkan kita bekerja mencari rezeki yang halal.
2. Al-qur’an mendorong umat islam untuk menguasai dan memanfaatkan sector-sektor dan kegiatan ekonomi dalam skala yang lebih luas dan komprehensif.
3. Dalam melakukan kegiatan ekonomi al-qur’an melarang umat islam mempergunakan cara-cara yang batil seperti riba, penipuan, mempermainkan takaran, berjudi dll.
4. Al-qur’an mendorong umat islam untuk mengoptimalkan zakat atau sedekah. (Hafidhuddin:2003,28-30)

 

DAFTAR PUSTAKA

Nata Abuddin, M.A. 2012 Metodologi STUDI ISLAM Jakarta:Rajawali Pers.
Kaelany HD, M.A. 2000 Islam&Aspek-Aspek Kemasyarakatan Jakarta:Bumi Aksara.
Hafidhuddin Didin, M.Sc. 2003 Islam Aplikatif Jakarta:Gema Insani.

 

 

Tugas Ini Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Ulangan Tengah Semester
Mata Kuliah
METODOLOGI STUDI ISLAM
Dosen Pengampu: M. Nasrudin, M.H.

Disusun Oleh:
BERLIANA OKTAVIA 1602100095

Program Studi S1 Perbankan Syariah

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGRI
(STAIN) JURAI SIWO METRO
TAHUN 2016/2017

 

Catatan

  1. Sudah menggambarkan konten.
  2. Plagiasi 18%

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *