Hubungan Kebudayaan Melayu dan Islam



A. PENGERTIAN

      Kata melayu berasal dari kata mala (yang berarti mula) yu (yang berarti negeri) seperti yang dinisbahkan kepada ganggayu yang berarti negri gangga. Pendapat ini bisa dihubungkan dengan cerita rakyat melayu yang paling luas dikenal yaitu cerita si kelampai atau sang kelambai.

      Sedangkan kata islam makna aslinya masuk ke pengertian perdamaian, dan orang muslim ialah orang yang damai dengan ALLAH dan damai dengan manusia.

B. PENGARUH ISLAM KE KEBUDAYAAN MELAYU

      Melayu sebagai sebuah budaya sangat erat berkaitan dengan islam. Hal ini tentu memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan dan perkembangan kebudayaan melayu tersebut. Dengan adanya islamisasi dalam kebudayaan melayu, maka hubungan antara islam dan melayu tidak dapat dipisahkan satu sama lain, baik dalam sejarah kebudayaan melayu maupun sejarah islam ke nusantara.

       Dijelaskan bahwa tempat asal kedatangan islam ke nusantara terdapat beberapa teori. Diantaranya ada yang menyatakan bahwa islam datang langsung dari Timur Tengah, tetapi ada juga yang menyatakan bmelalui India dikarenakan adanya interaksi dengan kaum muslim yang mendiami kawasan pantai timur India.  Ditilik berdasarkan mazhab hukum islam, ada juga yang menyatakan bahwa islam masuk ke nusantara melalui Mesir, dikarenakan kesamaan mazhab yakni syafii.

        Pengaruh islam terhadap melayu ini sangat signifikan karena langsung menghujam ke aspek yang sangat dalam, yaitu kepercayaan dan keagamaan. Aspek ini kemudian membawa pengaruh turunan ke pola hidup keseharian bangsa Melayu, termasuk kebudayaan dan adat istiadat.

         Pengaruh islam yang kuat terhadap kebudayaan Melayu pada akhirnya memberikan wajah baru bagi kebudayaan Melayu. Melayu yang sebelum kedatangan islam masih menganut Hindhu~Budha selanjutnya mulai tergantikan dengan islam dan membawa kebudayaan melayu menjadi kebudayaan yang sangat bernafaskan islam sebagaimana yang sering kita lihat sekarang.

C. ISLAM DAN TRADISI KEBUDAYAAN MELAYU

       Dalam perjalananya, kadang agama mempengaruhi tradisi, kadang pula tradisi yang mempengaruhi agama. Hal ini dikarenakan didalam agama dan tradisi terdapat sistem nilai dan simbol. Dua hal tersebut yang membuat agama tidak terasa kaku, agama mampu berkembang secara progresif sesuai dengan pemahaman masyarakat.

D. FAKTOR KEDATANGAN ISLAM DI MELAYU

       Menurut Muhammad Naquib Al Attas, ada beberapa teori tentang faktor kedatangan dan penyebaran islam di kepulauan Melayu.

Faktor faktornya :

      1. Faktor perdagangan

      2. Faktor perkawinan, yaitu pendatang muslim dengan wanita pribumi

      3. Faktor permusuhan antara orang orang islam dengan orang yahudi

      4. Faktor politik

      5. Faktor penghargaan nilai ideologi islam

E. PENGARUH ISLAM KE KEBUDAYAAN MELAYU

      e.1 . Bidang Aqidah, undang undang dan pemerintahan

                Sebelum islam datang, masyarakat melayu masih menggunakan hukum MELAKA dan MAJAPAHIT. Namun setelah islam datang undang undang tersebut diganti dengan undang undang islam yang berlandaskan AlQuran dan Assunah.

      e.2 . Bidang Ekonomi

                Masyarakat melayu pada dasarnya adalah seorang pedagang. Sangking hebat dan pesatnya kemajuan perdagangan di melayu, mereka sampai menciptakan negara baru yang diberi nama “NEGARA KOTA”. Sebelum islam datang, masyarakat melayu belum  menggunakan hukum dagang islam. Tetapi setelah islam datang maka setiap hukum datang berdasarkan hukum tuntunan dagang islam.

       e.3 . Bidang Bahasa dan Sastra

                 Bukti adanya pengaruh islam pada kebudayaan islam pada kebudayaan melayu bisa dilihat seperti dipergunakannya aksara Arab~Melayu, Arab gundul, huruf Jawi pada karya tulis sastra melayu.

       e.4 . Bidang Seni dan Arsistektur

                 Benda benda seni yang dibuat pada awalnya masih berbentuk seperti pola tubuh naga, roh roh animisme dan dinamisme . Kini sudah berubah menjadi lebih islamisme yang indah untuk dilihat dan merdu untuk didengarkan.

RUJUKAN :

Mahadi, tahun 2003 , judul buku ” islam dan kebudayaan melayu”

Syaed Muhammad Naquib al attas, dalam buku ” islam dalam sejarah dan kebudayaan melayu”

Prof.Dr.H. Abuddin Nata, M.A , dalam buku “Metodologi Study Islam”

Catatan

  1. Tema sudah sesuai, tetapi cakupannya terlalu luas dan tidak fokus pada aspek hubungan kebudayaan Melayu dan Islam.
  2. Plagiasi 23%
  3. Tidak ada keterangan lebih bagian mana kutipan dari mana (in-note).

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *