Fungsi Kebudayaan dalam Kehidupan Manusia

NAMA : RISKI EKA LESTARI
NPM : 1602100177
PRODI / KELAS : S1 PBS / A

FUNGSI KEBUDAYAAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Menurut bahasa, kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal), diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari dari kata latin colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Arab kata kebudayaan itu disebut Al-Tsaqafah. (Abdullah:2006,16). Kebudayaan adalah hasil dari cipta, rasa, dan karsa. Kebudayaan itu merupakan hasil olahan atau kerjaan manusia yang berkaitan dengan budi dan akal fikir manusia. Kebudayaan itu tergantung dari situasi dan kondisi masing-masing kebudayaan itu atau cara untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada. Misalnya kesenian daerah, rumah adat, pakaian dan senjata adat, dan tradisi yang ada di Indonesia yang berbeda-beda sesuai dengan adat dan istiadat daerahnya masing-masing.

Dari penjelasan diatas, kebudayaan juga memiliki fungsi yang besar dalam kehidupan manusia dan masyarakat. Yaitu karena kekuatan yang harus dihadapi oleh manusia maupun masyarakatnya (misalnya kekuatan alam) yang tidak selalu baik bagi mereka. Ditambah lagi manusia sebagai masyarakat itu sendiri perlu kepuasan baik spiritual maupun material. Apabila manusia sudah dapat mempertahankan diri dan menyesuaikan diri dengan alam serta hidup damai dengan manusia-manusia lainnya, maka akan timbul keinginan untuk menyatakan perasaan dan keinginan yang akan disalurkan seperti kesenian.(Seokanto:2006,)

Jadi, fungsi kebudayaan bagi manusia maupun masyarakat sebagai berikut:
a. Melindungi diri dari alam.
Hasil karya manusia melahirkan tekhnologi yang mempunyai kegunaan utama di dalam melindungi masyarakat terhadap lingkungan alamnya. Dengan tekhnologi, manusia dapat memanfaatkan dan mengolah alam untuk kebutukan hidupnya, sehingga manusia dapat menguasai alam.
b. Mengatur tindakan manusia.
Dalam kebudayaan ada norma, aturan kaidah, dan adat istiadat yang kesemuanya itu berfungsi untuk mengatur bagaimana manusia bertindak dan berlaku dalam pergaulan hidup dengan anggota masyarakat lainnya. Dalam mengatur hubungan antar manusia, kebudayaan dinamakan pula sebagai “design for living” artinya kebudayaan adalah garis-garis pokok tentang perikelakuan atau “blue print for behavior”, yang menetapkan peraturan-peraturan mengenai apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.
c. Sebagai wadah segenap perasaan.
Kebudayaan berfungsi sebagai wadah atau tempat mengungkapkan perasaan seseorang dalam masyarakat ataupun untuk memuaskan keinginan, misalnya dengan adanya seni-seni dalam masyarakat.

Dengan adanya perwujudan kebudayaan yang dapat kita amati. Baik berupa benda atau sistem nilai, kebudayaan memiliki peranan dan fungsi yang besar dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia dan memajukan kebutuhan kehidupan. Untuk itu spesifikasinya. Untuk lebih spesifik, berikut adalah fungsi kebudayaan bagi manusia atau masyarakat saja.(fadil:2008,18)
a. Pakaian
Seiring berkembangnya zaman yang memajukan cara berfikir manusia, fungsi pakaian yang kita pakai semakin kompleks dan bermanfaat bagi kehidupan kita. Misalnya pakaian-pakaian adat budaya dari daerah masing-masing yang semakin menarik, seperti adat pakaian Lampung, adat pakaian Papua, dan lain sebagainya.
b. Pangan
Pangan bagi manusia adalah kebutuhan manusia di seluruh bumu yaitu kebutuhan akan panganan sebagai sumber kehidupan bagi manusia maupun masyarakat. Manusia pada tradisional memanfaatkan bahan-bahan alam untuk memenuhi kebutuhan akan makan dan minum. Mereka tidak melakukan pengolahan yang baik sebelum mengkonsumsi maupun sesudah mengkonsumsi.
c. Rumah
Salah satu kebutuhan pokok manusia yang tidak dipungkiri lagi adalah kebutuhan akan papan. Kebutuhan papan akan terpenuhi dalam bentuk rumah sebagai tempat tinggal. Pada zaman kebudayaan primitif, rumah tinggal mereka ada di dalam gua-gua.

d. Komunikasi
Orang-orang tradisional memanfaatkan tanduk kerbau sebagai alat komunikasi. Kemudian ada ide dan gagasan yang muncul atas dasar kesadaran terbatasnya kemampuan tanduk kerbau sebagai alat kounikasi dua arah. Akhirnya orang memanfaatkan bedhug, gong, dan kentongan sebagai alat komunikasi massa. Kebutuhan manusia akan komunikasi semakin besar. Mereka merasa komunikasi manusia akan komunikasi dengan memukul gong dan sejenisnya hanya bisa mengumpulkan orang yang tidak sibuk.

e. Nilai dan Norma
Norma-norma yang hidup di masyarakat merupakan salah satu pokok dari kebudayaan. Norma tersebut terbentuk demi melindungi anggora masyarakat dari bahan-bahan yang mungkin akan berakibat buruk jika didekati. Norma yang ada dimasyarakat bersifat unik dan khas. Setiap masyarakat dan bangsa selalu memiliki norma dan adat yang berbeda-beda untuk mengatur anggota dan rakyatnya.

Jadi, dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa fungsi kebudayaan dalam kehidupan manusia itu untuk memenuhi kebutuhan manusia yang semakin beragam dengan cara membentuk hasil kebudayaan baru yang lahir dari gagasan dan ide manusia itu sendiri.

 

Catatan dosen

  1.  Daftar rujukaan belum ada
  2. plagiasi 32% ditoleransi.

Yang Tak Kalah Menarik

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *